Ya.. sahabat nabi pake dosis keras..
si mamad pake dosis lemah... memang di sengaja... agar tersiksa selama 3
tahnu..
Toh dia teriak2x uratnya seperti di potong3x karena racun itu, terus abis
itu ga bergerak modar abis teriak..

gp

2011/1/21 Tawangalun <[email protected]>

>
>
> Data ini ada yg kurang,sahabat Nabi yg juga menyantap daging kambing
> beracun tadi langsung meninggal seketika.Tapi Nabi saya karena dikandani
> Jibril sempat memuntahkan makanan beracun tadi sehingga rapopo.Dan wanita
> yahudinya ngakoni bahwa dia meracun untuk ngetest Muhammad pasti meninggal
> bila bukan Nabi.Jadi Yahudi itu kalah perang lalu pakai cara licik.
> La Nabi saya baru meninggal 3 th kemudian,itupun beliau ikut dalam berbagai
> pertempuran,makane saya percoyo bahwa beliau Nabi.
> Bandingen Yesus bar dipaku langsung klepek2.
>
> Shalom,
> Tawangalun.
>
> --- In [email protected] <proletar%40yahoogroups.com>, Si Kebenaran
> <sikebenaran@...> wrote:
> >
> >
> >
> > Kematian Muhammad
>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Oleh
> > Silas
> >
> > PENDAHULUAN
> >
> > Muhammad
> > mati di tahun 632 M. Dia mati karena diracun setelah dia menyerang dan
> > menaklukkan tempat kediaman bangsa Yahudi di Khaybar. Dua bulan sebelum
> > penyerangannya di Khaybar, Muhammad gagal masuk ke Mekah. Kegagalan ini
> > terjadi karena Perjanjian Hudaybiyya antara dirinya dan pihak masyarakat
> > Mekah. Dia harus balik kembali ke Medina dengan pandangan penuh hina
> > masyarakat Mekah dan kekecewaan besar diantara para pengikutnya. Untuk
> mendongkrak
> > semangat pengikutnya, Muhammad memberitahu mereka bahwa Perjanjian
> Hudaybiyya
> > sebenarnya adalah suatu kemenangan. Bahkan Sura 48:1 “diwahyukan†pada
>
> > Muhammad sebagai bukti kejadian itu adalah suatu kemenangan. Meskipun
> begitu,
> > Awloh tidak menyerahkan harta benda masyarakat Mekah sebagai barang
> jarahan
> > bagi kaum Muslim pengikut Muhammad, sehingga Muhammad mengatakan pada
> para
> > pengikutnya bahwa mereka akan menyerang dan merampoki tempat tinggal
> bangsa
> > Yahudi di Khaybar yang lebih mudah dikalahkan daripada Mekah.
> > Sekitar
> > 6 minggu kemudian Muhammad memimpin tentaranya dan menyerang bangsa
> Yahudi
> > Khaybar ketika mereka sedang siap2 pergi bekerja di ladang palemnya.
> Khaybar
> > merupakan tempat tinggal yang dipertahankan oleh beberapa benteng yang
> > tersebar satu sama lain. Tentara Muhammad mengalahkan benteng2 itu satu
> per
> > satu. Akhirnya, benteng terakhir menyerah padanya. Muhammad memancung
> > beberapa pemimpin Yahudi. Seorang pemimpin Yahudi (Kinanah) disiksa
> dengan
> > cara dibakar dadanya agar mengaku di mana dia menyembunyikan hartanya.
> Ketika
> > Kinanah hampir mati, Muhammad memerintahkan agar Kinanah dipancung.
> Banyak
> > kaum wanita dan anak2 yang diperbudak. Muhammad bahkan mengambil tahanan
> > wanita Yahudi tercantik yang bernama Safiyah (yang adalah istri baru
> Kinanah)
> > dan lalu menikahinya pula.
> > Beberapa
> > anggota masyarakat Khaybar membuat perjanjian dengan Muhammad. Mereka
> meminta
> > agar tidak diperbudak karena ini akan membuat ladang2 pertanian subur
> mereka
> > di Khaybar terlantar dan tidak menghasilkan apa2, dan mereka menawarkan
> > Muhammad untuk memberi ½ dari hasil pertanian mereka kepada pihaknya.
>
> > Muhammad setuju akan perjanjian ini dengan syarat bahwa mereka dapat
> diusir
> > kapanpun juga atas alasan apapun. Beberapa tahun kemudian, Umar memang
> > akhirnya mengusir sisa2 masyarakat Yahudi dari Khaybar.
> > Segera
> > setelah Khaybar ditaklukkan, seorang wanita Yahudi mempersiapkan makan
> malam
> > untuk Muhammad dan orang2nya. Tanpa diketahui para Muslim, wanita ini
> telah
> > menaburi racun di daging domba (sumber lain mengatakan kambing)
> > yang disajikan untuk makan malam. Muhammad memakan sebagian daging itu
> dan
> > mati karenanya tiga tahun kemudian.
