Sementara itu Dipo yang memang sedeng itu bilang Indonesia perlu membantu Belanda yang adalah salah satu negeri makmur di Eropa dan punya jaminan kesehatan yang termasuk pling bagus di Eropa dan dimana anak-anknya termasuk yang palign bahagia didunia.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/6360517.stm -- Usia 10 Tahun, Berat Hanya 7 Kilogram Kesehatan Anak K20-11 | Pepih Nugraha | Sabtu, 18 Juni 2011 | 19:01 WIB Adi Purwanto, anak yang diduga menderita gizi buruk saat dirawat di RSUD Pelem, Kediri, Jawa Timur, Jum'at (17/6/2011). KEDIRI, KOMPAS.com Seorang anak tergolek lemas di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelem, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Di usianya yang memasuki tahun ke-10, dia hanya memiliki berat badan 7 kilogram. Anak yang bernama Adi Purwanto asal Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, tersebut memang memprihatinkan. Ia kehilangan masa bermain sebagaimana anak normal lainnya karena terus sakit-sakitan. Giyem (60), nenek sekaligus pengasuhnya, menuturkan, kondisi kesehatan Adi mulai terlihat menurun sejak ia berusia tujuh bulan. Waktu itu, dia terserang demam disertai batuk pilek yang terus-menerus. Keluarga juga sudah pernah mengupayakan kesehatannya dengan berobat ke rumah sakit. Namun, karena keterbatasan biaya, Adi terpaksa dibawa pulang dan dirawat seadanya. Namun, ternyata tidak ada perkembangan, semakin lama kondisinya semakin melemah. Tiada pilihan lain bagi Giyem kecuali membawanya kembali ke rumah sakit. "Padahal, lahirnya juga normal, beratnya mencapai 3,1 kilogram. Kini beratnya tinggal 7,8 kilogram," tutur Giyem, saat ditemui dirumah sakit, Jumat (17/6/2011). Sementara kondisi keluarga, lanjut Giyem, juga serba kekurangan. Sebab, selama ini, selain Adi, yang turut tinggal bersamanya adalah Cindi (12) dan Indra (7), kakak dan adik Adi. Bapaknya, Erik Nuryanto (60), bekerja sebagai sopir dan kini tidak diketahui keberadaannya. Sementara ibunya, Siti Khusnul Khotimah (31), sudah tiga bulan ini menjadi TKW di Singapura. "Bapaknya sudah tidak dapat dihubungi. Kami hidup seadanya. Malah, baju yang dipakai Adi itu ya hasil pemberian orang," kata Giyem mengusap air matanya. Kepala Humas RSUD Pelem, Moh Rozik, mengatakan, Adi mulai dirawat sejak dua hari lalu. Dari pemeriksaan awal, Adi menderita sesak nafas serta ditemukan pula kelainan jaringan di kepalanya. "Oleh karena itu, makanan yang masuk tidak dapat dicerna secara sempurna sehingga menyebabkan tubuhnya seperti kekurangan gizi," kata Rozik. Untuk pemulihannya, kata Rozik, diperlukan perhatian khusus dan waktu yang panjang. Paling tidak membutuhkan tiga hingga enam bulan. "Memang perlu perhatian ekstra. Untuk perawatannya, kita berikan tambahan protein dan kalori," ujar Rozik. Sementara untuk biaya perawatannya, pihaknya menjamin akan mengupayakan diambilkan dari anggaran jaminan kesehatan yang ada. "Kita juga sudah dapat pengajuan dari perangkat desa setempat," ujar Rozik. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
