Waalaikumsalam w.w. Nanda Wita,
Terima kasih atas tanggapan Nanda yang positif terhadap cara berfikir positif
ini, dan memberi contoh-contoh lanjutan bahwa Islam mengajarkan dan Nabi
sendiri ternyata juga berfikir positif.
Izinkan saya menambahkan beberapa hal praktis mengenai pelaksanaan cara
berfikir posiitif ini sekedar tambahan masukan bagi para sanak yangf berminat.
1) Orang yang berfikir positif ini menghadapi risiko ditipu orang lain --
terutama dalam soal keuangan, khususnya dalam soal pinjam meminjam -- karena
kurang waspada terhadap sifat buruk dan akal bulus orang lain. Saya
mengalaminya berkali-kali, namun hal itu tidak menyebabkan saya mengubah cara
berfikir positif menjadi cara berfikir negatif, karena walaupun ada
kelemahannya, cara berfikir positif masih lebih banyak manfaatnya. Paling
sedikit, orang yang sama hanya bisa menipu kita satu kali. Ia tak akan berani
menipu kita dua kali, karena seperti kata pepatah:'Sekali lancung di ujian,
seumur hidup orang tak percaya'. Bagaimanapun, orang yang berfikir positif dan
karena sifatnya itu dia ditipu orang lain, secara moral jauh lebih tinggi dari
orang yang menipu.
2) Satu manfaat yang jelas dari cara berfikir positif ini adalah batin saya
merasa lebih tenang, kecil kemungkinan terkena stress yang jelas akan timbul
karena rasa curiga pada orang lain, dan rasanya iman saya kepada Allah swt
semakin kuat, karena jika -- misalnya -- saya mengalami hal yang tidak
menyenangkan karena sifat saya yang selalu berfikir positif itu, saya
mengambalikannya kepada Allah swt dengan keyakinan penuh bahwa Allah swt akan
memilihkan hal yang lebih baik untuk saya, yang teramat sering ternyata memang
benar demikian.Alhamdulillah.
3) Karena selalu berbaik sangka kepada orang lain, saya menganggap semua
orang teman dan karena itu tanpa ragu saya siap mengulurkan bantuan semampu
saya kepada orang lain, baik diminta atau tidak. Oleh karena itu rasanya
kawan-kawan saya amat banyak, dari segala lapisan dan kalangan, karena paling
tidak karena mereka yakin bahwa saya adalah sahabat mereka dan bahwa saya tidak
akan pernah mengusili mereka. Oleh karena kehidupan sosial ini bersifat timbal
balik -- resiprokal kata para ahlinya -- maka biasanya dengan senang hati
hampir semua teman-teman saya itu bersedia menolong saya jika pada satu saat
saya benar-benar memerlukan bantuan.
4) Sudah barang tentu dalam hidup ini sesekali saya harus menghadapi orang
yang kelihatannya menganut 'negative thinking', yang bagaimanapun juga akan
selalu merasa curiga terhadap orang lain, tentunya termasuk kepada saya. Tidak
jarang, kelihatannya mereka ini menyediakan waktu, tenaga, dan fikirannya untuk
secara aktif menghujat saya dalam berbagai kesempatan. Ada dua cara saya
menghadapi orang yang demikian: 1) mengacuhkan seluruh aksi mereka itu, karena
bagaimanapun cara negatif dan kurang produktif itu akan berbalik merugikan
citra diri mereka sendiri dalam pandangan orang lain; 2) sejauh mungkin
menghindari dan mengurangi kontak pribadi langsung dengan mereka sambil berdoa
kepada Allah swt semoga Allah swt membukakan pintu hatinya. Dengan cara seperti
itu saya tidak perlu menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran saya untuk melayani
orang yang berfikiran negatif tersebut. Saya jalan terus di jalan yang lurus
yang pilih.
5) Cara berfikir positif ini memungkinkan saya bisa merencanakan masa depan
saya secara terus menerus. Sebelum saya secara sadar menganut cara berfikir
positif ini, saya pernah merasa takut sekali akan pensiun, karena akan
kehilangan mata pencaharian pokok. Namun setelah menganut cara berfikir
positif, saya bukan saja tidak takut tetapi juga dapat melangkah secara positif
merencanakan dan mempersiapkan diri untuk memasuki kegiatan setelah pensiun.
Saya juga berusaha mengembangkan dan memelihara hubungan dengan teman-teman
saya secara terus menerus. Demikianlah sebelum saya pensiun dari suatu janjang
karir, saya sudah mempersiapkan diri secara profesional dan secara sosial
untuk memasuki karir berikutnya. Sekarang ini saya sedang menjalani karir ke
empat setelah menjadi perwira TNI-AD (1960-1991), pejabat eselon 1 Sekretariat
Negara (1989-1999), komisioner Komnas HAM (1995-2007). Fokus kegiatan saya
dalam karir keempat ini adalah ikut memprakarsai, membangun, dan
menggerakkan Sekretariat Nasional Perlindungan Hak Konstitusional Masyarakat
Hukum Adat, yang insya Allah akan dikukuhkan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi
Prof Dr Jimly Ashshiddiqie di Gedung Mahkamah Konstitusi pada tanggal 10
Desember yang akan datang.
Ringkasnya, sampai sedemikian jauh cara berfikir positif ini banyak
manfaatnya, setidak-tidaknya bagi saya pribadi, walau tentu saja ada
kelemahannya.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
Wita Abdin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalaamu'alaikum wa Rahmatulaahi wa
Barakaatuhu,
Tarimo kasih Bapak Prof.Suheimi, Pak Syaf, tantang pikiran positif ko. Mamang
taraso indah kalau kito salalu bapikia positif juo ba baiak sangko ka urang
lain. . Ambo satuju jo Pak Syaf bahwa hiduik ko panuah jo tantangan, cobaan jo
hambatan. Mako jo pikiran positif plus baprasangko baiak ka satiok invidu
hiduik kitoko bisa dimanfaatkan sacaro elok pulo. Insha Allah.
---------------------------------
Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
Website: http://www.rantaunet.org
===============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui
jalur pribadi.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---