Mungkin akan bagus kalo belanjanya ditujukan untuk hal-hal yang tepat (termasuk untuk bikin infrastruktur regional koridor lintas timur sumatera, he... he... he...). Tapi kalau untuk beli Prada, DNKY, Hugo Boss, dan semacam itu....?
 
Salam,
 
Fadjar
 


--- On Wed, 11/26/08, Benedictus Dwiagus S. <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Benedictus Dwiagus S. <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [referensi] Kalla Ajak Sedikit Boros (Belanja Naik untuk Pancing Demand Buat Produksi?)
To: [email protected]
Date: Wednesday, November 26, 2008, 10:02 AM

Dear Rekan milis referensi

 

Begini kata Om JK,…

Belanja sedikit boros, bisa menggairahkan deman terhadap barang2 produksi sendiri,….

 

Belanja oleh Pemda mungkin juga dinaikkan mungkin,……..

 

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ _________ ____

Kalla Ajak Sedikit Boros

http://kompas.com/data/photo/2008/05/05/135823p.jpg

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Selasa, 25 November 2008 | 13:48 WIB

Laporan Wartawan Persda Network Ade Mayasanto

JAKARTA, SELASA - Menghalau dampak krisis keuangan AS yang tak juga kunjung meredup, Wakil Presiden Yusuf Kalla mengajak semua pihak untuk sedikit lebih boros mengeluarkan dana. Pengeluaran dana ini untuk memacu peningkatan produksi industri yang loyo lantaran kehilangan pasar di Amerika Serikat dan Eropa.

"Kalau ada pepatah hemat pangkal kaya, dalam keadaan sekarang negara-negara harus sedikit lebih boros, makin menghemat makin susah ekonominya. Ini karena kalau semua orang menghemat tidak ada yang belanja," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Workshop Evaluasi dan Persiapan Program Percepatan Pembangun Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) di gedung II Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (25/11).

Mantan Menko Kesra ini menilai, ketiadaan untuk berbelanja justru lambat laun memastikan toko, dan industri Tanah Air gulung tikar lantaran produksinya tidak laris manis. "Jadi harus ada spending (pengeluaran) ," ujarnya.

Meski memastikan memberi porsi lebih pada pengeluaran, Kalla mengingatkan, pengeluaran dana tersebut diperuntukkan pada sektor-sektor yang menyentuh langsung masyarakat luas. Pengeluaan dana dikhususkan untuk membuat jalan, pengairan, dan listrik. "Ini agar masyarakat tidak kekeringan likuiditas. Sehingga daya beli ada, dan menghidupkan sektor lain serta tidak ada pengangguran," tandasnya.

 

Best Regards,

 

Benedictus Dwiagus S.

http://bdwiagus. blogspot. com

http://bdwiagus. multiply. com

 

"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to watch somebody else doing it wrong, without comment."  - T. H. White

 

:::... Indo-MONEV ...:::

Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to the work on monitoring and evaluation and other related development issues including development aid works, particularly in Indonesia.

Join in by sending an email to:  indo-monev-subscrib [EMAIL PROTECTED] com

 

 


Kirim email ke