Assalamualaikum Wr Wb

Uda/Pak Ivan...
Mohon maaf sebelumnya kalau ada statement saya yang menyudutkan Bapak. Ambo nan mudo matah nan jolong gadang tentu saja masih banyak salah dan tidak pada tempatnya.
Tentang masalah penempatan adat dan agama, bagi saya adalah dua hal yang berbeda. Agama dapat menjiwai adat, tapi tidak sebaliknya.
Sejauh yang saya baca, tahu, dengar dan pelajari sendiri (mohon maaf kalau masih banyak kekurangannya, dan mohon dikoreksi jika salah), Islam dengan segala inti ajjaran ketauhidannya, adalah Adat nan Sabana Adat yang merupkan inti adat di Minangkabau. Proses menuju Islam kaffah yang diidamkan adalah jalan panjang yang sudah diretas sejak mula islam datang di pesisir barat pariaman (atau dari muara sungai kampar dan rokan), ke tanah Minang.
Saya rasa memang betul dalam 4 perkara yangBapak sebutkan tadi, perbedaan mendasar dengan hukum Islam. Namun lagi-lagi, perbedaan itu ada pada tataran Muamalah, bukan pada tataran Ibadah. Saya rasa tidak ada  adat yang kami pakai (khususnya di keluarga saya), di Pariaman yang berhubungan dengan ibadah.
Adat taklebihd ari sebuah permufakatan yang disepakati bersama dan dapat berubah. Perubahan dalam adat tidak segampang mengubah atau melakukan amandemen UUD, perlu kajianmendalam, kearifan lokal yang ada.
Tapi saya tertarik dengan poin 4, Bid'ah dan Khufarat yang Uda/Bapk sampaikan. Mungkind apat disampaikan, apa contoh bid'ah dan khufart yang dilakukan, apa itu sudahmenjadi tradisi yang rutin dan wajib, atau hanya berupa kebiasaan lokal yang mungkin tidak menadi sebuah kwwajiban bagi masyarakat lokal. Ya, taruhlah Tabuik Bapak masukkan disana, tradisi Basapa. Memang kami di Pariman, ada bebrapa tradisi yang kami lakukan untuk emmepringati hari besar Islam, seperti Tradisi Malamang di bulan Maulud, tradisi membuat Sambareh (sejenih pindukuik di bulan Rajab, tradisi TAbuik pada waktu 10 muharam yang kemudian direvisi menadi penyambutan tahun baru hijirah yang sekali lagi dalampandangan saya adalah sebuah tradisi bukan bagian dari ibadah.
Wallahualam kalau ini dianggap hura-hura atau membuang uang. Tapi saya lebih melihat pada kacamata budaya danpemenuhan kebutuhan dan ekspresi lokal masyarkat. Kalaupunini akan diubah, akan seperti apakah perubahan itu, apakah sama sekali tidak ada ruang berkesenian dengan khasanah lokal dalam Islam.
Apakah nanti akan menuju sebuah keseragaman dalam pemaknaan keIslaman yang unipolar...Maaf, bagi saya Islam tidak sesempit itu. Tapi kembalilagi kepada pemahaman masing-masing.
Mohon maaf, saya tidak bisa berkmentar satu persatu tentnag item yang Bapak "gugat", karena keterbatsan ilmu yang saya miliki.

Wasalam

Bot SP


----- Original Message ----
From: PC Structure - Ivan <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, February 25, 2008 4:15:40 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] RE :Perdukunan dan Ramalan di Masyarakat Minang

Alhamdulillah,.. Pak Bot S Piliang

 

Kami sekeluarga baik yang ado dipadang atau pun yang ado dirantau telah bersumpah didepan kakek kami Almarhum sebelum beliau wafat bahwa kami tidak akan memakai adat minang yang terkait dengan 4 hal tadi;

  1. Sako dan Pusako
  2. Gala dan atribut kebesaran
  3. Nasab dan garis keturunan
  4. Bid’ah dan khurafat,.

 

Tetapi tentang pernyataan bahwa adat ini mubah; saya tidak setuju yang hak tidak boleh dicampurkan dengan yang batil.

Hukum jahiliyah dari sipencipta adat datuak perpatiah nan sebatang dengan datuak ketumanggungan (yang tidak kita ketahui makhluknya) yang terkait dengan hal diatas menyangkut masalah dunia dan akhirat.

 

Apalah lagi mengibadahkan yang bukan ibadah adalah haram hukumnya; astagfirullah manakah lagi yang bukan sesat selain prilaku2 yang menyimpang yang telah banyak dipaparkan;

 

Ambo mecintai ranah minang,. Dengan setiap denyut kehidupannya,. Kok kalua nagari alhamdulillah alah sampai ka Bombay , Sarjah (UAE) dan keliling asia tenggara,..tapi iyo dek cinto juo makonyo ambo berani untuk berkomentar dengan berharap mendapat pencerahan yang seolah2 dari uni Rahima sajo yang benar2 telah lugas memaparkan.

 

Tolong2 dusanak kasadonyo agar benar2 ditelaah dan dikaji bersama tanpa ada pretensi menyudutkan  pribadi dan perseorangan.

 

Ya Allah lindungi kami dari godaan setan yang terkutuk.

 

Barakallahu fikum,.

 

Wassalam

 

Ivan

-------------------------------------------------------------

Tanggal: Ming 24 Feb 2008 21:14

 Dari: Bot S Piliang  

 

 

Maaf manyolo stek ...

Kok di ambo nan mudo matah ko gampang se nyoh, kok Uda Angku Mudo indak katuju jo caro o adaik di Minangkabau, indak usah dituruti...Ikuiklah adaik jo caro nan manuruik angku sasuai jo Islam nan kecek angku.

Tapi dek ambo pribadi,kok kito silau di Indonesia , semenanjung malaya, mungkin di Minangkabaulah alam nan masih tajago. Anak kamanakn masih tatampuang elok karano ado harato ulayat tadi. Puaso tingi tampek anak kamankannan indak baruntuang dek pancarianinduaknyo ka manumpang.

Ambo raso iko adolah kearifan lokal.

Dan manuruik Ambo, apo nan kito buek, adaik nan kito pakai bukanlah bid'ah atau haram, tapi adalah adat yang hukumnyo mubah. Tingga pilihan dek angku.

 

NAn kunci dek ambo pribadi, asa mulonyo hukum itu jadi HARAM adalah boleh kecuali yang diharamkan...

Asa mulonyo ibadah adalah HARAM kecuali nan dibolehkan/disunnahkan.

 

JAdi maaf sajo angku Mudo, bia pun ambo jauh di rantau, duo kali naiak pesawat mangko tibo ka BIM, tetap ambo mamacik taguah adaik nan lah diturunkan nan ko. Karano memang indak ado kalusul dalam adaik Minang yang batentangan jo TAUHID yang jadi inti ajaran Islam itu sendiri.

 

Mohon maaf dek sagalo ka kurangan ambo di tulisan nan ko.

 

 

Wasalam

Bot S Piliang

 

 

Muhammad Ivan

 

Nippon Steel Batam Offshore Services

 

 

Batam-Indonesia

 

 

Mobile.   +6281364294894

 





 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---




Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke