Reflkesi : Bukankah rezim berkuasa NKRI pandai mengrekrut tenaga kerja antara lain untuk ke Arab Saudia. Mengapa tidak ambil contoh dari Gubernur Willem Dandeals. Dandeals bukan saja berusaha memberantas korupsi di Hindia Belanda dan memperkenalkan batik ke Afrika, tetapi yang penting direkrut tenaga kerja bikin jalan sepanjang 1000 km dari Anyer ke Panarukan tanpa bicara uang dollar, Yen atau Yuan atau Pound Sterling. Jalan yang dibuat oleh tenaga kerja rekrutan zaman Dandeals masih di pakai hingga kini.
Kalau hiruk pikuk dibicarakan dollar dalam jumlah besar, sangat berbau santapan lezat bagi kaum kleptokratik rezim berkuasa, jadi berhati-hatilah bia menjadi hutang tujuh turuna tanpa ada hasil konkrit yang berrguna, utuh dan indah untuk kepentingan masyarakat. http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/06/30/42401/ri_cari_us_2_triliun_untuk_bangun_jalan/#.TgwkDGFkjKc Terkini Hari ini Pkl. 09:00 WIB RI Cari US$ 2 Triliun Untuk Bangun Jalan MedanBisnis-Jakarta. Pemerintah membutuhkan dana hingga US$ 2 triliun untuk membangun infrastruktur jalan di Indonesia. Ini dilakukan untuk dapat menarik investasi asing lebih banyak. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan, dana sebesar US$ 2 triliun tersebut baru akan terpenuhi dalam 20 tahun. "Dalam 20 tahun dana tersebut baru akan terpenuhi. Kita akan upayakan semaksimal mungkin," ujar Gita, Kamis (30/6). Selama ini, kondisi infrastruktur yang kurang memang selalu menjadi hambatan untuk menarik investasi asing masuk ke Indonesia. Investasi dari dalam negeri juga tertahan karena kondisi tersebut. Menurut Gita, Asia akan menjadi kekuatan dominan ekonomi dan aspek strategis lain di dunia. Jepang sudah kurangi pabrik low end dan akan diikuti China. BPKM tahun ini menargetkan realisasi penanaman modal tahun 2011 mencapai Rp 240 triliun, atau meningkat dari pencapaian tahun 2010 yang mencapai Rp 208,5 triliun. Dengan demikian, maka paruh pertama tahun ini ia optimistis realisasi investasi, baik dari dalam atau luar negeri mencapai Rp 120 triliun. Sisanya akan digenjot hingga akhir 2011. Untuk memuluskan target realisasi tersebut, BKPM akan dapat dicapai melalui penyempurnaan kebijakan yang terkait investasi. Kemudian juga ada peningkatan pelayanan dan pemberian berbagai fasilitas fiskal bagi penanaman modal, juga ada percepatan pembangunan infrastruktur Gita mengakui, pertumbuhan investasi pada semester I-2011 mencapai 10-15%. Ini normal, meskipun pertumbuhan investasi pada triwulan I-2011, lebih besar yakni 20%. "Kita kan harus konsisten dalam memasang target," paparnya. Realisasi investasi di daerah juga mengalami tren kenaikan. Ini terjadi karena para pemimpin di daerah, misal Sumatera, Kalimantan dan Papua, lebih proaktif. Memang masih terdapat kendala, namun secara tren, keberpihakan investor dalam menanamkan modal terlihat meningkat.(dtf) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
