Kasihan ... Begitulah rupanya nasib "Minang Village" di Bungus, tenggelam ditelan masa, tiada berita entah kemana. Bagi saya, sebagai guide Depari Sumatera Barat Angkatan Pertama 1962-63, kini 46 tahun kemudian, Minang Village di Bungus itu hanyalah tinggal dalam kenangan dari kejauhan, tempat dan masa ...
Apakah bangunan-bangunan atraksi turis dewasa ini akan sama naibnya setengah abad nanti? Salam, --MakNgah --- In [email protected], Bot S Piliang <botsos...@...> wrote: > > Wah, saya kok baru tahu ya di BUngus ada Minang Village. Padahal dari kecil (th 86 orang tua saya pindah ke padang), Bungus selalu ga pernah absen jadi rute jalan-jalan sore saya bersama ayahanda tercinta, tapi saya ga pernah melihat ada rumah adat (rumah bagonjong) atau tanda-tanda "well managed tourist trap" disana, kecuali pantai Caroline dan pantai-pantai yang memang sudah indah dari sananya:) > > > salam > > Bot Sosani Piliang > Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream > www.botsosani.wordpress.com > Hp. 08123885300 > > ________________________________ > From: hambociek <hamboc...@...> > To: [email protected] > Sent: Monday, March 2, 2009 8:39:17 PM > Subject: [...@ntau-net] Re: Dermaga Baru Bungus -- Kondisi "Minang Village"? > > > Mambaca berita Bungus ini muncul lagi kenangan lama si bidang > pariwisata. Tahun 1962-63 dibangun salah satu kompleks Turis yang > dinamakan "Minang Village" di Sekitan Bungus, satu-satunyo yang unik > wakatu itu. Waktu itu Depari (Dewan Pariwisata Indonesia) Sumatera > Barat baru aktif dalam bidangnya. Beberapa gedung di tempat itu > dibangun meniru bentuk Rumah Bagonjong dimaksudkan untuk menjadi > atraksi para turis yang datang ke Sumatera Barat. Para guides Depari > diundang ke Pembukaan Minang Village penuh acara hiburan semalam suntuk. > > Rombongan tamu pertama yang mungkin menikmati Minang village itu > adalah adalah Rombongan Peserta Ganefo (Games of the New Emerging > Forces) dari Kambodia dan Rusia. Waktu para tamu luar negeri ini > datang ke Sumatera Barat, saya ikut serta sebagai guide untuk Depari. > Sayangnya kedatangan mereka yang menjadi atraksi itu dipahiti dengan > kecelakaan kendaraan yang menyedihkan di Aia Taganang, Kotobaru. > Bebrapa anggota Rusia luka-luka. Rombongan kami yang sedianya akan > melihat Pacu Kuda di Padangpanjang terpaksa kembali ke Bukittinggi. > Saya kurang jelas, apakah tamu-tamu dari luar negeri ini sampai ke > Minang Village atau tidak karena kami hanya mengkover acara untuk > mereka di Bukittinggi. Saya ingin bertanya, bagaimana perkembangan dan > kondisi "Minang Village" di Bungus itu sekarang? > > Salam, > -- Sjamsir Sjarif > > --- In [email protected], "Nofiardi" <Nofiardi@> wrote: > > > > Maret, Dermaga Baru Bungus Beroperasi > > > > Sabtu, 28 Februari 2009 | 20:54 WIB > > > > PADANG, SABTU - Dermaga baru di kawasan Pelabuhan Laut Samudera Bungus > > Padang segera beroperasi dengan target Maret 2009 untuk melayani > > peningkatan kegiatan bongkar muat kapal terutama untuk komoditas > ikan tuna ekspor. > > .......... --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
