Cerita-cerita si Bigau, Urang Bunian, Dukun Palasik dan seterusnya perlu kita 
lestarikan.  Biar generasi muda, anak cucu kita kelak masih bisa mendengarkan 
legenda ini.  Kalau perlu kita masukkan ke kurikulum muatan lokal di 
sekolah-sekolah.  Kalau perlu cerita ini, kita angkat menjadi sebuah tontonan 
layar kaca.  Minimal pembanding cerita horor urban sejenis Hantu Jeruk Purut, 
Bangku Kosong atau Suster Ngesot.



----- Original Message ----
From: benni inayatullah <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, August 14, 2007 12:33:58 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Bigau

Saya juga tidak kenal persis siapa Damhuri Muhammad ini yang jelas beliau 
adalah seorang cerpenis yang tinggal di Jakarta dan kemungkinan besar orang 
MInang karena banyak sekali karya beliau yang berlatar belakang budaya Minang. 

Cerpen bigau ini membangkitkan memori saya tentang masa kecil di payakumbuh 
dulu dimana kisah tentang rantai kondiak ini begitu dikenal begitu juga dengan 
bigau sang penggembala kondiak yang sakti.

sebenarnya banyak seniman kita yang cukup eksis di pentas nasional dan 
karya2nya sering kita lihat di KOmpas apakah itu cerpen ataupun puisi...jadi 
gak jelek2 amatlah meskipun mereka tidak meminta sponsor ini itu masih tetap 
berkarya. Siapa saja mereka mungkin Da Akmal N. Basral salah satu seniman muda 
MInang tentu lebih tahu dari saya.

salam

Ben







      
____________________________________________________________________________________
Luggage? GPS? Comic books? 
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=graduation+gifts&cs=bz
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti (unsubscribe), kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke