Darimana Datangnya Hak RI Menetapkan Tapal Batas ???
Tapal batas RI-Malaysia secara hukum Internasional merupakan hak Malaysia untuk
menetapkannya dan RI sebagai negara yang kalah perang tidak berhak bersuara
apalagi menentukannya.
Sejak Sukarno jatuh pun, RI sudah dipaksa Malaysia, Inggris dan Amerika untuk
menanda tangani surat serah terima negara RI ini kepada pengawas gabungan yang
dibentuk oleh pihak yang menang. Perang Ganyang Malaysia gagal, Sukarno gugur,
dan RI jatuh ketangan pihak musuh sementara Suharto mewakili RI menanda tangani
penyerahan RI kepada sang pemenang.
Tujuan utama Sukarno dalam proyek Ganyang Malaysia itu adalah merebut Malaysia
keseluruhannya termasuk kalimantan Utara-nya.
Tapi Sukarno kalah, karena dimanapun berlaku hukum perang, ada yang menang dan
ada yang kalah.
Ambil-lah contoh Jepang yang kalah perang, banyak pulo2nya yang hilang dan
kemudian dijual pemerintah Amerika yang menang kepada beberapa orang2 kaya
didunia ini. Beberapa pulo2nya diduduki tentara Amerika dijadikan pangkalan
angkatan laut Amerika seperti Okinawa.
Lalu apa bedanya, Sukarno berperang dengan Malaysia dan hasilnya kalah total
hingga dia sendiri jatuh dari singgasananya dan mati terhina dirumah sakit
ditangan musuh2nya yang berpusat di Malaysia.
Lalu seberapa jauh negara yang kalah perang berhak untuk memaksakan tapal
batasnya kepada yang menang ??? Belum pernah ada dalil seperti itu.
Sama halnya dengan negara Arab Palestina yang sudah kalah perang dengan Israel,
tapi masih menuntut hak, meminta dukungan, dan hasilnya cuma tepok tangan saja
basa basi mendukung tapi prakteknya malah dia dipentung.
> Duff G <duff.gi@...> wrote:
> SBY mengurus dua putri dari pernikahan
> pertamanya aja sulit, apalagi mau
> mengurus batas negara dan memperbaharui
> kontrak karya freeport ?
Kenapa SBY harus mengurus dua putrinya ??? itu khan sudah ada pengurusnya, apa
sulitnya ???
Lalu batas negara itu apanya yang harus diurus ???
Siapa yang berhak menetapkan batas negara RI dengan Malaysia ??? Jelasnya
untuk mengklaim batas negara haruslah punya bukti2 bukan asal saja tulis
dikoran bahwa itu batas negaraku. Dulu juga Kalimantan Utara diakui sebagai
wilayah Indonesia, dan Sukarno menyusupkan tentara yang disamarkan dengan nama
pejuang PARAKU (Pejuang Rakyat Kalimantan Utara). Tapi semua itu akhirnya
gagal dan Sukarno gugur ditempat tidur sebagai tahanan militer. Lalu dengan
kalahnya atau kekalahan RI dalam perang ganyang Malaysia, masih perbatasan apa
lagi yang masih tersisa disana ??? Yang menanglah yang menetapkan batas
wilayahnya bukan yang kalah seperti RI.
Juga kontrak karya freeport itu hak siapa untuk memperbaharuinya ??? Itu khan
urusan management freeport sendiri dengan karyawannya, apa mau memperbaharui
atau tidak, apa urusannya dengan SBY ???
Sejak Papua belum menjadi wilayah RI pun, freeport itu sudah ada pemiliknya.
Lalu hukum apa yang mau digunakan untuk bisa membenarkan bahwa freeport itu
milik RI ???
Bahkan tanah dan rumah yang anda diami sejak kakek moyang anda itupun oleh
Penjajah Belanda dihormati sebagai hak milik, lalu darimana datangnya hak
pemerintah RI untuk mengubah atau menyita tanah dan rumah anda setelah
kemerdekaan ???
Jangan salah ya, kemerdekaan RI itu bukanlah hasil perjuangan tetapi hasil
rekayasa perundingan dimana RI wajib memenuhi kewajiban2nya baik dalam
melindungi hak milik orang asing juga hak milik bangsanya sendiri.
Itulah sebabnya, setelah RI merdeka maka bekas tentara2 Belanda yang terkenal
dengan nama KNIL oleh pemerintah RI harus tetap digaji sebagai tentara dan
kemudian mendapatkan pensiun dobel dari pemerintah RI dan dari pemerintah
Belanda. Dan ini merupakan perjanjian RI dengan Belanda sebelum Belanda
memberikan kemerdekaan kepada RI. Akibat sikap RI yang menguntungkan bekas
tenara Belanda ini, timbul beberapa pemberontakan tentara di Indonesia yang
kesemuanya dibabat habis secara keji oleh Sukarno maupun oleh Suharto.
Jadi itu baru sejarahnya KNIL, apalagi mau mengutak utik soal Freeport,
seberapa besar hak pemerintah RI ini ???
Mau ngutak ngatik Freeport berarti melanggar perjanjian, dan melanggar
perjanjian berakibat fatal lepas lagi Papua seperti halnya Timor Timur.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/