Yang menyolok pula adalah masaalah dinasti...
 
Dalam soal dinasti ini Indonesia nggak banyak beda dengan Filipina, Bengladesh, 
Pakistan, India...


--- In [email protected], "sunny" <am...@...> wrote:
>
> Refleksi : Mengapa hanya mereka yang begini yang selalu menduduki kursi 
> puncak kekuasaan, karena berkat Illahi diwariskan ataukah karena..? 
> 
> http://www.mediaindonesia.com/read/2011/01/04/192762/70/13/Ani-Puan-dan-Ical-
> 
> 
> Ani, Puan, dan Ical 
> 
> 
> Selasa, 04 Januari 2011 00:00 WIB      
> TAHUN 2011 baru berumur empat hari. Namun, agenda partai-partai, terutama 
> partai besar, mulai terseret ke pencarian tokoh calon presiden untuk 
> Pemilihan Umum 2014 yang masih tiga tahun lagi. 
> 
> Nama Ani Yudhoyono, Puan Maharani, dan Aburizal Bakrie paling santer disebut. 
> Bahkan santer pula diperdebatkan peluang dan tantangan mereka. 
> 
> Ani adalah istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tokoh paling berkuasa di 
> Partai Demokrat. Puan adalah putri Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai 
> Demokrasi Indonesia Perjuangan. Aburizal Bakrie, yang akrab disapa Ical, 
> adalah Ketua Umum Partai Golkar. 
> 
> Adakah yang salah dengan pemunculan nama-nama itu dalam bursa pencarian calon 
> presiden 2014? Tidak ada yang salah, memang. Demokrasi telah memberi hak 
> kepada setiap anak bangsa untuk menjadi presiden. Bukan monopoli siapa-siapa. 
> 
> Akan tetapi, adalah sebuah kekeliruan besar ketika partai-partai mulai 
> tersita oleh agenda calon presiden 2014 sejak hari ini, tiga tahun dari 
> waktunya. Seluruh energi pemimpin partai disandera untuk kepentingan calon 
> daripada kepentingan publik. 
> 
> Coba dibayangkan kalau Partai Demokrat sejak sekarang menyepakati Ani 
> Yudhoyono sebagai calon mereka untuk bertarung di 2014. Menurut kalkulasi 
> para petinggi Demokrat, peluangnya semakin besar kalau berpasangan dengan 
> Puan Maharani. 
> 
> Ketetapan hati seperti itu, suka atau tidak suka, akan sangat memengaruhi 
> fokus agenda SBY pada persoalan-persoalan rakyat banyak. Sadar atau tidak, 
> SBY akan terbawa dalam agenda itu. Konsentrasi dan komitmen pada kepentingan 
> publik akan dikacaukan pertimbangan-pertimbangan popularitas Ibu Ani. 
> 
> Kapasitas dan kapabilitas SBY sebagai pemimpin negara terlalu dini 
> disempitkan pada wilayah Partai Demokrat dan pencalonan Ibu Ani. Sayang tiga 
> tahun yang tersita terlalu dini. Sayang juga bila waktu lima tahun hanya 
> dipergunakan optimal dua tahun untuk kepentingan publik. 
> 
> Dari perspektif yang sama, keluhan serupa juga patut dialamatkan kepada Ical. 
> Sebagai anggota koalisi, apalagi sebagai ketua harian sekretariat gabungan, 
> pencalonan dirinya oleh Golkar terlalu dini diagendakan. 
> 
> Sebagai anggota koalisi, harus ada keterikatan etis juga. Tidaklah etis jika 
> pemimpin partai anggota koalisi sejak dini memosisikan diri sebagai penantang 
> calon-calon lain. Padahal koalisi dibentuk untuk menyatukan komitmen paling 
> tidak agar tidak terlibat kompetisi terlalu dini. Hanya dengan begitu koalisi 
> aman. 
> 
> Bagi Puan, sesungguhnya tidak salah jika sejak awal namanya dimunculkan 
> sebagai calon presiden. Itulah tabiat oposisi yang wajar. 
> Tetapi ketika dimunculkan sebagai pendamping Ani Yudhoyono, peluang Puan 
> sebagai oposisi terancam. 
> 
> Jadi, tidak ada yang salah jika mereka semua berniat menjadi presiden. Namun, 
> momentumnya terlalu dini. Kasihan rakyat yang kepentingannya terlalu dini 
> ditinggalkan kepentingan partai dan calon. Dan, jangan lupa untuk mengasah 
> sensitivitas agar tidak terjebak pada nafsu-nafsu pelestarian kekuasaan klan 
> yang terbukti keliru di masa lalu. 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke