Kangmas Dwiagus ysh,

Tertarik saya dengan pernyataan kangmas sbb :

Kalau bukti2 keberhasian  ternyata bertebaran di Eropa sana (seperti Randstad) 
sebenarnya apa yang membuat berhasil. Sebuah tangan yang tak nampak bernama 
negara dan segala peraturannya kah? sekedar membahas pembagian kuasa dan 
anggaran mungkin tak cukup,    atau ada spatial culture tertentu? atau ada 
government mentality and attitude yang unik? atau ada prekondisi tertentu? 


Ada sedikit catatan yang perlu saya ambil disini khususnya berkaitan dengan 
panjenengan menggunakan kata Randstad Holand. Saya masih ingat bahwa program 
pembangunan wilayah inti Belanda barat tersebut sebenarnya sangat dibantu oleh 
kecenderungan pertumbuhan penduduk yang relatif sudah sangat rendah. Selain 
itu, juga pertumbuhan ekonomi Belanda sendiri relatif sudah tidak bergejolak 
seperti Asia Timur/Tenggara dan sekarang Selatan. Pertumbuhan negatif di 
Amsterdam misalnya yang terjadi sangat menyolok pada awal tahun 1980an, itu 
lebih didorong karena faktor tersebut. Sehingga, pada saat Lelistad dibangun 
banyak orang yang berpindah. Selain itu, fungsi pajak dalam kota juga menjadi 
pendorong lainnya. 

Hal lain yang menjadi pendorong tersebut, sepengetahuan saya adalah bahwa 
Ruimtelijk Ordening yang disahkan kalau tidak salah tahun 1961 tersebut 
mensyaratkan bahwa setiap perencanaan ruang di wilayah tertentu, pemerintah 
WAJIB membebaskan terlebih dahulu wilayahnya. Mungkinkah itu bisa berlaku di 
Indonesia kita tercinta ini. 

Dan kalau dikatakan tidak ada urban primacy, sebenarnya di Belanda juga terjadi 
ketidak seimbangan antara wilayah barat dan timur. 

Mungkin ini sekedar catatan saya. Saya hanya ingin mengatakan bahwa pada saat 
variabel ekonomi demikian dominan dan menjadi major diterminant variable, maka 
perencanaan hanya bisa dilakukan dengan mempengaruhi langsung pada variable 
tersebut. Segala usaha melakukan pengaturan tanpa menyentuh aspek tersebut 
hanya akan menciptakan burden dan social cost. 

Mohon maaf lho

Salam dari jogja

bambang sp

Kirim email ke