Takana papatah, Bajanjang naiak batanggo turun Sarak mandaki Adaik manuruh...
-- MakNgah Janjang Saribu, Tembok Cina-nya Sumbar [image: PDF]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=39%3Alancong&id=23513%3Ajanjang-saribu-tembok-cina-nya-sumbar&format=pdf&option=com_content&Itemid=191> [image: Cetak]<http://www.harianhaluan.com/index.php?view=article&catid=39%3Alancong&id=23513%3Ajanjang-saribu-tembok-cina-nya-sumbar&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Itemid=191> [image: Surel]<http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=73a897ddb11d57492523eecda681e5fa7b302b32> Ditulis oleh hirvan zued Minggu, 19 May 2013 01:27 *ADA* begitu banyak janjang di Sumatera Barat. Setidaknya petikan lagu Minang popular itu mewakili salah satu janjang di Kota Bukittinggi. Hampir setiap daerah punya janjang sebagai jalan orang lalu sekaligus objek wisata. Sesuai dengan topografi Sumatera Barat yang berbukit-bukit. Untuk naik bukit itulah ditajak janjang sebagi jalan, yang kemudian berkembang permanen menjadi objek wisata. Baru-baru ini, pemerintah Kabupaten Agam bersama Menteri Komunikasi dan Informatika juga membuka sebuah objek wisata yang mengadopsi dari salah satu Tujuh Keajaiban Dunia “Tembok Besar Cina” yaitu *The Great Wall of Koto Gadang. *Objek wisata ini semakin menambah objek wisata *janjang *atau dalam bahasa Indonesia yang berarti tangga di Sumatera Barat. Sebelumnya telah ada objek wisata *Janjang Ampek Puluah*yang menguhubungkan Pasar Atas dengan Pasar Bawah dan *Janjang Saribu *yang terletak di daerah Ngarai Sianok. Hawa sejuk dan pemandangan indah menyambut siang ketika memasuki kawasan wisata Bukittinggi, tepatnya menuju Ngarai Sianok. Dilihat dari namanya, *Janjang Saribu* berjumlah lebih kurang seribu anak tangga. Untuk menaiki anak tangga demi anak tangga ini, pelancong harus mempersiapkan fisik yang kuat dan nafas yang panjang. Pasalnya, dalam perjalanan mendaki yang memakan kurang lebih 15 sampai 20 menit ini, pelancong akan menghadapi medan yang cukup menantang. dst .ihat Haluan -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
