http://www.lampungpost.com/aktual/berita.php?id=23074

      Selasa, 25 Januari 2011 
     

      KESEHATAN 
     
     
     

Menulis Lebih Mengasah Otak Ketimbang Mengetik


      Norwegia, Di zaman moderen sekarang ini, kebanyakan orang lebih suka 
mengetik dengan menggunakan keyboard komputer ketimbang menulis dengan pena dan 
tangan sendiri. Padahal, menulis dengan tangan lebih banyak mengasah otak 
ketimbang mengetik.

      Menurut peneliti, membaca dan menulis melibatkan sejumlah indra di tubuh 
sehingga mengasah kinerja otak. Proses otak ini ternyata hilang ketika orang 
beralih dari pena dan buku menjadi layar komputer dan keyboard.

      Saat menulis dengan tangan, gerakan yang terlibat meninggalkan jejak di 
bagian otak yang disebut sensorimotor tersebut. Proses ini membantu orang untuk 
mengenal huruf.

      Peneliti mengatakan, sentuhan dan gerakan mengetik pada keyboard 
menghasilkan respons yang berbeda dalam otak, yang berarti tidak memperkuat 
mekanisme pembelajaran dengan cara yang sama.

      "Karena menulis dengan tangan membutuhkan waktu lebih lama dari mengetik 
pada keyboard, maka aspek temporal otak yang terlibat dalam bahasa juga dapat 
mempengaruhi proses belajar," jelas Profesor Anne Mangen, ahli dari Stavanger 
University, seperti dilansir Dailymail, Selasa (25/1/2011).

      Prof Mangen menyebutkan, kondisi ini berkaitan dengan haptic. Istilah 
'haptic' mengacu pada proses menyentuh dan cara orang berkomunikasi dengan 
sentuhan, terutama dengan menggunakan jari-jari dan tangan untuk menjelajahi 
lingkungan.

      Penelitian ini dilakukan dengan tes mempelajari abjad, yang dibagi dalam 
dua kelompok partisipan. Kelompok pertama diajarkan menulis surat dengan 
tangan, sedangkan kelompok lainya dengan menggunakan keyboard.

      Pada interval mingguan, kenangan partisipan tentang abjad dicatat. Dan 
orang-orang yang mempelajari huruf melalui membaca dan menulis mendapatkan 
hasil yang terbaik.

      Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Stavanger University 
di Norwegia dan neurofisiologi Jean-Luc Velay dari Marseille University. Hasil 
temuan ini telah diterbitkan dalam jurnal Haptics.
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke