boleh saya menambahkan 

setau saya catatan musibah situ gintung itu telah ada sejak peradaban manusia 
ini belum ada ..................
jadi kita tak perlu menuding siapa2

nah ini sedikit info kebetulan rumah saya dekat sekali dengan lokasi

" menurut cerita yg ada situ gintung adalah sebuah danau yg ada sejak jaman 
buyut dari mertua saya . danau itu di kuasai oleh sebangsa siluman yg berbentuk 
ular diameter ular tersebut kira2 10 meter dan panjangnya wala ualam. nah 10 
tahun belakangan ini tempat tersebut memang jadi persengketaan antara 
pemerintah pusat dan daerah . sebab jika pusat memfasilitasi tempat itu takut 
kalau daerah yg menikmati hasilnya begitu juga sebaliknya [ maklum tempat 
wiasata] nah 2 tahun belakangan ini ada renovasi di situ gintung itu, di obok2 
deh tu situ gintung  [tampa meberikan sesajian kali]  nah siluman yg menguasai 
daerah itu merasa terganggu [ dalam hati siluman itu ngedumel sialan tempat gue 
dah ngak asik nih ] dia memutuskan untuk cari tempat baru .............naah 
kali pesanggrahan lah jadi sasaranya .........nah ketika dia pergi jalan 
keluarnya ya terpaksa jebol itu tanggul yg mengarah ke kali pesanggrahan 
............jadi bebas deh dia tapi bikin sengsara
 saudara2 kita yg ada di jalur yg dia lewati  he he he he he ''

percaya ngak percaya mangsaya pikirin ..........




best regards


al 

--- Pada Sen, 30/3/09, cut safana <[email protected]> menulis:

Dari: cut safana <[email protected]>
Topik: Re: [referensi] Tanggul Jebol, siapa yang salah?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 30 Maret, 2009, 1:02 PM











    
            Para Milister Ysh,
Kasus musibah Situ Gintung dapat menjadi pelajaran yang paling baik  bagi 
Pemerintah/Pemda maupun masyarakat, dilihat dari berbagai sudut/aspek hukum, 
tugas/fungsi, kewenangan/hak, dsb. Pengalaman saya di Direktorat Sungai 
(kebetulan pada Subdit Operasi & Pemeliharaan) , Ditjen Pengairan, yang 
menangani sungai, danau/situ Th 1991 - 1994, saat itu semua program 
dikonsultasikan dengan Bappenas, sedangkan pembiayaan dengan Ditjen Anggaran. 
Pada dekade tsb, dan saya kira sampai saat ini, yang namanya program 
'pemeliharaan' dan 'perbaikan' seperti 'normalisasi sungai/danau' sangat sulit 
disetujui, kalaupun ada persentasenya sangat kecil sekali dibandingkan untuk 
pembangunan/ peningkatan konstruksi lainnya yang berdampak langsung (katanya), 
seperti irigasi, jalan (sektor ke PU an), sementara lingkup kewenangan Dit. 
Sungai, Danau dan Waduk saat ini dari ujung NAD s.d. Irian Jaya/disesuaikan PP 
38/2004, untuk Situ Gintung dibawah pembinaan
 Balai Besar WS Ciliwung - Cisadane. Bila diruntut, saat ini banyak sekali 
anterian pekerjaan-pekerjaan bersifat pemeliharaan dan perbaikan, dari sekolah 
dasar yang rusak, puskesmas,  pendangkalan/ penyempitan sungai, saluran 
primer/sekunder irigasi (dengan biaya investasi yang sangat besar), 
............ ......sampai dengan kebutuhan penelitian yang sulit disetujui 
(kesehatan, pertanian, perindustrian) . Namun demikian, belajar dari posting 
refrensi selama ini, kita perlu optimis memandang kedepan, semoga pola alokasi 
anggaran semakin baik, dan Indonesia terus membaik dan jaya.
 
Salam hangat
cut  





From: Bambang Tata Samiadji <btsamia...@yahoo. com>
To: refere...@yahoogrou ps.com
Sent: Sunday, March 29, 2009 5:55:18 PM
Subject: [referensi] Tanggul Jebol, siapa yang salah?




Kalau sudah terjadi musibah, maka banyak yang saling menyalahkan. 
Sebuah catatan imajiner (ada sumber nyata, ada yang karangan) :

1. Ada yang mengatakan bahwa jebolnya tanggul itu karena curah hujan yang 
tinggi./ Tapi pihak BMG mengatakan curah hujan pada Kamis malam itu sangat 
rendah. Pihak BMG memastikan bahwa jebolnya tanggul bukan karena curah hujan 
yang tinggi.

2. Ada yang mengatakan dulu Situ Gintung itu luasnya 31 ha, sekarang tinggal 23 
ha karena dipakai permukiman. Berkurangnya daya tampung situ ini sehingga tidak 
mampu menampung guyuran hujan yang tinggi dan akhirnya jebol. /Loh... bukannya 
kalau situ (danau) itu volumenya berkurang tekanannya menjadi lebih rendah? 
Mestinya semakin mengecil volume danau, justru tidak membuat tanggul jebol toh..

3. Masyarakat bilang, sebelumnya sudah ada retak-retak dan sudah dilaporkan 
kepada Pemerintah, tapi tidak ada respon. /Tapi Balai Besar DAS Ciliwung yang 
sehari-hari
 memelihara Situ Gintung membantah bahwa tidak ada retak-retak dan tidak ada 
laporan ke kami. /Loh..jadi lapor ke siapa? Kalau cuma lapor kelurahan, atau ke 
kecamatan... ya..mereka tahu apa?

4. Pemda Tangerang mengatakan bahwa soal Situ Gintung itu bukan kewenangan 
wajib Pemda, tetapi sepenuhnya tanggung jawab Pemerintah Pusat, dalam hal ini 
Departemen PU. /Pemerintah cq PU mengaku bahwa itu memang tanggung jawab Dep. 
PU. Dep. PU merasa sudah melaksanakan kewajibannya dengan memelihara dan 
mengeluarkan dana besar untuk Situ Gintung. Tapi Dep. PU sesuai dengan UU tidak 
bisa mengontrol tumbuhnya pemukiman dekat tanggul yang akan menganggu 
kestabilan tanggul. Soal pemukiman jelas tanggung jawab Pemda Tangerang.. /Nah 
lho...

5. Ada yang mengkritik lagi kepada Pemerintah Belanda dan Pemerintah RI 
sekarang yang mewarisi. Mengapa Belanda pada tahun 1933 hanya membuat bendungan 
berupa urugan tanah saja, mengapa tidak dibuat bendungan beton yang
 kuat?/ Menurut Dep. PU, membuat tanggul dengan beton yang melingkar itu mahal 
dan teknologi yang cukup tinggi. Masalahnya bukan soal biaya ataupun teknologi, 
tapi batuan bawah di Indonesia itu berupa batuan muda. Jadi bila pake beton, 
tetap saja pegangan beton pada batuan muda tidak kuat,..nanti bisa jebol juga. 
/Betul juga ya...

6. Kalau begitu.., dengan tangggul yang berupa urugan tanah saja...suatu ketika 
akan jebol dan memakan korban. Artinya soal tanggul jebol hanya soal waktu 
saja. Artinya juga... soal korban yang akan jatuh seperti sudah diketahui..atau 
direncanakan. .wah kejam nian Pemerintah ini.
/Bukan begitu! Itu kejadian buruk yang tidak diinginkan. Oleh karenanya ada 
jalur atau ruang yang bebas dari pemukiman di arah hilir bila tanggul 
benar-benar jebol dan air tumpahan akan langsung masuk ke sungai Pasanggrahan. 
/Nah..sekarang tanggul benar-benar jebol dan ternyata ruang yang seharusnya 
kosong untuk jalannya air danau bila
 tanggul jebol ternyata sudah banyak pemukiman... .. KALAU BEGITU SALAH SIAPA 
YA...?

Thanks. CU. BTS.






      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan 
Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox

Kirim email ke