BEIJING, KOMPAS.com — Jet tempur siluman pertama China melakukan uji coba di 
landasan pacu, Rabu (5/1/2011), dan mungkin melakukan penerbangan pertama Kamis 
ini, demikian laporan media China. Edisi bahasa Inggris dan China dari Global 
Times memuat artikel di halaman muka tentang foto-foto yang bocor dari sebuah 
jet tempur J-20, serta laporan panjang tentang kehebohan di luar negeri terkait 
dengan kemunculan foto-foto itu. Foto-foto pesawat itu muncul pada situs-situs 
berita tidak resmi militer dan blog-blog hobi pekan lalu dan masih dapat 
dilihat hari Rabu.

Global Times tidak mengomentari keaslian foto-foto tersebut. Namun, mengingat 
pemerintah China menerapkan kendali ketat atas media pemerintah, kemunculan 
laporan itu dan fakta bahwa foto-foto itu tidak dihapus dari situs-situs 
tersebut, menguatkan dugaan bahwa foto-foto itu memang sengaja dibocorkan ke 
ruang publik.

Hal itu, pada gilirannya, mencerminkan adanya kepercayaan diri yang tumbuh dari 
Tentara Pembebasan Rakyat China yang selama ini dikenal tradisional. Tentara 
Pembebasan Rakyat China sedang berupaya menguatkan pengaruh serta menambahkan 
anggarannya.

Situs-situs web penerbangan mengatakan, foto-foto itu diambil dari luar pagar 
bandara Institut Desain Pesawat Chengdu di China barat daya. Pesawat itu 
tampaknya sedang menjalani uji coba di landasan (taxiing test) yang mendahului 
tes terbang sesungguhnya.

Pesawat tempur siluman masa depan bagi China telah lama dianggap sebagai suatu 
keniscayaan. Wakil kepala angkatan udara, He Weirong, mengatakan kepada CCTV 
pada November 2009 bahwa generasi keempat pesawat tempur China, suatu referensi 
ke teknologi siluman, akan memulai uji terbang segera dan sudah bisa dipakai 
dalam waktu delapan sampai 10 tahun.

Industri penerbangan China, baik militer maupun sipil, telah membuat kemajuan 
pesat dalam beberapa tahun terakhir, tetapi masih sangat bergantung pada 
teknologi impor. Teknologi propulsion (tenaga penggerak) menjadi sebuah masalah 
khusus: mesin-mesin buatan Rusia masih digunakan dalam jet-jet tempur J-10 dan 
J-11 buatan China, yang merupakan kopian dari jet tempur Su-27 Rusia.

Teknologi pesawat siluman lebih sulit untuk dikuasai karena teknologi itu 
mengandalkan sistem yang dapat menyembunyikan kehadiran pesawat. Sementara itu, 
pesawat memperlengkapi pilot dengan informasi yang cukup untuk menyerang musuh. 
Emisi juga harus disembunyikan dan badan pesawat harus mampu menghindari 
deteksi radar dan inframerah.

Analisis terhadap foto-foto jet tempur J-20 itu menunjukkan bahwa pesawat itu 
lebih besar daripada pesawat Sukhoi T-50 Rusia atau F22 Raptor milik AS. Hal 
itu akan memungkinkan pesawat tersebut untuk terbang lebih jauh dan membawa 
senjata berat.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke