Assalamu'alaikum wr.wb.

Walau Indonesia telah berutang sejak dalam kandungan, tapi tetap saja
belanja negara ke luar negri sangat besar. Negara Indonesia untuk
mandiri saja belum bisa.
Contoh...
1. Tanah Indonesia subur dan luas tapi beras, jagung, kedele, gandum,
minyak tanah, daging sapi dan kebutuhan pokok lainnya masih terus saja
impor. Beban negara untuk import kebutuhan pokok ini nilainya sangat
tinggi dalam hitungan puluhan Trilyun rupiah bahkan mungkin ratusan
Trilyun rupiah. Anehnya untuk harga minyak di Indonesia mengacu pada
harga standar Minyak Asia yang barometernya Singapur lo...
2. Air Indonesia sangat banyak dan melimpah..tapi anehnya air di
Indonesia dijual sangat mahal dan perusahaan pengolah air kebanyakan
punya asing...dan lucunya lagi ada sebagian daerah di Indonesia punya
periode tetap tahunan kekeringan air.
Listrik pun masih pakai minyak, gas dan batubara...kenapa potensi air
tidak dioptimalkan oleh warga negara untuk listrik, air minum dan
kegunaan lainnya...bukannya di Timur Tengah sana bisa menyuling air
laut untuk jadi air minum kemudian menjual sangat murah pada warga
nya.
3. Masyarakat Indonesia dewasa ini adalah masyarakat sangat konsumtif
dan suka bergaya hidup glamour. Suka memakai produk yang bermerek dan
berbau asing..malah trennya suka memakai produk import....kapan ya
produk Industri dalam negri bisa jadi raja di negri sendiri??
Akibatnya putaran uang ke luar negri sangat tinggi kan...
4. Menurut CEO Indofood, Frengky Wilireng 90% bidang usaha warga
negara di Indonesia adalah bidang usaha jasa, import barang dari
negara lain lalu dijual di Indonesia...Hanya 10% bidang usaha warga
negara di Indonesia yang membuat produk??? Apa SDM Indonesia kurang
cerdas??
Tidak juga malah banyak SDM Indonesia menduduki posisi penting di
perusahaan asing, tapi apa yang salah di sini?? Kembali lagi ke mental
dan semangat untuk berkreatifitas serta berinovasi...tirulah Jepang,
Korea, China dan India...
Awalnya dulu mereka memang mengimport...tapi mereka juga belajar
membuat sendiri supaya mandiri...karena SDA mereka tidak ada tapi
kreatifitas mereka tidak pernah mati.
5. Pola pikir berusaha kebanyakan orang Indonesia masih pola pikir
tertutup dan cendrung berpikir konsumen yang harus mendekati kita
...bukan kita yang harus mendekati konsumen serta bagaimana
mendapatkan membuat faktor kali dari usaha yang ada...makanya
franchise asing seperti KFC, CFC, Mc Donald, Starbuck, Hoka-hoka
Bento, dll berkembang sangat pesat di Indonesia dan disukai banyak
orang. Tapi coba kita lihat ke dalam, Sate Mak Syukur saja di Sumbar
hanya ada di Padang Panjang, di Bukit Tinggi yang dekat saja tidak ada
cabangnya bahkan di Padang Ibu kota Provinsi Sumbar juga tidak ada??
Coba saja Sate Mak Syukur di jadikan Franchaise...begitu juga dengan
produk kuliner lainnya..coba kita lihat...konon kabarnya dalam
pelayanan McDonald belajar dan mengambil philosofi dari RM. Padang
lho...cepat dan praktis
6. Anak-anak dan generasi kita diajar mengkonsumsi produk-produk
olahan pabrik yang pake pengawet dan makanan cepat saji yang jangka
panjang merusak tubuh dan menjadi pemicu penyakit aneh.. Sementara
produk-produk tradisional ditinggal begitu saja...sekarang jarang ada
anak-anak masa kini yang suka makan lompong sagu, lapek pisang,
pinukuik, dll ..padahal makanan tadi sangat sehat loh...

Kapan kita mau berubah?? Masihkah kita menjadi generasi yang ingin
jadi orang gajian dan jadi buruh industri negara asing??

Perubahan dimulai dari diri sendiri, dari hal yang paling kecil dan
dimulai saat ini juga??
Akan kah kita tetap jadi bangsa yang selalu mengagung-agungkan produk
asing sementara produk lokal kita tinggal begitu saja...

Wajar Indonesia selalu berutang..karena masih dalam kandungan pun
sudah diajar berutang...


salam
Reza
0811193646
http://ohiofreshyoghurt.multiply.com

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke