http://bingkaimerah-indonesia.blogspot.com/2011/01/ayo-sumbang-rp1000-untuk-pemulangan-tki.html

Ayo Sumbang Rp1.000 untuk Pemulangan TKI! 
Jakarta, Bingkai Merah - Tidak penting nilai uangnya, sekecil seribu rupiah 
dapat memulangkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terlantar di bawah jembatan 
Arab Saudi. Begitu kira-kira pesan yang ingin disampaikan puluhan orang pada 
aksi penggalangan dana "Rp1.000 untuk Pemulangan TKI" di Bundaran Hotel 
Indonesia (12/1).

Aksi mereka untuk menggalang solidaritas masyarakat. Selain itu, sebagai bentuk 
sindiran kepada pemerintah yang melakukan pembiaran atas masalah itu. 
Pemerintah sudah mengetahui ada duaratus warga negaranya terlantar selama lebih 
dari setahun di sana, termasuk anak-anak. Mereka tidur beralas tikar ditemani 
udara dingin dataran Arab Saudi. Sehari-hari, mereka mengulurkan tangan kepada 
siapa pun untuk sekadar makan.

Banyak di antara mereka yang sakit. Bahkan, Halimah binti Kohar menghembuskan 
nafas terakhir di bawah jembatan itu. Sekaligus mengakhiri rasa rindunya yang 
besar untuk menemui keluarganya di Cianjur Jawa Barat. Ia meninggal dunia dalam 
kondisi sakit paru-paru pada 3 Agustus 2009.

Semua TKI yang berada di bawah jembatan umumnya tidak betah bekerja di Arab 
Saudi. Banyak dari mereka melepaskan diri dari belenggu penyiksaan majikannya 
dan jerat upah yang tidak layak. Keputusan mereka untuk tinggal di sana karena 
tidak ada biaya dari hasil keringatnya sendiri untuk pulang ke tanah air atau 
menetap di tempat tinggal yang lebih layak.

Selain di bawah jembatan, banyak TKI lain terlantar di tempat-tempat 
penampungan yang disediakan oleh Kedutaan Republik Indonesia dengan kondisi 
yang tidak jauh berbeda.

Meski pemerintah mengabaikan mereka, kalangan masyarakat telah berhasil 
mengumpulkan Rp1.020.050 di aksi yang berlangsung selama 1,5 jam itu.

"Kami terharu atas kerelaan para penyumbang. Ada dari sopir, penumpang bus, 
bahkan pedagang kaki lima yang hidup pas-pasan. Mereka tetap tergerak untuk 
meringankan beban saudaranya yang sedang merana di Arab Saudi. Mereka adalah 
warga negara terhormat ketimbang para pejabat yang makan uang rakyat," demikan 
keterangan Anis Hidayah, Direktur Migrant Care.

"Selain melakukan penggalangan dana di Bundaran HI, selama sepekan ke depan, 
kami akan melakukan penggalangan dana ke sekolah-sekolah dan rumah ibadah demi 
memenuhi biaya pemulangan 200 TKI," tambahnya.

"Aksi penggalangan dana juga akan dilakukan TKI di Hongkong, Macau, dan Taiwan 
yang kondisinya sedikit lebih baik," jelas Retno Dewi dari Asosiasi Tenaga 
Kerja Indonesia.

Menurut Retno, pemerintah tidak memiliki rasa kemanusiaan untuk menjalankan 
kewajiban konstitusionalnya melindungi TKI di luar negeri. Pemerintah 
seharusnya mengalokasikan anggaran khusus untuk pemulangan TKI yang terlantar 
di luar negeri.

Anggaran yang dibutuhkan hanya sebesar 1,7 milyar rupiah untuk 200 TKI yang 
terlantar di bawah jembatan itu. Biaya sebesar itu sangat mungkin bisa 
dikeluarkan pemerintah. Pemerintah saja telah menghabiskan uang negara untuk 
membiayai kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke luar negeri sebesar 
179 milyar rupiah.

Sedangkan TKI selama ini telah menyumbangkan dana dari luar negeri atau devisa 
ke negara sebesar 600 milyar rupiah dari biaya perlindungan 15 dollar yang 
dibayarkan TKI setiap keberangkatannya. Pada 2010 saja, TKI menyumbangkan 
devisa sebesar 7,1 milyar dollar. Namun, tetap saja pemerintah mengabaikan 
perlindungan dan kesejahteraan TKI.

Untuk itu, sangat diharapkan agar masyarakat luas ikut berpartisipasi dengan 
menyalurkan dana melalui rekening Yayasan Migran Care, No. 908.01.01086.00.3, 
Bank CIMB Niaga Rawamangun Jakarta Timur. Dana yang terkumpul akan 
diinformasikan secara transparan kepada masyarakat.

Seribu rupiah yang terkumpul dari rakyat dapat memulangkan saudari-saudara kita 
yang terlantar di Arab Saudi. Ayo sumbangkan! Pemerintah tidak dapat 
diandalkan! Gulingkan dan ganti dengan kekuasaan rakyat! (bfs)

Foto: Bintang Fajarbudi Semesta/Bingkai Merah.



Diposkan oleh BINGKAI MERAH di 00.00  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke