Jadi, saya ulang: otak "Roman Proteus" itu jelas sudah rusak...

Dia bukan manusia normal lagi.

Dia sudah gila.

Saya rentang....

"Roman Proteus" itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang
dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang memadai untuk
dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka.

Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk
berfikir kritis.

Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya.

Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik angat:
diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan orang sekelilingnya.

Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya yang dungu
kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban kibulan orang Arab
primitif.

Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan sempat melihat
kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di
internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan
kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan omong
kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif.

Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk
mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan
kenyataan itu: groggy.

Dia jadi gila.

Gila dan lantas kalap.

Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta.

Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang seperti dia
juga
tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat berfikir, untuk berfikir secara
kritis.

Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa menolongnya.

Tapi di takut berobat.

--- In [email protected], "Roman Proteus" <pt_kasoet@...> wrote:
>
> . :p
> _/ \\
>    -,))  p r r ³З³ τ τ τ  ! ! !
>    _||
> 
> 
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: "Jusfiq" <kesayangan.allah@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Mon, 31 Jan 2011 15:04:17 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Just pig cuap cuap kayak kambing berak Re: [proletar] Re: Kualitas 
> Masyarakat In
> 
> Jadi, saya ulang: otak "Roman Proteus" itu jelas sudah rusak...
> 
> Dia bukan manusia normal lagi.
> 
> Dia sudah gila.
> 
> Saya rentang....
> 
> "Roman Proteus" itu adalah korban kedunguan orang tuanya yang
> dungu-dungu kayak anjing dan yang tidak memberikan pendidikan yang memadai 
> untuk
> dia: dia juga dungu kayak anjing seperti mereka.
> 
> Dia tidak dilatih untuk memakai otaknya buat berfikir, dia tidak dilatih untuk
> berfikir kritis.
> 
> Dia tidak dilatih untuk mempertanyakan apa yang dikatakan orang sekelilingnya.
> 
> Dia dilatih buat biasa bersikap seperti anjing budug lapar dihadapan taik 
> angat:
> diajar untuk melahap apa saja yang dikatakan orang sekelilingnya.
> 
> Makanya, dia sama-sama tidak punya harga diri seperti orang tuanya yang dungu
> kayak anjing itu dan sama-sama bersedia menjadi korban kibulan orang Arab
> primitif.
> 
> Lalu, berkat kemajuan teknologi, dia punya akses ke internet dan sempat 
> melihat
> kenyataan lain yang pahit lagi menyilaukan yang ditunjukkan orang lain di
> internet: ajaran agama Islam yang dianutnya dan yang dikiranya berdasarkan
> kebenaran dan berdasarkan wahyu dari Allah itu ternyata cuman berdasarkan 
> omong
> kosong dan kibulan hasil khayalan orang Arab primitif.
> 
> Karena dia tidak dilatih untuk memakai otaknya untuk berfikir dan untuk
> mempertanyakan apa yang dia yakini selama ini maka dia bingung dihadapan
> kenyataan itu: groggy.
> 
> Dia jadi gila.
> 
> Gila dan lantas kalap.
> 
> Lalu dia jadi tukang fitnah dan penyebar dusta.
> 
> Seperti halnya hampir semua peserta Islam yang hadir disini yang seperti dia
> juga
> tidak terlatih untuk memakai otak mereka buat berfikir, untuk berfikir secara
> kritis.
> 
> Untuk kembali menemukan keseimbangan, hanya psikiater yang bisa menolongnya.
> 
> Tapi di takut berobat.
> 
> --- In [email protected], "Roman Proteus" <pt_kasoet@> wrote:
> >
> > Bercermin sana PIG
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: "Jusfiq" <kesayangan.allah@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 31 Jan 2011 07:05:50 
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [proletar] Re: Kualitas Masyarakat Indonesia Tak Banyak Berubah
> > 
> > "ndeboost" cuma bisa cuap-cuap kayak nonok bebek yang baru dientorin monyet 
> > bonobo.. 
> > 
> > --- In [email protected], "ndeboost" <rambitesemak@> wrote:
> > >
> > > nDeboost dkk ga lebih dungu dari nT.
> > > --- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.allah@> wrote:
> > > >
> > > > Kwalitas kehidupan nggak berubah, kwalitas isi otak mereka juga tetap
> > > saja menyedihkan..
> > > >
> > > > Lihat saja kwalitas manusia berotak anjing seperti Dipo, johny-indon,
> > > ndeboost,
> > > > PAREWA PAREWA, Pramana Yudha, rezameutia, Roman Proteus, Tawang dll.
> > > disini..
> > > >
> > > > Udah pada dungu kayak anjing juga tukang kibul dan tukang fitnah...
> > > >
> > > > Saya masih menghargai rata-rata orang Nasrani yang tidak semuanya
> > > cerdas tapi
> > > > jarang, sungguh jarang yang berotak busuk, nista lagi menjijikkan dan
> > > jadi
> > > > tukang kibul dan tukang fitnah...
> > > >
> > > > --- In [email protected], "sunny" ambon@ wrote:
> > > > >
> > > > > Refleksi : Sesuai ilmu langitan dikatakan bahwa sekali buruk tetap
> > > akan selama-lamanya buruk, itulah takdir dari maha berkuasa. hehehe
> > > > >
> > > > > http://www.gatra.com/artikel.php?id=145081
> > > > >
> > > > > 13 Tahun Reformasi
> > > > > Kualitas Masyarakat Indonesia Tak Banyak Berubah
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > Jakarta, 30 Januari 2011 14:30
> > > > > Ketua Umum Nasional Demokrat Surya Paloh mengatakan, kualitas
> > > kehidupan masyarakat Indonesia tidak banyak berubah meskipun era
> > > reformasi telah bergulir selama 13 tahun.
> > > > >
> > > > > "Indonesia tetap berada dalam kelompok negara miskin di dunia," kata
> > > Surya Paloh saat membuka acara simposium nasional "Gerakan Perubahan
> > > untuk Restorasi Indonesia" di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta,
> > > Minggu (30/1).
> > > > >
> > > > > Hadir pada acara tersebut, mantan Wakil Presiden Yusuf Kalla yang
> > > juga mantan Ketua Umum Partai Golkar, Ketua Dewan Penasihat Nasional
> > > Demokrat Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua Dewan Pakar Nasional
> > > Demokrat Siswono Yudho Husodo, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
> > > > >
> > > > > Menurut Surya Paloh, dalam menghadapi persaingan dengan
> > > negara-negara lain di dunia, Indonesia sering kalah dan ke depan akan
> > > semakin sering kalah. Indonesia yang tetap sebagai negara miskin
> > > meskipun memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, karena
> > > pengelola negara tidak mengelolanya secara efektif.
> > > > >
> > > > > Surya Paloh mencontohkan, aturan perundang-undangan di Indonesia
> > > sangat banyak, tapi implementasinya buruk, karena hukum sering
> > > dipraktikkan sebagai muslihat untuk menutupi kebenaran substansial.
> > > > >
> > > > > "Perlindungan hukum juga tidak pernah ada wujudnya ketika berhadapan
> > > dengan lingkar kekuasaan," katanya.
> > > > >
> > > > > Menurut dia, birokrasi yang merupakan perpanjangan tangan dari
> > > negara dalam pelayanan publik, juga tidak berubah banyak, tetap malas,
> > > bertele-bertele, dan berbiaya tinggi, meskipun era reformasi telah
> > > bergulir selama 13 tahun di Indonesia.
> > > > >
> > > > > Paradoks tersebut, kata Surya, menegaskan beberapa perkara
> > > fundamental dalam proses berbangsa dan bernegara di Indonesia saat ini.
> > > [TMA, Ant]
> > > > >
> > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > > >
> > > >
> > >
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke