Wah Bravo Pak Nurul,
 
Selamat bertugas di tempat barunya...
Saya juga pernah memimpikan bagaimana Propinsi Riau Kepulauan bisa meningkatkan 
kompetensi dalam bidang maritim services dengan memanfaatkan aktivitas 
transportasi laut di wilayah tsb... Dulu, beberapa tahun yg lalu, bersama Pak 
Sugiono Soetomo dan beberapa kolega lain di PWK Undip pernah juga berupaya 
untuk melakukan penguatan regionalisasi Kepulauan Riau dengan Tanjung Pinang 
dan Batam sebagai ujung tombak pusat aktivitasnya. Tapi belum berhasil dan 
belakangan kendor karena dukungan yg kemudian melemah... Dengan berstatus orang 
lokal, semoga Pak Nurul bisa melanjutkan upaya regionalisasi dan peningkatan 
kerjasama antar daerah di Kepulauan Riau supaya tiap daerah tidak saling 
bersaing sendiri memperebutkan singgle main market aktivitas Singapura. Saya 
punya teman di Batam, Pak Syamsul Bahrum. Beliau dulu PhD di UQ Australia yg 
melakukan penelitian tentang kerjasama internasional antara 
Indonesia-Singapura-Malaysia di wilayah Kepulauan Riau dan
 Semenanjung Malaysia. Siapa tahu Pak Nurul sudah kenal dg Beliau...
 
Salam,
 
Fadjar PWK-Undip
 


--- On Thu, 4/23/09, Nuzul Achjar <[email protected]> wrote:


From: Nuzul Achjar <[email protected]>
Subject: Re: [referensi] [NTT+NTB] Habis Terang terbitlah Gelap - Jalan Sunyi
To: [email protected]
Date: Thursday, April 23, 2009, 7:42 PM










Rekan-rekan dan sahabat Referensiers yang Budiman,
 
Karena diskusinya banyak menyinggung soal ketimpangan infrastruktur Jawa dan 
Luar Jawa, ditambah lagi "sindiran" rekan Andri tentang timpangnya SDM, 
izinkanlah saya memberi informasi bahwa saya akhirnya mengambil "jalan sunyi', 
yaitu bertugas daerah yang supply listriknya masih parah seperti halnya di NTT 
dan NTB, tepatnya di Tanjung Pinang, Propinsi Kepulauan Riau, daerah kelahiran 
saya.
 
Sejak 30 Maret 2009 lalu, saya mendapat amanah sebagai Dekan Fakultas Ekonomi 
Universitas Maritim Raja Ali Haji, universitas baru di Tanjung Pinang. 
Universitas ini adalah "regional flight carrier" Kepulauan Riau. Katanya sih 
setiap provinsi sebaiknya mempunyai universitas negeri. Kalau proses penegrian 
oleh Dikti selesai, belum tau apakah akan balik ke Salemba dan Depok.
 
Pola Ilmiah Pokok universitas ini adalah maririm, sehingga fakultas ekonomi 
akan banyak riset di bidang maritime economics, port management, maritime 
infrastructure, international  dan interregional trade, Free Trade 
Zone, pengembangan regional daerah kepulauan, dll.
 
Teman-teman referensiers, please do not hesitate contact me jika kebetulan 
mampir di Tanjung Pinang. Syukur syukur untuk kerjasama riset.
 
Mohon doa teman teman dan sahabat. Mohon maaf juga jika ada salah kata yang 
mungkin melukai perasaan sahabat semua.
 
 Wassalam,
 
Nuzul Achjar















      

Kirim email ke