Mak Riri

Maaf, hanifah  belum bisa bantu. 
Kita tunggulah buya HMA atau bapak Suheimi atau bapak-bapak atau mamak-mamak 
yang lebih mengetahui untuk menjelaskan.


Salam


Hanifah

--- On Wed, 11/11/09, Riri Chaidir <[email protected]> wrote:

From: Riri Chaidir <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: KETIKA HATI NURANI BERBICARA
To: [email protected]
Date: Wednesday, November 11, 2009, 9:27 AM

Iffa dan Dunsanak Sadonyo.
Ambo tertarik dengan baris2 berikut
Tak peduli tuntunan AlQuran
Tentang ghibah dan fitnah
Mohon pencerahan dari Iffa dan dunsanak yang lain, apakah yang diucapkan 
seseorang di depan pengadilan termasuk dalam kategori "ghibah dan fitnah" yang 
terlarang?

Karano, manuruik pemahaman ambo, justru fungsi pengadilan lah untuk membuktikan 
apakah sesuatu itu fitnah atau bukan, 
Tentang ghibah, kalau manuruik ambo, itu merupakan konsekuensi dari sistem 
peradilan. Jadi kalau seseorang dalam keterangannya menyebut nama lain yang  - 
at least menurut dia - melakukan kesalahan berkaitan dengan kasus ini, apakah 
ini termasuk ghibah?

maaf, pemahaman ambo terbatas tentang iko

riribekasi, l, 47


2009/11/11 hanifah daman <[email protected]>



KETIKA
HATI NURANI BERBICARA

 

Terpana
aku menyaksikanTV

Seorang
saksi Wiliardi

Mencabut
BAP palsunya

Yang
telah menjebloskan Antasari

Ke
dalam penjara 

Sehingga
Antasari

Kehilangan
segala-galanya

Terutama
harga diri

 

Wiliardipun
dengan lantang menyatakan

“
Antasari tak bersalah “

“
Petinggi polisi yang mengkondisikan …”

 

Kelihatan
Antasari terkejut

Telapak
tangan menutup muka

Kemudian
menunduk dan menangis

 

Semua
orang memuji kebesaran Allah

Yang
telah memberikan hidayah pada Wiliardi

Untuk
berbicara tentang kebenaran

Hati
nurani Wiliardi telah berbicara

 

Mematikan
langkah seseorang

Yang
mungkin akan menghambat

Perburuan
terhadap tahta dan harta

Banyak
terjadi dimana-mana

 

Tak
peduli dengan dampak

Ghibah
dan fitnah

Tak
peduli tuntunan AlQuran

Tentang
ghibah dan fitnah

 

Andai
suatu saat

Ketika
hati nurani berbicara

Semuanya
sudah terlambat

Air
mata darah penyesalan

Takkan
ada gunanya

 

Doa  orang teraniaya 

Akan
dikabulkan Allah

 

Tiada
daya

Tiada
upaya

Kecuali

Izin
Allah

 

Bengkulu,
11 November 2009

 

 

Hanifah
Damanhuri






     













      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke