Refleksi : Tentu saja bisa disadap, tetapi apakah cryptonya dipecahkan untuk bisa diketahui apa isi komuniskasi? Apakah Menkominfo hanya info-info cerita seribu satu malam berhubung ada desas desus resuffle kabnet?
http://www.antaranews.com/berita/248003/menkominfo-yakin-blackberry-bisa-disadap Menkominfo Yakin Blackberry Bisa Disadap Senin, 28 Februari 2011 13:28 WIB | 1513 Views Jakarta (ANTARA News) - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Senin, yakin gadget BlackBerry (BB) bisa disadap meskipun Research in Motion (RIM) masih dalam proses memasang server di Indonesia. "Warning saya bahwa BB tidak bebas terhadap penyadapan, bisa dilakukan penyadapan terhadap BlackBerry," kata Tifatul. Ia mengatakan, penyadapan Blackberry dilakuan untuk tujuan-tujuan tertentu seperti mengantisipasi peredaran gelap narkoba, ancaman terorisme, dan korupsi. Tifatul mencontohkan, pengalaman di negara lain diantaranya India, pada kasus teroris Mumbai, salah satu artikel di media massa negara itu merilis komunikasi antar pelaku teror dilakukan melalui Blackberry. "RIM sudah sepakat untuk memasang server atau repeater di Indonesia sehingga kita bisa lakukan penyadapan untuk kasus-kasus tertentu," katanya. Dia tegas meminta komitmen RIM untuk menjalankan aturan tersebut untuk mengantisipasi sejumlah kasus yang menggunakan Blackberry sebagai alat komunikasi jaringan. Tifatul menambahkan hal terpenting saat ini adalah menyusun aturan hukum berkaitan dengan tata cara penyadapan itu. "Hal terpenting adalah DPR harus segera membuat UU tentang tata cara penyadapan. Kita lebih setuju adanya UU baru tentang itu, dan sebaiknya RPP penyadapan akan dikembangkan sebagai UU saja," demikian Tifatul. (*) ++++ http://www.antaranews.com/news/248012/tifatul-siap-hadapi-reshuffle Tifatul Siap Hadapi Reshuffle Senin, 28 Februari 2011 14:35 WIB Jakarta (ANTARA News) - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengaku siap menghadapi perombakan kabinet jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengambil langkah tersebut. "Kita siap, karena kita memang ditugaskan untuk siap, mati saja siap. Bagi saya ini sebuah amanah," kata Tifatul di Jakarta, Senin. Ia mengatakan, jika Presiden Yudhoyono mengambil langkah itu maka berarti presiden telah memperhitungkannya dengan matang dan dia akan menerima keputusan tersebut karena dinilainya langkah terbaik untuk bangsa. Dia juga menyebut keputusan tersebut sebagai hak prerogatif presiden yang tidak bisa diganggun gugat. "Kalau Presiden ambil langkah reshuffle, berarti presiden sudah memperhitungkan dengan matang. Inilah yang terbaik bagi bangsa, yang tidak bisa diganggu adalah target-target perencanaan yang telah ditetapkan di antaranya pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen," katanya. Tifatul membantah terjadi perselisihan antara partainya dengan Partai Demokrat, sebaliknya yang ada hanyalah perbedaan cara pandang dalam memberantas praktik mafia pajak di Tanah Air. Ia juga menegaskan koalisi PKS-Demokrat tidak retak karena dua partai ini setuju bahwa mafia pajak adalah masalah besar. "Justru kalau dilihat sejarahnya, inisiator hak angket pajak ini dari Demokrat," katanya. Tifatul menyatakan partainya belum bereaksi atas retaknya hubungan PKS dengan Demokrat. Namun, Tifatul mengatakan, jika PKS dikeluarkan dari koalisi akibat memilik cara pandang yang berbeda, maka itu adalah hak Demokrat untuk melakukannya. Namun cara terbaik saat ini, sebutnya, adalah berkomunikasi dengan baik agar masalah serupa tidak terulang kembali di masa datang.(*) ++++ Menkominfo Ancam RIM click link untuk melihat video footage : http://www.antaranews.com/video/1319/menkominfo-ancam-rim [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
