Kita lanjutkan ttg Curitiba….. tapi mohon maaf utk yg tak memerlukannya…….. 
Demikian banyak daftar kehebatan2 Curitiba (dilain waktu dpt kita obrolkan lbh 
lanjut, trmasuk  juga ttg kritik atasnya)… sampai2 Rabinovitch dan Leitmann 
(1993, tim dari Walikota Jaime Lerner) katakan bhw tak ada contoh lbh baik ttg 
leadership dlm perencanaan  yg membackup Plano Diretor de Curitiba lbh dr apa 
yg telah dikerjakan Jaime Lerner…. sesuatu yg sebenarnya tlh ditetapkan pd 1965 
namun ia tak pernah  diimplementasikan bahkan smp  6 thn kemudian (1971) ketika 
Lerner diangkat menjadi Walikota Curitiba ….kala negeri itu masih berada 
dibawah rezim militer yg msh diktatoristik (Lerner 2x ditunjuk dimasa diktator, 
selanjutnya dipilih 1x scr demokratis…selanjutnya dipilih mjd Gub 2x ms 
jabatan) ….. 
Apa yg menjadi buah bibir dari bbrp karya Lerner adlh spt pd sistem transport 
kota misalnya….. dimana dikala para penguasa kota diseluruh dunia lbh terhanyut 
pd pandangan Le Corbusier ttg kota2 modern dan padat penduduk dgn kendaraan 
bermotor pribadi sbg landasan alat mobilitasnya …. Lerner justru melakukan yg 
sebaliknya….. ia memperkenalkan inovasinya  … “kota tidak utk  kendaraan 
bermotor (pribadi)”…… visinya itu direalisasikan dgn setidaknya 2 hal….. 
pertama ia mengubah sebuah ruas  jalan utama kota Curitiba  Rua XV de Novembro 
sepanjang 6 blok menjadi hanya untuk pejalan kaki saja (pedestrian only) …. Yg 
walau awalnya bukan tanpa tentangan … namun  kini malah telah berkembang 
mencapai 15 blok…… Kedua… adalah dgn memperkenalkan sistem busway plus 
perangkat halte serta sistem karcisnya …..yg kemudian  itu menjadi guru dari 
Bogota dan menjadi kakek guru dari TransJkt…… 
Sekedar melengkapi iIustrasi, data perkembangan penduduk Curitiba adlh  2.949 
jiwa (1780), 78.986(1920), 140.656 (1940), 180.575 (1950), 356.830 (1960), 
624.362 (1970)……. 
Dan sekedar sebuah perbandingan singkat…. Dikala busway Curitiba (Rede 
Integrada de Transporte/ RIT) pertama dikembangkan  pd  1979/1980… jumlah 
penduduk kotanya ‘masih baru’ sekitar  1jt  jiwa ….  RIT telah dipersiapkan dgn 
demikian rincinya spt dgn bus bi-articulated (bus plus 2 gandengan pjg total lk 
24m) dgn jalan khusus masing2  sebanyak 2 jalur…. dpt memuat 270 penumpang 
sekali angkut .. Dgn pintu samping yg lebar sebanyak 5 buah plus masing2 
memakai  deck ulur tarik sbg  jembatan  menuju kehalte ….. dgn wktu board dan 
deboard penumpang 20 detik……. dgn frekwensi kedatangan/ headways tiap 30/ 35 
detik…. Sementara itu TransJkt  dithn 2004 dgn penduduk 10 juta jiwa… buswaynya 
masing2 msh memakai 1 jalur (itupun sering disrobot kendaraan pribadi)…  TJ 
masih lbh banyak memakai bus tunggal tanpa gandengan  berkapasitas 90 penumpang 
berdiri … dgn hanya 1 pintu lebar disamping (403 unit, dan hanya 23 bus gandeng/
 articulated memuat 164 penumpang)….… …. Dan entah brp total waktu rata2 board 
dan deboard… dgn frekwensi kedatangan konon 3-5 menit (bahkan 7 menit, maaf 
mohon koreksi kalau salah krn blm pernah naik)…… 
Apa yg perlu dipuji dgn hormat dan sering2 angkat topi dari Curitiba adalah 
salah satunya …selain pmrth (militer) disana akhirnya kemudian mengangkat 
orang2 yg tepat beserta kelompok kerjanya…..  para arsitek yg tergabung dlm 
kelompok kerja Lerner  (sblm jadi walikota) tidaklah silau dgn  model2 urban 
fashion yg biasanya dilakukan dgn cara berhutang keluar negeri utk membangun 
big highways dan subways …bangunan2 massive … shoping mall dan berbagai  
proyek2 showy  lainnya…. Namun mereka berpikir ttg lingkungan dan kebutuhan 
manusia…. Mrk kemudian bertindak aktif mendekati walikota… menunjukkan 
perkembangan kota yg demikian pesat dan membuat karya utk perencanaan yg lbh 
baik……. Menyadari situasi ekonomi yg melanda negerinya, Brazil….. Jaime Lerner 
kemudian ttg penataan kotanya  lbh berpikir ttg hal2 yg kecil… murah …. dan 
partisipatorik…….salam, 
aby 
  
  
  
 


      

Kirim email ke