Assalamu Alaikum Wr. Wb. Terimakasih atas atensi sahabat menanggapi soal kolaborasi yang saya sampaikan sebelumnya. Banyak masukan yang bagus, bahkan rekan kita di Kalimantan juga sudah ikutan memulainya. Sukses untuk mas Agil ya!
Untuk mas Sugito Tanta, mari berfikir lebih positif dan bervisi... Betul kata mas Dwi, penekanannya bukan pada soal harganya. Saya dapat harga via H2H bahkan bisa selisih cukup banyak dari angka tadi. Tapi niatan kolaborasi ini utamanya bukan soal itu. Saya masih ingat bagaimana saat pertama kali saya hanya punya aset 1 chip MKIOS, dan dapat harga jauh di atas mereka yang punya kekuatan modal sangat memadai.. sementara saya begitu menginginkan mendapat harga yang lebih kompetitif, namun syarat untuk itu belum memungkinkan tercapai.. Hari demi hari, mulai ada pencerahan dan kini tantangan tersebut relatif tidak berlaku lagi.. karena seiring dengan waktu, kekuatan mulai terhimpun dan tantangannya otomatis memudar... Pertanyaan: adakah sahabat-sahabat di milis ini yang punya kendala sebagaimana awal saya di bisnis ini? Jawaban: insya Allah ada, dan jumlahnya mungkin cukup signifikan. Bagaimana jika kita berempati dengan sahabat-sahabat yang baru merintis hal ini, dan salahsatu solusi aksinya dengan cara berkolaborasi? Kalau saya di posisi berbeda, jujur saya akan merasa di-wong-ke (bahasa Jawa ya?) karena bagi saya (di posisi baru merintis bisnis) ini jelas peluang nyata! Mengapa saya tawarkan kepada banyak pihak? Nah, justru karena trx saya saat ini jauh lebih banyak mengandalkan via H2H, maka kebutuhan saya saat ini via MKIOS relatif sedikit Di lain pihak, ada tawaran cukup kompetitif yang datang... Mengapa masih ada yang suka MKIOS, dibanding full H2H saya kira Anda pun tahu... kasihan CS kita jika koneksi H2H dari sumber utama kita putus dan jika saat itu terjadi tidak ada back up dari MKIOS kita sendiri. Jika harga yang ada di MKIOS masih sesuai "harga pasar", spread harga dasar kita semakin jauh dari yang biasa kita gunakan via H2H. Jadi, bagi saya ini adalah sebuah solusi untuk backup. Persoalan krusial bukan pada gangguan pasokan kepada para mitra kita. Tapi pada tingkat kepercayaan mitra kita kepada kita yang akan jatuh dan sulit kembali ke tingkat yang sama. Saya kira para suhu di sini sangat tahu betapa tidak menyenangkannya suasana hati saat terjadi "goncangan bedol desa" saat kehilangan mitra karena faktor di luar kontrol kita ini. Karenanya tawaran tersebut otomatis tidak saya bisa telan sendirian, saya memang perlu untuk back-up, tapi kebutuhan back up tidak sebesar syarat yang ditetapkan. Nah, ada unsur penting lain dari kolaborasi, jika kita mau kolaborasi untuk telan bersama-sama, efek positifnya adalah kita tahu sama tahu, siapa di antara yang berkolaborasi ini yang punya sikap yang terbaik untuk jangka panjang, serta sebaliknya. Sehingga kita juga tahu lebih dalam, bukan soal yang nampak saja, tapi juga yang kasat mata. Siapa yang layak terus diajak kerjasama dan siapa yang belum layak, sampai sikap mentalnya match. Saya percaya, dalam menghadapi pasar yang senantiasa berubah akan jauh lebih mudah menghadapi tantangan jika kita berkolaborasi dan berkolaborasi itu perlu history untuk membangun kepercayaan / TRUST Saya juga percaya, jika seseorang tidak punya sejarah kolaborasi, dia akan lebih sulit/lama membangun citra di lingkungan sekitar ketimbang yang sudah melakukannya. oleh karena itu, kita mengenal asosiasi. Sejatinya pihak-pihak di dalam asosiasi saling berkompetisi secara sehat (atau mungkin ada juga yang nakal), namun di atas kepentingan mendapatkan profit bagi masing-masing pihak, semua pihak sadar akan lebih mudah membangun kekuatan untuk memastikan pasarnya selalu ada untuk mereka. Dan yang terpenting, ada pihak yang saling dan sangat memahami apa yang sedang kita hadapi di bisnisnya. Kepercayaan adalah sesuatu yang diberikan, bukan diminta, dan tidak diperjualbelikan ini yang tidak bisa didapat dari koneksi via H2H ke satu sumber, ataupun tetap mengandalkan kekuatan internal menghadapi pasar. Semoga mas Sugiti Tanta semakin arif dan bijaksana, demikian pula sahabat-sahabat di milis ini... dan bila ada hal yang tepat bagi kita untuk berkolaborasi.... sepanjang untuk sesuatu yang positif di masa depan.. yo mari kita lakukan... Semoga bisnis Anda dan saya semakin barokah dan semakin berlimpah. Amien. Terimakasih Wassalam WAHYU DHARMAWAN 0812-2022014 ; 0817-0252222 ;0815-6059180 0888-6021688; 022-70123154; 022-91382790 [email protected] [email protected] Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. http://id.answers.yahoo.com
