Apa yg sering dipuji dan menjadi buah bibir dari ‘kisah sukses’ kebersihan lingkungan kota di Curitiba adlh strategi Lerner ttg daur ulang sampah dan stimulant utk kaum miskin yg menukarkan sampahnya dan memperoleh hadiah tiket busway, bahkan juga tukaran dgn bahan makanan dan sayuran (4kg sampah tukar dgn 1 kg bahan makanan) atau buku2 atau mainan untuk anak2…… namun kritik yg muncul atas langkah ini adlh bhw disela2 kecantikan kota Curitiba yg bersih dan banyak gedung pencakar langit tinggi itu lalu muncul pula pemandangan banyak carrinheiros atau manusia2 gerobak, yg mencari sampah dan menukarkannya ke recycle center… yg sebenarnya ini msh lumayan logis krn mana mungkin ada kota tanpa sampah dan mana mungkin pula kota akan bersih tanpa armada pengumpul sampah….. tapi yg lbh menjadi kritikan sebenarnya adlh bhw stimulant tukaran2 yg menarik itu justru lalu membuat banyak anak2 kecil terlibat disini….. mereka tak lagi belajar atau bemain tetapi kerajinan mencari2 sampah kemana2…….. Msh sekitar ttg strategi city dan urban planning dari walikota Jaime Lerner…… entah sama atau tidak dgn ‘kebiasaan’ yg sptnya lbh umum berlaku disini …....tapi ttg pengaruh dari kalangan bisnis (saudagar?) dlm penyusunan konsep Plano Diretor de Curitiba… khususnya dlm kaitan dgn rencana pengembangan distrik kawasan industri di Curitiba. (Cidade Industrial de Curtiba/ CIC) yg nantinya dimaksudkan akan menjadi tulang punggung perekonomian kota dan propinsi tsb…. … dlm kerangka tujuan utk mengindustrialisasikan kota Curitiba ….sejak dari awalnya Lerner telah berkomitmen utk akan melibatkan masyarakat bisnis dan manufaktur… yg krnnya mereka diberi kesempatan utk secara formal turut serta duduk dlm menyusun konsep The Plano tsb…… dan sebaliknya Lerner justru tidak memberi hak pada kontraktor2 pekerjaan umum utk turut duduk pd forum tsb…. Krn Lerner tahu mrk itu tak trmsk pd jenis perusahaan industri dan manufaktur yg secara konsisten dan jangka panjang membuat aktivitas dgn mendirikan pabrik dan memberi pekerjaan serta upah pd penduduk…... dan tak jarang perusahaan2 semacam itu cukuplah bermodal aktentas saja …. berisi akta pendirian perusahaan serta berbg kelengkapannya spt NPWP serta berbg sertifikasi lainnya……dan selebihnya kantor, mobil, pekerja dan apa2 saja bisa disewa seketika dan utk sekedar suatu keperluan singkat tertentu saja….. Demikian jg dgn industri real estate yg kita tahu mereka bisa dan amat biasa menjadikan ruang dan tanah menjadi komoditas dan menjualnya mahal berlipat ganda dari harga gusurannya ….pdhal kita tahu ruang/ tanah adlh bagian dari hajat hidup orang banyak utk tempat tinggal/ berteduh dan modal beraktivitas dan maka ia memiliki unsur sakralitas….. Lernerpun tak membolehkan mereka duduk serta dlm forum tsb. utk turut menyusun konsep Plano Diretor de Curitiba itu …..salam, aby

