Assalamualaikum w.w. Nanda Miko,
Kita semua jelas merasa kehilangan dengan kepergian beliau, yang tidak bosan-bosannya mendorong kita -- termasuk saya -- untuk terus menerus memperhatikan dan membangun Ranah. Di bawah ini saya posting kembali obituari yang saya tulis untuk mengenang beliau.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 70+6+15, Jakarta)
'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia'
'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'
SEBUAH OBITUARI UNTUK SANG PEMEDULI
Inna li'llahi wa inna ilaihi raji'unakhirnya kabar duka itu datang jua
Tepat jam sembilan pagi sebuah pesan singkat dikirim Nofrins
"Mohon keikhlasan Bapak/Dunsanak utk memaafkan p Chaidir N. Latief,
sewaktu-waktu beliau akan dipanggil Allah. Kondisi sangat kritis di ICU RSHS Bdg (
Sony)"
Jam dua belas kosong enam -- dalam perjalanan ke es te i en Sentul --
juga
dari Nofrins datang sebuah pesan singkat susulan
"Inna li'llahi wa inna ilaihi raji'un .......
telah berpulang org tua kita Bpk Chaidir Nien Latief jam 11.40 pg ini di Bdg....."
Walau sudah dapat diduga, namun tak ayal diri ini terpana jua
Tidak ada lagi di tengah kita pejuang tua yang gigih itu
mantan tentara pelajar
mantan pelopor pembangunan
sumatera barat pasca pe er er i
mantan ketua umum el ka a em
mantan direktur pe te kereta api
penasehat em pe ka a es
Yang bagaikan tak peduli dengan kesehatannya sendiri
tidak bosan-bosannya mendatangi rapat-rapat
tidak bosan-bosannya mengirim pesan singkat
dan menulis rangkaian e-mail
yang memuat tiga tema saja
kader
kereta api
a be es es be ka
kader
kereta api
a be es es be ka
kader
kereta api
a be es es be ka
tidak putus-putusnya
tidak putus-putusnya
walau berada di pembaringan rumah sakit pertamina
walau berada di pembaringan rumah sakit hasan sadikin
kini
kereta api belum jalan
a be es es be ka belum selesai
namun
ada nofrins, ada nuraini, ada bobby, ada ronal,
ada .... ada ..... ada ........
dengan mereka
kita bentuk kader
dengan mereka kita gerakkan itu kereta api
dengan mereka a be es es be ka kita dorong
walau
begitu banyak kerikil bertebaran
Selamat jalan pak Chaidir
Beristirahatlah dengan tenang di Alam Sana
kami kirimkan doa kepada Allah Subhana wa Taala
untuk menerima amal ibadahmu
untuk mengampuni dosa-dosamu
dan untuk memberimu tempat yang lapang di sisi-Nya
Amin, amin, ya Rabbal Alamin.
Jakarta, 25 Februari 2008
20.20 WIB
-- On
Mon, 2/25/08, Rang Dapua <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Rang Dapua <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Kita sedang berduka
To: [email protected]
Date: Monday, February 25, 2008, 8:52 PM
> -----Original
Message-----
> From: [email protected] On Behalf Of chaidir latief
> Sent: 27 Januari 2008 14:00
> To: [email protected]
> Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Dua Cara
Merumuskan Kompilasi Hukum ABS SBK
>
> Pak Saf yang baik
> Ini masanya kita menyusun tenaga agar yang satu ini jalan
> berkesinambungan Sia di GM nan tageh nan bisa diharapkan
> Barangkali tokoh tokoh BAKOR Ambo akan sampaikan kan beberapo
> anak mudo di Bandng Chaidir N Latief
Ndak banyak urang tuo kito yang dalam usia 80 tahun masih amuah ikuik
memakai teknologi internet dan ikuik aktif badiskusi, mamotivasi kito nan
mudo-mudo dan selalu meyempatkan hadir dalam rapek-rapek yang diskusinyo
dimulai dari Palanta RantauNet, labiah dari sakadar basilang kato-kato
sarupo kebanyakan awak. Diateh email terakhir Ayahanda kito Bapak Chaidir
Nien Latief Datuak Bandaro di Palanta RantauNet awak ko. Ya,
urang tuo kito
nan tidak pernah kahilangan sumangaik saketekpun, di usia sanjo nyo demi
kemajuan Ranah Minangkabau tacinto.
> -----Original Message-----
> From: chaidir latief
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: 13 Januari 2007 20:36
> To: MIKO A Mikardo
>
> Ananda Miko yang baik
>
> Tarimo kasih banyak Terus terang banyak kawan kawan ambo nan
> dahulu tau tarimo beres tingga baco atau tingga teken Kini
> kan sendirian dirumah Ambo ajak bainternet ba melis Lega
> mereka Panjang angok dibueknyo komentar mereka Sekali lagi
> tarimo kasih
>
> Chaidir N Latief
Email pribadi almarhum terakhir ka ambo sebagai Admin RantauNet diateh dan
banyak email-email baliau nan lain, sarupo amanat ka awak kasadonyo. Selamat
jalan Ayahanda. Semoga semua budi baik, amal dan ibadah Ayahanda diterima
pada tempat yang layak disisi Allah SWT.
Amin.
Innalillahi wa inna Ilaihi raji'un. Allaahummaghfirlahuu warhamhuu
wa'aafihii wa fu'anhuu.
MIKO
Admin
RantauNet
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---