Jelek2in PBB Tapinya Ngotot Kepingin Jadi Anggauta !!!
                               
Kelompok2 tertentu Islam di Indonesia minta dukungan agar Palestina diterima 
jadi anggauta PBB, tapi sambil kampanye minta dukungan mereka itu nge-jelek2in 
PBB-nya, sambil kampanye minta dukungan agar diterima jadi anggauta PBB dilain 
pihak mereka juga mengajak agar semua anggauta PBB keluar untuk sama2 bikin 
organisasi PBB yang baru.

Ini contoh pikiran yang udah dirusak oleh ajaran agamanya, kepercayaan dan 
keimanan mereka tidak memungkinkan untuk bekerjanya pikiran yang waras dan 
sehat.

Buat apa ngotot2 minta dukungan agar jadi anggauta PBB kalo menganggap PBB itu 
jelek.  Lalu buat apa masuk PBB kalo kepingin yang lainnya keluar dari PBB.

Yaaah... janganlah ngajak2 negara lain agar keluar dari PBB sementara dirinya 
sendiri ngotot mau masuk jadi anggautanya.  sikap begini tidak bakalan bisa 
mendapatkan simpati negara manapun, malah dicemohkan dan dibenci meskipun 
secara basa basi semua negara2 yang dibujuknya ber-pura2 setuju.

Dalam kaitannya inilah saya perlu mengingatkan nasib Sukarno dulu juga sama 
mengadakan Safari kesemua negara2 Sosialis dan negara2 Islam agar ber-sama2 
keluar dari PBB sementara Sukarno sendiri mendirikan tandingannya yang bernama 
Conefo.  Ada 165 negara yang waktu itu mendukung gagasan Bung Karno ini, bahkan 
Bung Karno diangkat menjadi pemimpin Conefo (PBB yang baru ini).

Demikianlah, yakin dan percaya janji2 semua negara2 Islam dan negara2 Sosialis 
didunia, maka Bung Karno menjadi teladan pertama yang menyatakan keluar dari 
PBB, tapi tidak satupun ada negara2 yang janji dan mendukung Bung Karno 
membangun Conefo ini yang keluar dari PBB.  Semua negara yang janji2 kepada 
Sukarno pura2 lupa pada janjinya sehingga Sukarno sendiri malu untuk menuntut 
janji2 bohong itu.

Demikianlah, enggak bedanya dengan kasus Palestina ini, ada 140 negara yang 
janji mau dukung Palestina agar jadi anggauta UN.  Tetapi setelah pidato Obama 
dimuka sidang UN, tidak satupun yang bersimpati kepada Palestina, dan setelah 
Abbas berpidato, tidak satupun negara yang mengingat janjinya lagi kepada Abbas.

Sekali lagi, disini cuma logika sehat saja yang bisa mencerna kenapa kasus 
begini bisa terjadi, untuk bisa masuk jadi anggauta PBB sudah jelas harus 
mendukung aturan yang ditetapkan PBB, tapi Palestina ini selain melanggar 
aturan2 PBB malah mendikte kan PBB agar mengubah aturan itu agar sejalan 
kemauan Palestina. Lhaaa... yang begini gimana bisa masuk ???  Kalopun banyak 
negara yang janji2 bukanlah berarti nantinya betul2 mendukung, mereka itu cuma 
basa basi untuk menyenangkan Palestina saat itu saja.  Sikap yang paling netral 
kalo dipungut voting nantinya, adalah "abstain".

PBB ini khan diciptakan Amerika untuk masyarakat seluruh dunia, jadi kalo tidak 
bisa tunduk kepada aturan2 yang ditetapkan PBB, buat apa masuk jadi anggautanya 
yang nantinya cuma dicemoohkan saja.  Apalagi kekuatan bersenjatanyapun 
bukanlah polisi atau tentara melainkan teror jihad yang justru memerangi 
tentara dan memusuhi polisi.

Percayalah, Palestina tidak mungkin bisa jadi negara, karena selain tidak punya 
wilayah juga tidak punya identitas sebagai bangsa Palestina.  Tidak mungkin 
memalsu identitas Palestina untuk diganti dengan identitas Arab yang Islam.

Obama sendiri sudah jelas pidatonya, akan memveto setiap usul yang mendukung 
masuknya Palestina.  Tapi bersamaan juga Obama mengatakan bahwa Palestina 
berhak menjadi negara.  Jadi artinya jangan ditafsirkan lain, karena jelas 
artinya bahwa meskipun Palestina berhak menjadi negara, tapi PBB yang dibangun 
Amerika tidak bersedia mengakui dan menerimanya sebagai negara.  Artinya, 
Palestina berhak menjadi negara teroris diluar PBB bersamaan semua negara2 
anggauta PBB juga berhak menumpas semua negara2 terorist termasuk Palestina ini.

Jadi kalo anda cermat merenungi kata2 Obama, maka sebenarnya Obama bilang bahwa 
soal hak Palestina itu bukan urusan PBB karena mereka bukanlah anggauta PBB.

Gimana mau menuntut hak kalo Palestina itu sendiri hidupnya sangat tergantung 
kepada Amerika.  Sejak berontak dulupun, terorist2 palestina ini sudah 
mendapatkan uang sangunya dari Amerika dan PBB.

Memang, si Abbas sekarang masih bisa koar2 menuntut hak nya sebagai negara 
Palestina, tapi lihatlah gimana dia mau menuntut haknya kalo semua bantuan 
Amerika dan aliansinya dihentikan ???  Kalo sudah dihentikan semua bantuan ini, 
maka tidak lagi terpikir soal haknya melainkan cuma dipikir bagaimana bisa 
doremi menyambung hidup besoknya.  Israelpun sudah berhasil blokadenya yang 
hingga saat ini tidak ada satupun orang2 Arab dan Islam yang mampu mengatasi 
blokade total ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke