Wassalamu'alaykum wr.wb
Penerapan electronic data processing (EDP) bukanlah merupakan suatu total solution, tetapi hanya bagian dari suatu penyelesaian masalah. Memang ada bagian-bagian yang menjadi solusi, yang bisa menghindarkan orang melakukan korupsi, sumpama berkurangnya pertemuan antar orang (desk to desk). Dengan jaringan komputer pelayanan publik bisa dilayani cukup di front office saja. Namun tidak bisa menghilangkan sebab hakiki dari korupsi itu sendiri yaitu moral hazard. Sebagai suatu tools maka teknologi berada dibawah kendali orang, oleh karena itu ouputnya bisa bermata dua tergantung pada 'behind the gun'. Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan proses komputerisasi disuatu organisasi(perusahaan) , seperti sumber daya manusia, sistem alur dokumen, penyediaan data masuk, analisa output yang diinginkan serta perangkat keras yang digunakan. Bila prasyarat-prasyarat itu bisa terpenuhi barulah sistem komputerisasi tersebut bisa diharapkan. Saya setuju bila dikomparasikan dengan perusahaan swasta, karena secara logika perusahaan mau melakukan komputerisasi karenan menguntungkan dari segi penghematan biaya dan informasi yang cepat, jadi kalau ada lembaga publik atau lembaga kepemerintah yang melakukan komputerisasi lalu menjadi mubazir dan tidak effisien maka patut dipertanyakan. Arnoldison Tuesday, April 17, 2007, 7:50:13 PM, you wrote: ms> Assalamu'alaikum wr.wb. -- dikuduang --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