> > Â
>
> > LAPORAN
> > DARI SUMBER2 ISLAM
> > BAGIAN
> > A â€" PERISTIWA PERACUNAN MUHAMMAD
> > BAGIAN B â€" KEADAAN MENJELANG KEMATIANNYA
> > BAGIAN C â€" MUHAMMAD DAN MALAIKAT JIBRIL BERDOA BAGI
> > KESEMBUHANNYA
> > BAGIAN D â€" PERISTIWA KEMATIAN MUHAMMAD
> > Â
>
> > Juga
> > dikutip 4 tulisan2 Islam yang paling diakui:
> > 1)
> > “Sahih Bukhari†. Koleksi Hadis ini dianggap sebagai buku Islam kedua
> > terpenting setelah Qur’an.
> >
> > 2) Biografi Muhammad karangan Ibn Ishaq “Sirat Rasul Allah“, (THE
> LIFE
> > OF THE PROPHET), diterjemahkan oleh A. Guillaume dan diberi judul “The
> Life
> > of Muhammad†, dan merupakan Sirat (biographical) yang paling diakui di
> dunia
> > Islam.
> >
> > 3) Biografi Muhammad karangan Ibn Sa’d, the “Kitab al-Tabaqat
> al-Kabirâ€
> > (Book of the Major Classes), Volume 2. Di sini dimuat informasi terbanyak
> > tentang kematian Muhammad.
> >
> > 4) Tulisan “History†karangan Tabari. Tabari adalah salahsatu penulis
> > Islam yang paling dihormati di dunia Islam. Buku “The History of the
> Prophets
> > and Kings†terdiri dari 39 volume.
> >
> > 5) “Sahih Muslim†. Koleksi Hadis ini dianggap setaraf atau sedikit di
>
> > bawah Sahih Bukhari. .
> > Perhatian: Telah
> > kukutip banyak bahan. Sebagian dari bahan2 itu menyatakan hal yang sama,
> tapi
> > setiap kutipa menyatakan detail penting tentang proses keracunan dan
> kematian
> > Muhammad. Harap dimengerti banyaknya kutipan yang dicantumkan, tapi ini
> > sangat penting untuk menyatakan sumber bahan setepat mungkin.
> > Perhatian: Komentarku
> > ditulis dalam tanad kurung seperti ini [ ]. Seringkali penulis asli
> sendiri
> > juga mencantumkan komentar mereka dalam tanda kurung seperti ini ( ). Aku
> > akan cantumkan semua komentar mereka sebagaimana yang tertera di teks
> asli di
> > buku mereka.
> > Perhatian: Dalam
> > beberapa kasus aku tidak mengikutkan rantai pencerita karena rantainya
> sangat
> > panjang dan tidak esensial bagi isi pokok bahasan.
> > Kutipan2
> > ditulis di sini berdasarkan kronologi (urutan peristiwa) kejadian.
> > Â
>
> > BAGIAN
> > A
> > PERISTIWA
> > PERACUNAN MUHAMMAD
> > A1
> >
> > Hadis Sahih Bukhari 3.786:
> >
> > Dikisahkan oleh Anas bin Malik:
> >
> > Seorang wanita Yahudi membawa daging domba
> > (masak) beracun untuk sang Nabi yang lalu memakannya. Wanita itu lalu
> > dihadapkan kepada Muhammad dan Muhammad ditanyai pengikutnya, “Haruskah
> kita
> > bunuh dia?†Dia berkata,†Tidak†Aku terus mengamati akibat racun itu
> di mulut
>
> > Rasul Allah.
> > A2
> >
> > Hadis Sahih Bukhari 4, Buku 53, Nomer 394:
> >
> > Dikisahkan oleh Abu Huraira:
> >
> > Ketika Khaibar dikalahkan, sup domba beracun
> > disuguhkan pada sang Nabi (SAW) sebagai hadiah (dari orang2 Yahudi). Sang
> > Nabi memerintah,†Kumpulkan semua orang Yahudi yang ada di sini, berdiri
> di
> > hadapanku.†Orang2 Yahudi dikumpulkan dan sang Nabi berkata (pada
> > mereka),†Aku akan bertanya pada kalian. Maukah kalian menjawab dengan
> jujur?â€
> > Mereka berkata,†Ya.†Sang Nabi bertanya,†Siapakah ayah kalian?â€
> Mereka
> > menjawab,†Ini dan itu†Dia berkata,†Kalian bohong, ayah kalian bukan
> ini dan
> > itu.†Mereka berkata,†Kau benar.†Dia berkata,†Maukah kalian
> menjawab jujur
> > jika aku tanya sesuatu?†Mereka menjawab,†Ya, wahai Abu Al-Qasim, dan
> jika
>
> > kami harus berbohong, kau dapat menyadari kebohongan kami seperti tadi
> kau
> > telah ketahui tentang ayah kami.†Lalu dia bertanya,†Siapakah yang
> akan masuk
> > neraka?†Mereka berkata,†Kami akan berada di neraka untuk jangka waktu
> > sebentar, dan setelah itu kau akan mengganti posisi kami.†Sang Nabi
> > berkata,†Kalian dikutuk dan dihina di neraka! Demi Allah, kami tidak
> akan
> > pernah mengganti posisi kalian di neraka.†Lalu dia bertanya,†Maukah
> kalian
> > menjawab jujur jika aku tanya sesuatu?†Mereka menjawab, “Ya, wahai
> Abu
> > Al-Qasim.†Dia bertanya,†Apakah kau telah meracuni sup domba ini?â€
> Mereka
> > menjawab,†Ya.†Dia bertanya,†Mengapa kau lakukan itu?†Mereka
> menjawab, “Kami
>
> > ingin tahu jika kau ini pembohong dan kalau kau memang pembohong, kami
> akan
> > menyingkirkanmu, dan jika kau memang adalah seorang nabi, maka racun itu
> > tidak akan mempan pada dirimu.â€
> > A3
> >
> > Daru Ibn Sa’d halaman 249:
>
> >
> > Sebenarnya seorang wanita Yahudi menyajikan
> > (daging) kambing beracun kepada Rasul Allah. Dia mengambil sedikit
> daging,
> > memasukannya ke dalam mulutnya, mengunyahnya dan lalu memuntahkannya.
> Lalu
> > dia berkata kepada para pengikutnya: “Berhenti! Sungguh, kaki domba ini
> > berkata padaku bahwa dia telah diracuni.†Lalu dia meminta wanita Yahudi
> itu
> > dipanggil dan dia bertanya padanya, “Apa yang menyebabkanmu melakukan
> hal
> > itu?†Dia menjawab,†Aku ingin tahu apakah kau ini benar2 nabi; jika
> memang
>
> > benar maka Allah tentunya akan memberitahu dirimu, dan jika kau ternyata
> > berbohong maka aku akan dapat membebaskan masyarakat dari dirimu.â€
> > A4
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 249: [dari penyampai kisah yang berbeda]
>
> >
> > Rasul Allah dan sahabat2nya makan daging itu.
> > Daging (kambing) itu berkata: “Aku diracuni.†Dia [Muhammad] berkata
> kepada
> > para sahabatnya, “Tahan tanganmu! Karena daging ini telah mengatakan
> padaku
> > bahwa dirinya diracuni!†Mereka lalu membuang daging2 itu dari
> tangannya,
>
> > tapi Bishr Ibn al-Bara mati. Rasul Allah meminta dia (wanita Yahudi)
> > dihadapkan kepadanya dan dia bertanya padanya,†Apa yang membuatmu
> melakukan
> > hal itu?†Dia menjawab, “Aku ingin tahu apakah kau benar2 seorang
> nabi, yang
>
> > jika memang benar maka racun ini tidak akan mengganggumu, dan jika kau
> > ternyata seorang nabi, maka aku akan dapat membebaskan masyarakat dari
> > dirimu. Muhammad mengeluarkan peritah dan dia pun dihukum mati [Lihat
> > Catatan 1]
> > A5
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 250: [dari penyampai kisah yang berbeda]
>
> >
> > Sesungguhnya seorang wanita Yahudi Khaybar
> > menghidangkan (daging) kambing beracun kepada Rasul Allah. Lalu dia
> menyadari
> > bahwa dagingnya diracuni, sehingga dia meminta agar wanita itu dipanggil
> dan
> > menanyainya, “Apa yang membuatmu melakukan hal itu?†Dia menjawab,
> “Kupikir
>
> > jika kau benar2 seorang nabi, Allah akan memberitahumu, dan jika kau
> > pembohong, maka aku akan dapat membebaskan masyarakat dari dirimu.â€
> Ketika
>
> > Rasul Allah merasa sakit, dia mengeluarkan darah dari tubuhnya. [Lihat
> > Catatan 2]
> > A6
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 251, 252: [dari penyampai kisah yang berbeda]
> >
> > …. Ketika Rasul Allah mengalahkan Khaibar dan dia
>
> > merasa lapar, Zaynab Bint al-Harith (Bint al-Harith adalah saudara laki
> > Marhab), yang merupakan istri dari Sallam Ibn Mishkam bertanya, “Bagian
> > kambing manakah yang disukai Muhammad?†Mereka berkata,†Kaki depan.â€
> Maka dia
>
> > pun memotong satu dari kambing2nya dan memasak (dagingnya). Lalu dia
> > membubuhi racun yang sangat kuat … Rasul Allah mengambil kaki depan
> kambing,
>
> > dia memasukkan sepotong daging ke dalam mulutnya. Bishr mengambil
> sepotong
> > tulang dan memasukannya ke dalam mulutnya. Ketika Rasul Allah memakan
> > sepotong dagin, Bishr memakan daging kambingnya dan orang2 lain pun makan
> > daging kambing itu. Lalu Rasul Allah berkata,†Tahan tangan2 kalian!
> Karena
> > kaki depan kambing ini … memberitahuku bahwa ia diracuni. Mendengar itu
> Bishr
> > berkata,†Demi Dia yang membuatmu besar! Aku ketahui akan hal itu dari
> daging
>
> > yang kumakan. Tiada yang mencegahku untuk memuntahkannya, karena aku
> tidak
> > mau membuat makananmu tampak tidak enak. Ketika kau memakan daging yang
> tadi
> > ada di mulutmu, aku tidak mau hidup jika kau tidak selamat, dan kukira
> kau
> > tidak akan memakannya jika memang ada sesuatu yang salah.â€
> >
> > Bishr tidak beranjak dari tempat duduknya tapi
> > warna kulitnya berubah jadi “taylsan†(warna kain hijau) … Rasul
> Allah
> > menyuruh memanggil Zaynab dan berkata padanya, “Apa yang membuatmu
> melakukan
> > apa yang kau telah lakukan?†Dia menjawab, “Kau telah lakukan pada
> masyarakatku
>
> > apa yang telah kau lakukan. Kau telah membunuh ayahku, pamanku, suamiku,
> aku
> > berkata pada diriku sendiri, ‘Jika kau adalah seorang nabi, kaki depan
> itu
> > akan memberitahumu, dan yang telah berkata, ‘Jika kau seorang raja,
> kami akan
> > mengenyahkanmu.’â€
> >
> > Rasul Allah hidup sampai tiga tahu setelah itu
> > sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama
> sakitnya
> > dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari
> daging
>
> > (beracun) yang kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari
> > akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku
> terputus.â€
> > A7
> >
> > Dari Tabari Volume 8, halaman 123, 124:
> >
> > Ketika Rasul Allah beristirahat dari
> > pekerjaannya, Zaynab bt. al-Harith, istri dari Sallam b. Mishkam,
> menyajikan
> > baginya sebuah daging domba bakar. Dia telah bertanya sebelumnya bagian
> domba
> > manakah yang paling disukai Rasul Allah dan diberitahu bagian kaki
> depannya.
> > Lalu dia membubuhi bagian itu dengan racun, dan dia juga meracuni bagian
> > lainnya. Setelah itu dia menghidangkan daging itu. Ketika daging itu
> > disajikan di hadapan Rasul Allah, dia mengambil bagian kaki depannya dan
> > mengunyah sebagian kecil, tapi tidak ditelannya. Di sebelah dia terdapat
> > Bishr b. al-Bara b. Marur yang seperti Rasul Allah juga mengambil bagian
> > daging itu. Akan tetapi Bishr menelan daging itu ketika sang Rasul Allah
> > memuntahkan daging dan berkata, “Tulang ini memberitahu diriku bahwa ia
> > diracuni.†Dia bertanya, “Apa yang membuatmu melakukan ini?†Wanita
> itu
> > menjawab, “Bagaimana kau telah memperlakukan masyarakatku sudah nyata
> di
> > hadapanmu. Jadi aku berkata, “Jika dia memang benar2 nabi, maka dia
> akan
>
> > diberitahu; tapi jika dia seorang raja, maka aku akan dapat
> > menyingkirkannya.††. Sang Nabi mengampuninya. Bishr mati karena
> daging yang
>
> > dimakannya.
> > A8
> >
> > Dari Tabari Volume 8, halaman 124: [dari penyampai kisah yang berbeda]
> >
> > Rasul Allah berkata selama sakitnya yang
> > mengakitkan kematiannya â€" ibu Bishr datang menjenguknya â€" “Umm
> Bishr, pada
>
> > saat ini aku merasa aorta (urat nadi) ku dirobek akibat makanan yang
> kumakan
> > bersama putramu di Khaybar. [Lihat Catatan 3]
> > Â
>
> > Catatan
> > 1:
> > Terjadi ketidaksetujuan apakah Muhammad memerintahkan wanita yang
> meracuninya
> > untuk dibunuh. Singkatnya, Muhammad memerintahkan wanita itu dibunuh atas
> > kematian Muslim lainnya, yakni Bishr, yang tewas seketika akibat racun.
> Lihat
> > tulisan Ibn Sa’d, halaman 250.
>
> > Catatan
> > 2:
> >
> > Muhammad menganggap mengeluarkan sejumlah kecil darah dari tubuh
> merupakan
> > “cara pengobatan terbaik†.
> > Catatan
> > 3:
> > Kutipan pernyataan di bagian A8 yang berbunyi “urat nadi robek†tidak
> berarti
>
> > harafiah, tapi istilah untuk menggambarkan rasa sakit yang hebat.
> > Â
>
> > BAGIAN B
> > KEADAAN MENJELANG KEMATIANNYA
> > B1
> >
> > Hadis Sahih Bukhari 5.713:
> >
> > Dikisahkan Ibn Abbas:
> >
> > ‘Umar bin Al-Khattab biasa mempersilakan Ibn
> > Abbas untuk duduk si sebelahnya lalu ‘AbdurRahman bin ‘Auf berkata
> kepada
> > ‘Umar, “Kami punya putra2 yang mirip dengannya.†‘Umar lalu
> bertanya bertanya
> > pada Ibn ‘Abbas arti ayat suci ini: “Ketika pertolongan Allah tiba
> dan
> > penaklukkan Mekah …. “ (110:1)
> >
> > Ibn ‘Abbas menjawab, “Hal ini menyatakan
> > kematian Rasul Allah yang diberitahukan Allah kepadanya.†‘Umar
> berkata, “Aku
> > hanya mengerti yang kau mengerti.â€
> >
> > Dikisahkan oleh Aisha: Sang Nabi dalam
> > penderitaan sakitnya yang mengakibatkannya mati, biasa berkata, “Wahai
> > ‘Aisha! Aku merasa sakit karena daging yang kumakan di Khaybar, dan
> saat ini,
> > aku merasakan urat nadiku bagaikan dipotong oleh racun itu.â€
> > B2
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 244:
> >
> > …. dan tiada seorang nabi pun kecuali Muhammad
>
> > yang hidup separuh waktu kehidupan nabi sebelumnya. Yesus anak Mary hidup
> > selama 120 tahun, dan usiaku saat ini adalah 62 tahun. Dia (sang Nabi)
> mati
> > setengah tahun kemudian.
> > B3
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 239:
>
> >
> > Jam (kematian) yang ditentukan bagi Rasul Allah
> > semakin mendekat dan dia dianjurkan melafalkan “tasbih†berulang kali
> dan
> > meminta pengampunanNya.
> > B4
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 240:
>
> >
> > Ketika (Sura) pertolongan dan kemenangan Allah
> > tiba, sang Nabi berkata: (Ini menandakan) panggilan dari Allah dan saat
> > meninggalkan dunia.
> > B5
> >
> > Tabari Volume 9 page 108:
> >
> > Ketika sang Nabi kembali dari Medina setelah
> > melakukan ibadah haji, dia mulai mengeluh kesakitan. Berita sakitnya nabi
> > mulai menyebar … Di bulan Muhammarm sang Nabi mengeluh kesakitan sampai
> > akhirnya mati.
> > Â
>
> > BAGIAN C
> > MUHAMMAD DAN JIBRIL BERDOA BAGI KESEMBUHANNYA
> > Catatan: Telah
> > dikutip sebelumnya dari Ibn Sa’d (hal. 250) bahwa Muhammad mencoba
> sembuh
> > dari keracunan.
> > C1
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 263
>
> >
> > Sesungguhnya selama dia sakit, sang Nabi
> > melafalkan “al-Mu’awwadhatayn†[Sura 113, dan 114], dan meniupkan
> udara ke
>
> > atas tubuhnya sambil menggosok-gosok wajahnya. [Ini adalah usaha untuk
> > sembuh].
> > C2
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 265
>
> >
> > Rasul Allah jatuh sakit dan dia yakni Jibril,
> > berdoa baginya sambil berkata, “Dalam nama Allah aku berdoa untuk
> mengusir
>
> > semua yang melukaimu dan menangkal semua yang dengki padamu dan dari
> semua
> > mata yang jahat dan Allah akan menyembuhkanmu.â€
> > C3
> >
> > From Ibn Sa’d page 265 [dari penyampai kisah yang berbeda]
>
> >
> > Rasul Allah merasa sakit dan dia (Jibril) berkata
> > padanya, “Dalam nama Allah aku usir semua yang melukaimu dan menangkal
> semua
>
> > yang dengki padamu dan dari semua mata yang jahat dan Allah akan
> > menyembuhkanmu.
> > C4
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 322
>
> >
> > Sesungguhnya, ketika Rasul Allah merasa sakit,
> > dia meminta kesembuhan dari Allah. Tapi atas sakitnya yang menyebabkan
> > dirinya mati, dia tidak berdoa untuk minta kesembuhan; dia biasa berkata,
> > “Wahai jiwa! Apa yang terjadi atas dirimu sehingga kau mencari
> berlindung di
> > setiap tempat perlindungan?â€
> > Â
>
> > BAGIAN D
> > PERISTIWA KEMATIAN MUHAMMAD
> > D1 [sekali lagi
> > mengutip dari Hadis Sahih Bukhari 5.713:]
> >
> > Hadis Sahih Bukhari 5.713:
> >
> > Dikisahkan oleh Aisha:
> >
> > Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi
> > sering mengatakan, “Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan karena
> daging
>
> > yang kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong
> oleh
> > racun itu.â€
> > D2
> >
> > Dari Ibn Hisham halaman 678:
> >
> > Ketika sang Rasul mulai menderita sakit yang
> > membuat Allah mengambil dirinya untuk memberikannya kehormatan dan kasih
> > sayang yang telah Dia rencanakan baginya tak lama sebelum akhir Safar
> atau
> > awal Rabi’ul-awwal. Aku diberitahu bahwa peristiwa ini dimulai ketika
> dia pergi
> > ke Baqi’u'l-Gharqad di tengah malam dan berdoa bagi yang mati. Lalu dia
>
> > kembali kepada keluarganya dan di pagi hari penderitaannya dimulai.
> > D3
> >
> > Dari Ibn Hisham halaman 679:
> >
> > Lalu penyakit sang Nabi bertambah buruk dan dia
> > menderita sakit hebat. Dia berkata, “Siramkan air tujuh kantung kulit
> dari
>
> > sumur2 yang berbeda ke atas tubuhku sehingga aku bisa ke luar bertemu
> > orang2ku dan memerintahkan mereka.†Kami membantunya duduk di sebuah
> baskom
>
> > tempat mandi milik Hafsa d. Umar dan kami menyiramkan air ke atasnya
> sampai
> > dia menjerit,†Cukup, cukup!â€
> > … lalu di [Muhammad] berkata, “Allah telah memberikan seorang
>
> > dari hamba2nya pilihan antara dunia dan apa yang ada bersama Allah dan
> dia
> > memilih yang terakhir.â€
> > D4
> >
> > Dari Ibn Hisham halaman 680:
> >
> > Lalu beberapa istrinya mengelilinginya … ketika
>
> > pamannya Abbas ada bersamanya, dan mereka setuju untuk memaksanya minum
> obat.
> > Abbas berkata, “Biar kupaksa dia,†tapi merekalah yang kemudian
> melakukannya.
>
> > Ketika dia sembuh dia bertanya siapa yang memperlakukan dirinya seperti
> itu.
> > Ketika para istrinya berkata padanya itu adalah perbuatan pamannya, dia
> > berkata, “Ini adalah obat2an yang dibeli para wanita dari negara
> sana,†dan
>
> > dia menunjuk arah Abyssinia [Ethiopia]. Ketika dia bertanya pada para
> > istrinya mengapa mereka melakukan hal itu, pamannya menjawab, “Kami
> khawatir
> > kau akan menderita pleurisy,†Muhammad menjawab, “Itu adalah penyakit
> yang
>
> > tidak akan diberikan Allah padaku. Tidak ada seorang pun yang berkunjung
> ke
> > rumah ini sampai mereka dipaksa makan obat ini, kecuali pamanku.â€
> Maymuna
>
> > [salah seorang istri Muhammad] dipaksa untuk makan obat itu meskipun dia
> > sedang puasa karena sumpah sang Rasul sebagai hukuman atas apa yang
> mereka
> > perbuat padanya.
> > D5
> >
> > Umm Bishr [ibu orang Muslim yang juga mati
> > setelah makan racun], datang kepada sang Nabi waktu Nabi sedang menderita
> > sakit dan berkata, “O Rasul Allah! Aku tidak pernah melihat demam
> seperti
> > ini.†Sang Nabi berkata padanya,†Jika cobaan kita dua kali lipat
> beratnya,
>
> > maka anugrah kita di surga pun jadi dua kali lipat pula. Apa yang orang2
> > katakan tentang penyakitku?†Dia (Umm Bishr) berkata,†Mereka bilang
> itu
> > pleurisy.†Karena itu sang Rasul berkata, “Allah tidak akan membuat
> RasulNya
>
> > menderita seperti itu (pleurisy) karena itu tanda kemasukan Setan, tapi
> (rasa
> > sakitku adalah akibat) daging yang kumakan bersama-sama dengan anak
> lakimu.
> > Racun itu telah memotong urat merihku.â€
> >
> > Referensi: Ibn Sa’d biography, the “Kitab al-Tabaqat al-Kabir†(Book
> of the
>
> > Major Classes), Volume 2.
> >
> > Pleurisy = infeksi selaput paru2
> > Dari
> > ketiga biografi Muhammad, Sirat tulisan Ibn Sa’d-lah yang paling banyak
>
> > memuat informasi tentang kematian Muhammad. Aku tidak mencoba membahas
> > pandangan Ibn Sa’d mengenai hal ini, tapi aku membahas dan
> mengungkapkan
>
> > bahan tulisan yang relevan.
> > D6
> >
> > Dari Ibn Hisham halaman 682:
> >
> > …. bahwa dia mendengar Aisyah [salah satu dari
> > istri2 Muhammad] berkata: “Sang Rasul mati di pelukanku saat giliranku
> [malam
>
> > gilirannya dikunjungi Muhammad]. Aku tidak berbuat kesalahan apapun
> terhadap
> > orang lain. Adalah karena ketidaktahuanku dan usia mudaku sehingga Rasul
> > Allah mati di pelukanku.
> > D7
> >
> > Dari Ibn Sa’d halaman 322:
>
> >
> > Ketika saat terakhir sang Nabi semakin menderita,
> > dia biasa menarik selimut menutupi mukanya; tapi ketika dia merasa tak
> > nyaman, dia menyingkirkannya dari wajahnya dan berkata, “Kutukan Allah
> bagi
>
> > orang2 Yahudi dan Kristen yang membuat kuburan2 para nabi mereka sebagai
> > tempat keramat.â€
> > Â
>
> > Catatan
> > 3:
> > Pleurisy adalah infeksi paru2. Terasa sangat sakit. Aku tidak tahu
> bagaimana
> > Muhammad bisa menganggap infeksi seperti ini datang dari Setan, tapi
> tidak
> > menganggap racun di tubuhnya dari Setan.
> > Â
>
> > KESIMPULAN
> > Muhammad
> > menyerang Khaybar. Dia menghancurkan, menyiksa, membunuhi, merampoki dan
> > memperbudak banyak masyarakat Khaybar (ref Kitab al-Tabaqat al-Kabir,
> volume
> > 2, page 134, 136, 137). Masyarakat Yahudi Khaybar tidak bersiap untuk
> > menyerang dia. Seorang wanita Yahudi yang keluarganya dihabisi oleh
> Muhammad,
> > menaruh racun ke dalam daging domba dan menghidangkannya bagi Muhammad
> dan
> > Muslim lainnya. Muhammad menelan sebagian dari daging domba beracun itu
> dan
> > mulai merasakan akibatnya. Dia mati tiga tahun kemudian sebagai akibat
> > racun ini.
> > Â
>
> > DISKUSI
> > Apa
> > yang perlu ditelaah adalah keadaan sekitar kematian Muhammad. Kaum Yahudi
> > berencana untuk membunuhnya. Kaum Yahudi percaya bahwa nabi sejati akan
> tahu
> > terlebih dahulu tentang perbuatan mereka tapi nabi palsu tidak akan
> > diperingatkan oleh Tuhan. Pihak Muslim pun percaya akan hal ini dan ini
> > tampak saat seorang Muslim yang kemudian mati (Bish) berkata bahwa dia
> tidak
> > mengira Muhammad akan memakan sesuatu yang diracuni (lihat kutipan A6).
> > Dugaan
> > kaum Yahudi benar. Muhammad makan racun itu dan mati karenanya. Mereka
> > membuktikan, berdasarkan ujian mereka, bahwa Muhammad bukanlah seorang
> nabi.
> > Seperti yang mereka sendiri katakan (dari kutipan A2):
> >
> > “Kami ingin tahu jika kau ini pembohong dan kalau kau memang pembohong,
> kami
>
> > akan menyingkirkanmu, dan jika kau memang adalah seorang nabi, maka racun
> itu
> > tidak akan mempan pada dirimu.â€
> > Kaum
> > Yahudi yakin bahwa nabi sejati tahu apa yang sedang terjadi. Dalam kasus
> ini,
> > Muhammad tidak tahu. Hanya setelah Muhammad makan daging domba itulah
> domba
> > itu “bicara padanya†…. Aku tidak menganggap hal ini sebagai suatu
> keajaiban
> > karena Muslim yang lain pun tahu bahwa daging itu “tidak beresâ€
> sebelum
>
> > Muhammad memakannya. Kebanyakan orang dewasa ketika makan akan bisa
> merasakan
> > jika ada yang tidak beres dalam makanan itu. Bahkan anak kecilpun
> memuntahkan
> > kembali makanan yang rasanya tidak enak.
> > Sudah
> > banyak kali sebelumnya Muhammad mengaku dapat “wahyu†yang
> memperingatkannya
> > akan bahaya. Dia bahkan menggunakan “wahyu†ini sebagai dasar alasan
> untuk
>
> > menyerang tempat tinggal kaum Yahudi Banu An-Nadhir. Tapi wahyu di
> Khaybar
> > terlambat datang: terlambat untuk menyelamatkan nyawanya, terlambat untuk
> > menyelamatkan nyawa Bishr.
> > Sewaktu
> > sakitnya menjadi, Muhammad mulai berdoa untuk sembuh â€" dia bahkan
> > menggosokkan tangannya “yang sanggup menyembuhkan†ke atas dirinya
> sendiri.
>
> > Jibril juga ikut2an berdoa untuk kesembuhannya (lihat C2 dan C3).
> Muhammad
> > bahkan mengeluarkan sejumlah darahnya sendiri (sebagai obat penyembuhan
> yang
> > paling mujarab) (Lihat A5). Sudah jelas bahwa pada saat itu Muhammad
> benar2
> > ingin sembuh.
> > Tapi
> > usahanya sia2 belaka. Sewakut sakitnya semakin memburuk, Muhammad
> menyadari
> > bahwa dia sekarat, lalu dia berhenti berdoa untuk sembuh (lihat C4), dan
> > mengaku bahwa Allah memberinya pilihan untuk masuk ke Surga atau diam
> hidup
> > di bumi. Muhammad berkata bahwa dia ingin pergi ke Surga. Dia sadar bahwa
> > permainannya sudah berakhir sehingga dia menggunakan kesempatan terakhir
> dari
> > situasi buruk ini sebaik-baiknya.
> > Perasaan
> > awal Muhammad tentang kematiannya terasa bagaikan ramalan ahli nujum.
> Tiada
> > yang pasti dikatakannya sampai saat dia benar2 akan mati. Mungkin dia
> pernah
> > melihat proses kematian serupa dan tahu hasil akhirnya. Tidak usah jadi
> nabi
> > atau terima “wahyu†segala untuk mengetahui kematian sudah di ambang
> pintu.
>
> > Kesimpulanku
> > adalah: kaum Yahudi membuktikan bahwa Muhammad bukanlah seorang nabi. Dia
> > menelan racun, dan begitu pula para pengikutnya. Dia mencoba untuk
> sembuh,
> > dia mencoba menerapkan teknik pengobatannya, dan dia melakukan
> “pengusapan
> > tangan†, dia berdoa, Aisyah beroda, dan bahkan Jibril pun berdoa, tapi
> hasil
>
> > akhirnya menunjukkan dia tetap sajat mati keracunan.
> > Â
>
> > PERTANYAAN2
> > 1)
> > Jika Muhamad memang benar2 nabi Allah, mengapa dia tidak tahu akan racun
> itu
> > sebelum menelannya?
> > 2)
> > Jika engkau percaya bahwa memang kehendak Allah agar Muhammad makan racun
> > itu, juga bersama dengan Bishr, mengapa dong Muhammad bersusah payah
> untuk
> > sembuh? Bahkan Jibril pun sembahyang untuk Muhammad supaya sembuh, tapi
> Allah
> > tidak mengabulkan doa2 mereka.
> > 3)
> > Mengapa Jibril tidak tahu akan kehendak Allah? Mengapa Jibril berdoa jika
> > Allah memang sudah menentukan kematian Muhammad?
> > 4)
> > Mengapa Muhammad memaksa para Muslim lain untuk meminum obat yang
> diberikan
> > kepadanya? Salah seorang dari mereka yang dipaksa adalah istrinya yang
> sedang
> > puasa. Dia memaksa istrinya untuk batal puasa dan minum obat ini pula.
> > Tidakkah ini tampak jahat dan ngawur?
> > 5)
> > Mengapa pula pada saat hampir ajalnya, Muhammad mengeluarkan kutukan
> terhadap
> > orang2 Kristen dan Yahudi? Tidakkah lebih baik jika Muhammad berdoa untuk
> > jadi panduan bagi mereka? Kutukan itu kedengarannya bagaikan doa penuh
> rasa
> > iri dan pahit kepada Allah. Muhammad mendoakan kutuk bagi orang lain dan
> > bukannya meminta Allah untuk membimbing orang lain.
> > 6)
> > Mengapa pleurisy yang sebenarnya merupakan infeksi paru2 normal disebut
> > sebagai penyakit dari Setan, tapi racun di badannya bukan dari Setan?
> > Â
>
> > KESIMPULAN
> > Muhammad
> > bukanlah nabi sejati, dia adalah nabi palsu. Dia mati karena makan daging
> beracun
> > yang tidak diketahuinya. Daging terlambat “bicara†padanya. Hanya
> ketika
>
> > sudah menyadari bahwa akan mati saja, barulah Muhammad mulai berusaha
> > memperlihatkan sisi spiritual penderitaan dan kematiannya yang semakin
> dekat.
> > Sebelumnya dia sibuk mencoba sembuh.
> > Musa
> > tahu saat kematiannya yang semakin dekat (Deut 34:1-5). Yesus pun tahu
> akan
> > kematianNya di masa depan (Mark 8:32, 32). Tapi Muhammad sama sekali
> tidak
> > tahu sampai akhirnya dia menyadari dia tidak akan sembuh dan akan mati.
> > Rasul
> > Paulus digigit ular berbisa (Kisah Para Rasul 28:1-6), tapi dia tidak
> > menderita apa2 akibat gigitan ini. Tuhan melindungi Rasul Paulus untuk
> > menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan kepadanya. Muhammad tiba2 saja
> mati
> > sehingga para pengikutnya kebingungan siapa yang harus menjadi pemimpin
> > berikutnya. Sampai hari ini pun kebingungan itu masih tersisa. Dunia
> Islam
> > terpecah-belah karena masalah ini (Shia vs. Sunni). Mengapa Allah yang
> benci
> > perpecahan diantara Ummah tidak melindungi Muhammad sampai cukup waktu
> untuk
> > menjaga persatuan Ummah dan menetapkan dengan jelas siapa pengganti
> dirinya?
> > Yesus
> > meramalkan tentang nabi2 palsu yang akan datang ke bumi dan membuat orang
> > banyak tersesat (Matius 24:24). Muhammad adalah salah satu dari nabi2
> palsu
> > itu. Baik Yesus maupun Musa mengenal Tuhan muka dengan muka, tapi
> Muhammad
> > hanya kenal malaikat yang dia panggil sebagai “Jibril†yang bicara
> padanya.
>
> > Pada akhirnya pun doa malaikat ini tidak didengar oleh Allah. Mungkinkah
> hal
> > itu karena “Jibril†yang ini menyampaikan agama sesat (Galatia 1:8 )
> kepada
>
> > Muhammad? Mungkinkah Jibril ini sebenarnya Setan itu sendiri yang
> menyamar?
> >
> >
> >
> >
> > Doa
> > Nabi Muhammad SAW sebelum beliau wafat:
> >
> > Ya
> > Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan
> Teman Yang
> > Maha Tinggi …
>
> >
> > (Hadis
> > Shahih Bukhari 1573)
> >
> > Ini
> > membuktikan Nabi Muhammad ini tidak sempurna dalam Al-Qur’an tetapi
> dikatakan
>
> > sempurna. Jalan keselamatan Muhammad akhirnya adalah kepada Teman Yang
> Maha
> > Tinggi.
> >
> > Persoalannya
> > di sini adakah Muhammad sudah menerima Isa?
> >
> > Tidak
> > ada Imam MAHDI selain Isa putra maryam
> >
> > (Hadis Ibnu Majah)
> >
> > …
>
> > Isa itu Rohullah, Rasullah dan Kalimatullah.
> >
> > (Anas bin Malik hal. 72, An Nisa, 4:171)
> >
> > Maka
> > “Teman Yang Maha Tinggi†itu adalah Isa Al Masih Anak Maryam.
> >
> > “…
> > wattabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim.â€
> >
> > …ikutilah
>
> > Aku, inilah jalan yang lurus.
> >
> > (Az
> > Zukruf, 43:61)
> >
> > Â
>
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke