> "Tawangalun" <tawangalun@...> wrote:
> La itu disana gak ada China kok
> dijarah juga?lalu yg diperkosa FPI
> siapa? wong Cinonya gak ada.

Di Mesir banyak toko2 Cino, jangan makin goblok dong, Cino itu lebih banyak 
jumlahnya dari Yahudi.

Tapi kalo menyangkut agama Islam, yang dijarah itu bukan cuma Cino, semua yang 
bukan Islam, bahkan juga sesama Islam seperti contohnya umat Islam Ahmadiah, 
Islam sasak, Islam Dayak dan Islam aliran Semar di Indonesia.

Juga pemerkosaan massal bukan cuma sebatas amoy2 aja, kalo ada kesempatan 
sesama Islam pun kalo lupa pake jilbab dihalalkan untuk diperkosa, dan ini ada 
petunjuk Hadis-nya bahwa lupa pakai jilbab sama seperti menaruh daging 
dijalanan untuk dimakan anjing hinggayang salah bukan anjingnya.

Maksud tulisan anda diatas itu enggak jelas siapa yang mau dibela?  Kalo mau 
membela Islam itu jelas bukan tempatnya karena memang kenyataannya negara2 
Islam diseluruh dunia tak ada satupun yang bisa hidup mandiri semuanya 
tergantung Amerika termasuk juga Iran.  Karena kalo mereka memang bisa berdiri 
mandiri maka tak perlu jadi anggauta United Nation yang justru didirikan dan 
dibiayai Amerika.







> --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@> wrote:
> >
> > Penjarahan Makin Men-jadi2 Diseluruh Mesir !!!
> >                                      
> > Semua toko2 di Mesir tutup karena mana ada pemilik toko yang pasrah dan 
> > rela tokonya dijarah oleh umat yang tunduk kepada perintah Allah ini.
> > 
> > http://www.thesun.co.uk/sol/homepage/news/3377142/Egypt-erupts-into-chaotic-riots.html
> > 
> > Harga makanan naik puluhan lipat kali bahkan itupun tidak ada barangnya. 
> > Harga minyak, bensin juga naik berlipat dan tidak ada yang menjualnya.  
> > Situasi betul2 mengerikan, sudah ribuan yang mati baik dibunuh polisi 
> > maupun saling bunuh berebutan hasil penjarahan.
> > 
> > Orang2 asing termasuk mahasiswa dan staf kedutaan asing terperangkap tidak 
> > bisa keluar dari Mesir sehingga memerlukan evakuasi khusus oleh masing2 
> > negaranya melalui pendaratan2 pesawat yang bukan pada tempatnya.
> > 
> > Memang dipermukaan hanyalah masalah pendongkelan presiden Mesir Hosni 
> > Mobarak yang secara tyrani dan diktaktor berkuasa tanpa batas. Meskipun 
> > mengaku demokrasi tapi cara2 Syariah Islam adalah prakteknya. Demikianlah, 
> > bukan cuma Mesir pada kenyataannya dilanda kekacauan begini melainkan 
> > sebenarnya disemua negara2 Islam termasuk Arab Saudia dan Iran yang situasi 
> > kehidupan rakyatnya makin parah akibat krisis ekonomi global ditambah lagi 
> > pengawasan ketat oleh semua negara2 didunia terutama negara2 maju terhadap 
> > pengunjung dari negara2 Islam yang menyebarkan terorisme didunia ini.
> > 
> > Polisi di Mesir menyatakan tidak akan menembak selama protes2 berjalan 
> > dengan damai. Tapi kalo nantinya Polisi Mesir menembak, maka berarti 
> > protes2nja sudah berjalan tidak lagi dengan damai. Ternyata banyak polisi 
> > yang selesai tugasnya balik pulang ganti baju malah bergabung ikutan 
> > protest bersama para perusuhnya.  Jadi bukan karena protesnya berjalan 
> > damai sehingga polisi belum mau menembak melainkan karena banyak anggauta 
> > polisi itu sendiri yang juga menjadi masa protest-nya.
> > 
> > Meskipun begitu, Hosni Mobarak juga punya pengikut2 dan pendukung 
> > militernya yang sekarang baru mulai diturunkan dan bukan tidak mungkin akan 
> > menembak polisi2 ini sehingga makin kacau kekacauan yang sudah kacau balau 
> > begini.
> > 
> > Selain Mesir, juga Tunisia mengalami kekacauan yang lebih parah dan 
> > berlangsung sudah lebih lama dari Mesir.
> > 
> > Cepat atau lambat, pengaruh "war on teror" ini akan menjerumuskan semua 
> > negara2 Islam maupun yang mayoritas Islam menjadi teladan Mesir, Tunisia, 
> > Afghanistan, Pakistan, Turki, dan Irak.
> > 
> > Pesan saya disini kepada mereka yang di Indonesia, sebaiknya diwaktu masih 
> > damai carilah tempat menetap diluar negeri, karena sewaktu kekacauan itu 
> > tiba waktunya, maka semua pelabuhan laut dan udara akan ditutup, tak 
> > seorangpun bisa mengungsi keluar kecuali pemegang paspor asing dan para 
> > diplomat asing. Pengalaman pembantaian massal 1965 besar sekali terulang 
> > lebih dahsyat karena dendam generasi penerusnya ini dilestarikan bukan 
> > dalam kitab suci seperti halnya alQuran melainkan dilestarikan dalam 
> > sanubari keturunan dan sahabat2nya yang sekarang sudah berlipat ganda 
> > jumlahnya hingga mereka yang berada diluar negeri akan ikut membalas dendam 
> > kepada mereka yang dianggapnya keturunan para pendukung atau pelaku 
> > pembunuhan massal ini.
> > 
> > Indonesia berada dalam ancaman yang lebih mengerikan daripada Mesir, 
> > harinya pasti datang, kita cuma menunggu waktunya saja yang tidak kita 
> > ketahui kapan tibanya.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke