Refleksi : Apakah perlindungan tidak memberi rejeki kepada elite? hehehe

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/06/231607/265/114/Elite-DPR-Lindungi-Percaloan-Anggaran


Elite DPR Lindungi Percaloan Anggaran 


Senin, 06 Juni 2011 00:00 WIB     
DUGAAN percaloan anggaran dalam Badan Anggaran (Banggar) DPR diperkirakan tidak 
akan berlanjut ke proses hukum. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso dan Taufik 
Kurniawan secara terpisah meminta kasus itu diselesaikan secara internal. 

Priyo menyatakan polemik percaloan atau kutip-mengutip anggaran dari alokasi 
dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID) itu harus segera diselesaikan di 
lingkungan Banggar. 

Politikus Partai Golkar itu juga mengingatkan anggota Banggar dari Fraksi PAN 
Wa Ode Nurhayati untuk tidak memperburuk situasi. "Saya serukan kepada Ibu Wa 
Ode atau siapa pun, kalau bicara, harus terukur dan hati-hati," ujarnya di 
sela-sela kegiatan Parade Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir 
Pancasila di Jakarta, kemarin. 

Di sisi lain, Taufik menyerahkan tindak lanjut proses penyelesaian dugaan 
percaloan itu di internal Banggar. "Kami menyerahkan ke Banggar untuk 
menyelesaikan masalah itu," kata Taufik, yang juga Sekjen PAN. 

Ia juga menegaskan partai dan fraksinya tidak akan mengintervensi masalah itu. 
"Yang disampaikan Wa Ode dalam posisinya sebagai anggota Banggar." 

Pada kesempatan itu, Taufik juga membantah tudingan Indonesia Corruption Watch 
(ICW) bahwa setiap partai mempunyai koordinator untuk bertransaksi dengan 
broker dan kepala daerah di luar rapat Banggar. 

Taufik menjelaskan anggota dewan diperkenankan mengusulkan program sebagai 
tindak lanjut dari fungsi pengawasan di lapangan. "Misalnya di daerah yang 
dikunjunginya memerlukan infrastruktur jembatan. Itu kemudian diajukan di DPR 
dan prosesnya panjang. Jadi ke daerah bukan bertemu broker," paparnya. 

Sebelumnya, Wa Ode mengungkapkan adanya praktik percaloan anggaran di Banggar. 
Menurutnya, setiap anggota Banggar mengutip 7%-15% dari alokasi perubahan DPID. 
Ia juga dengan lantang menyatakan pimpinan DPR juga terlibat dalam percaloan 
itu. 

Pernyataan Wa Ode tersebut sempat membuat Ketua DPR Marzuki Alie dan pimpinan 
Banggar meradang. Sejumlah anggota Banggar lainnya pun merasa tidak nyaman 
dengan masalah itu. 

Saat dihubungi terpisah, Ketua Fraksi PPP yang juga anggota Banggar Hasrul 
Azwar juga membantah tudingan adanya mafia anggaran tersebut. "Saya sudah dua 
tahun jadi ketua fraksi, tidak ada kutip-kutipan seperti itu," cetusnya. 

Laporkan ke KPK 

Dalam menanggapi hal itu, peneliti Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam 
menyatakan ada upaya melindungi para mafia anggaran di internal DPR. "Selama 
ini yang dikejar orangnya (Wa Ode Nurhayati), bukan laporannya. Kondisi itu 
mencerminkan di antara anggota saling melindungi. Ketika ada yang mencoba 
membongkar, akan dilawan secara masif," tuturnya. 

IBC mendorong Wa Ode melapor percalonan itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi 
(KPK) agar tidak terus menjadi bulan-bulanan. "Kalau seperti ini, dia menjadi 
bulan-bulanan bagi fraksinya dan anggota lain. Karena itu, kalau punya data 
mafia anggaran, sebaiknya melapor ke KPK. Ini mengurangi lentingan politik yang 
mengaburkan masalah," tukasnya. 

Pada bagian lain, terkait adanya laporan pengaduan Wa Ode yang justru dituduh 
melakukan percaloan, Ketua Badan Kehormatan DPR M Prakosa mengatakan, dalam 
waktu dekat pihaknya akan meminta keterangan Ketua DPR Marzuki Alie. 

Ia akan meminta bukti-bukti atas aduannya terhadap Wa Ode. "Kasus ini atas 
dasar aduan sehingga beban pembuktian dibebankan kepada pengadu, dalam hal ini 
Pak Marzuki," tukasnya. (X-5) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke