Rekan referensiers, Dari jumlah itu (dan utk kasus2 lain), kira2 yang masuk rekening Bapak-Ibu oknum penjabat seharusnya berapa persen? Kita harus kasihan.. gaji dan tunjangan mereka rendah.. rakyat non-elit bisa menunggu di antrian belakang saja. :-) Tapi, sudahlah, tak perlu ditanggapi, tahu sama tahu sajalah kite... ;-) Salam, Andri
On 10/31/07, B. Dwiagus Stepantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ini ada berita ttg rencana pemerintah (mungkin in bagian dari mimpi pak > BSP),.. > Menurut berita katanya akan disalurkan oleh PT.Askrindo (PT apa ini > yah?)...... > > Pemerintah Berencana Siapkan Kredit UMKM Rp 1,4 Triliun > http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0710/31/daerah/3964007.htm > > Samarinda, Kompas - Pemerintah perlu mendukung pengembangan usaha mikro, > kecil, dan menengah atau UMKM dengan cara memperkuat modal pengusaha. Dalam > kaitan itu, tahun anggaran mendatang rencananya dana kredit UMKM yang > disiapkan Rp 1,4 triliun. > Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VI DPR Muhidin Said mengatakan hal itu > seusai bertemu dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di > Samarinda, Selasa (30/10). "Itu sudah dianggarkan tahun depan," kata Said > dari Fraksi Partai Golongan Karya menjelaskan. > Said menambahkan, kredit akan disalurkan lewat PT Askrindo kepada UMKM > berprospek cerah. "Misalnya, UMKM berpangsa pasar ekspor atau yang sehat > keuangannya. Sumber kredit adalah APBN 2008," katanya. > Kredit yang diberikan diupayakan berbunga rendah sehingga pengembaliannya > tidak tersendat. Dengan pengembalian yang lancar, kredit bisa digulirkan > kepada UMKM lainnya. > "Daerah juga harus ikut," kata Said menambahkan. Dengan begitu, lanjutnya, > jumlah kredit yang disalurkan semakin besar. > Efek yang diharapkan, UMKM semakin berkembang sehingga mampu menyerap banyak > pekerja, terutama dari penganggur dan rakyat miskin. > Secara terpisah, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Kaltim Sabri > Ramdhany mengingatkan pemerintah agar ikut mengawasi pengucuran kredit oleh > bank-bank. Tujuannya, agar kredit tersebut benar-benar diberikan untuk > pengembangan usaha. > Menurut catatan Kelompok Kajian Statistik dan Survei Kantor Bank Indonesia > Samarinda, hingga September 2007 kredit UMKM yang sudah disalurkan di Kaltim > Rp 10,268 triliun. (BRO) > > > salam, > B. Dwiagus Stepantoro > Jakarta, INDONESIA > http://bdwiagus.blogspot.com > Just be open,... who knows lightning will strike!! > > > > ----- Original Message ---- > From: Aunur rofiq <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Wednesday, October 31, 2007 11:43:47 AM > Subject: Re: [referensi] Re: Investasi daerah terbelakang. > > Mas BSP ysh, > Mimpi itu kadang-kadang jadi kenyataan lho, saya ingin kita bahas > kendala-kendala yang muncul dengan ide ini. Karena saya percaya bahwa > "kredit usaha" itu lebih produktif daripada "belanja pemerintah", terutama > untuk memperbesar lapangan kerja. Kalau mimpi mas BSP bisa dilaksanakan, > maka misi SBY untuk program yang pro poor, pro job dan pro growth akan > tercapai. Tapi kenapa tidak boleh dengan BPD... ? > salam > > > ----- Original Message ---- > From: "[EMAIL PROTECTED] net.id" <[EMAIL PROTECTED] net.id> > To: [EMAIL PROTECTED] ps.com > Sent: Tuesday, October 30, 2007 11:34:42 AM > Subject: Re: [referensi] Re: Investasi daerah terbelakang. > > > Mas BTS, mas Aunur, mas Aby dlsb ysh > Tentang pemanfaatan dana daerah untuk kredit, DIY sudah mempunyai pengalaman > dan apa yang dikhawatirkan dengan NPL ternyata tidak berlaku. > Saya hanya bermimpi setelah membaca kembali dan kembali mukadimah UU 45 > tentang mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan kehidupan bangsa itu... saya > bermimpi sebagai berikut : > Bila setiap kabupaten/kota dan setiap propinsi mengalokasikan dana 10M > setiap tahun selama 5 tahun berturut-turut. Kemudian dana tersebut > dikerjasamakan dengan institusi perbankan (tapi jangan BPD he he he... saya > punya pengalaman yg kurang baik dengan BPD di DIY).. misalnya bank syariah > dengan ketentuan setiap 10M ditanam, pihak bank harus menyalurkan 40M. > Sedangkan uang pemda lebih sebagai simpanan dan menjadi semacam agunan (bag > to bag). Kemudian bank tersebut menyalurkan pada masing2 UMKM dengan > maksimal kredit 5 jutaan. Mendadak dalam hitungan yang sangat kasar selama 5 > tahun tersebut lebih dari 100 juta penduduk Indonesia menikmati fasilitas > ini. > Saya sudah menyampaikan konsep ini kepada pemerintah pusat dan kelihatannya > mereka tertarik. > Tapi ini adalah mimpi lho... krn kita sekarang dan dalam milis ini khan > diijinkan mimpi tho > Salam > bambang sp > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ __ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail. yahoo.com > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com -- Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com

