ISTANBUL, KOMPAS.com Seorang pria yang mengaku punya bom mencoba memasuki kokpit pesawat Turkish Airlines ketika akan mendarat di Istanbul, Turki. Namun, pria itu dihadang penumpang dan kemudian ditahan, lapor media Turki, Rabu (5/1/2011).
Pria yang diidentifikasi sebagai Cuma Yasar yang berusia 40 tahun itu mengenakan topeng salju ketika mendekati kokpit dalam penerbangan pesawat Boeing 737-800 dari Oslo, Norwegia, ke Bandar Udara Internasional Ataturk, Turki, demikian pernyataan kantor berita Anadolu sebagaimana dikutip CNN, Kamis. Yasar mengancam akan meledakkan sebuah bom, yang katanya sedang ia pegang. Ia mendesak pilot untuk menerbangkan kembali pesawat ke Oslo. Namun, dua penumpang, Firat Faisal Ali dan Dag Gjerstad, menghadang pria itu. Polisi bandar udara lalu membawa dia ke tahanan setelah pesawat mendarat, tetapi tidak menemukan bahan peledak pada diri orang tersebut. Namun, polisi menemukan sebuah kartu identitas orang cacat pada Yasar, yang menyatakan menderita cacat mental, kata laporan tersebut. Seorang supervisor operasi di Bandara Ataturk kepada CNN mengatakan, kegiatan bandara tidak terganggu oleh ulah orang tersebut. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
