Ysh. Pak Aby. 

Pak Aby, di Kalimantan Tengah itu
ada 6 sungai besar. Kalau kita urut dari Barat ke Timur : 
1. Sungai
Kotawaringin, yang menghubungkan kota Pangkalan Bun (Kab. Kotawaringin
Barat) 
2. Sungai Seruyan, yang menghubungkan kota Kuala Pembuang
(Kabupaten Kotawaringin Timur) 
3. Sungai Mentaya, yang mengubungkan
kota Sampit 
4. Sungai Katingan, yang menghubingkan kota Kasongan 
5. Sungai Kahayan, yang menghubungkan kota Palangkaraya 
6. Sungai
Kapuas, yang menghubungkan kota Kuala Kapuas 

Sedangkan Sungai
Barito itu sebagian di Kalimantan Selatan bergabung dengan Sungai
Martapura yang menghubungkan kota Banjarmasin. 

Jadi DAS KAKAB
(di Kawasan Timur-Kalteng) itu tidak ada hubungannya dengan kota Sampit
dan Pangkalan Bun (di Kawasan Barat-Kalteng). 

Thanks. CU. BTS.


----- Original Message ----- 
From: hengky abiyoso 
To: [email protected] 
Cc: [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, June 10, 2008 5:59 PM 
Subject: [referensi] Re :
Diskusi Mezzogiorno dan Kapet (4) 

Milisters semuanya ysh, 
Singkat cerita bahwa kisah 13 Kapet lalu dikoreksi akan menjadi 5 Kapet
saja ......dimana untuk itu dilakukan 3 macam langkah..... yaitu kesatu
akan dipertahankan proyek itu tetap sebagai Kapet......., langkah kedua,
menseleksi dan hanya menyisakan 5 kapet saja ........ dimana disitu
diprioritaskan pertimbangan ketersediaan SDA, lokasi strategis serta
dukungan infrastruktur yang telah ada (artinya bukan infrastruktur nyaris
nol)......, dan alternatif ke-3 memperkecil luas wilayah daerah yang
menjadi Kapet........ 
Maka koreksi itu seperti kita lihat .......
salah satu contohnya adalah....seperti pertama....... Kapet DAS
Kakab...... 
Kalau tak salah... Kapet DAS Kakab adalah singkatan dari
Kawasan pertumbuhan ekonomi Daerah Aliran Sungai Kapuas, Kahayan dan
Barito....... 
Kita lihat itu adalah semula kawasan pembangunan yang
demikian luasnya meliputi kawasan dengan panjang pantainya saja tak kurang
dari 600-an km....... 
Demikian berat medannya.......banyak muara
sungai yang lebar dan rawa-rawa.... antara Sampit dan Banjarmasin sekitar
100-an km depan pantainya banyak reef sehingga banyak pantainya tak mudah
didarati ....... tak seramah seperti Pantura Jawa yang hampir semua bagian
pantainya dapat didarati perahu dan menjadi pemukiman... karena pantainya
yang rata-rata landai dan berpasir..... 
Das Kakab sangatlah kurang
infrastruktur pendukungnya......... maka Kapet itu akan diperkecil
wilayahnya menjadi antara Sampit hingga Pangkalan Bun.....yang memang
walau itu masih juga cukup ‘berat’.... tetapi setidaknya itu
sudah jauh lebih masuk diakal dibanding dengan rencana ambisius sebelumnya
yang nampaknya lebih bermodalkan semangat saja...... dan sejak awalpun
sudah lumayan jauh dari logika keberhasilan....... 
Dengan koreksi,
disitu nampak bahwa setidaknya bila semula Das Kakab itu meliputi panjang
pantai tak kurang dari 600km..... maka kawasan pengembangan ekonomi itu
kini ’dipersempit’ menjadi sekitar antara Sampit dan Pangkalan
Bun saja yang panjang pantainya menjadi sekitar 200-an km
‘saja’....... dan diharapkan dua titik pertumbuhan kota Sampit
dan kota Pangkalan Bun itu akan relatif lebih menarik, lebih aglomeratip
dan lebih masuk diakal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan
ditengah diantara keduanya......... 

Kirim email ke