Menambahkan Pak Iman dan Pak BTS, 

Pak Haryadi, salah satu contoh dr insentif utk RTH privat adalah dgn memberikan 
ijin bagi sektor swasta utk membangun lebih besar (tambahan lantai dst) apabila 
mereka mau membangun RTH... saya ingat ini diterapkan di Jepang, mungkin mereka 
mencontoh 1961 New York City incentive zoning policy utk ruang publik... 
Belanda juga menerapkan kebijakan ini utk kota2nya, kalau tdk salah sejak 80 
an...

salam..



--- En date de : Mer 17.2.10, [email protected] <[email protected]> a 
écrit :

De: [email protected] <[email protected]>
Objet: Re: [referensi] Re: mau tanya tentang insentif dan disinsentif
À: [email protected]
Date: Mercredi 17 février 2010, 6h29







 



  


    
      
      
      












Ut DKI yg RTH sedikit jauh kurang dari 20, bisa keluar idea kreatif insentif 
dan disintensif fiskal maupun non fiskal.Powered by Telkomsel BlackBerry®From:  
"Bambang Tata Samiadji" <[email protected]. id>
Date: Tue, 16 Feb 2010 09:51:06 +0700To: <refere...@yahoogrou ps.com>Subject: 
Re: [referensi] Re: mau tanya tentang insentif dan disinsentif

 



    
      
      
      Bung Eka ysh, tanggapan Anda koq begitu jauh. Pertanyaan Mas Haryadi itu
suatu yang praktis saja. Hayo siapa yang tahu, kasih input donk. Setahu
saya Mas, khususnya untuk RTH privat,  insentif dan disinsentif itu
belum diatur.

Menurut saya, dalam pengelolaan tata ruang, lebih
baik insentif saja. Kalau ada disinsentif, maka ada kecenderungan
pihak-pihak pengguna ruang itu akan "melanggar" norma-norma yang
ditetapkan dan pemerintah daerah akan menerapkan "kebijaksanaan"
daripada "kebijakan".. Sekalipun mereka diberi punishment
sebagai disinsentif, nilai piunishment itu sudah dihitung lebih kecil
daripada manfaat yang mereka peroleh.

Demikian Mas haryadi.
Salam.

Thanks. CU. BTS.

 
> 
>
Mas Haryadi ysh. 
> 
> Wah, istilah 'insentif dan
disinsentif' sudah diperkenalkan sejak 18 
> tahun yang lalu,
selalu ramai dibicarakan namun tidak pernah diketahui 
> bagaimana
bentuknya dan bagaimana dioperasionalkan. Sebelum sampai 
>
diterapkan pada RTH, perlu diketahui dulu apa itu insentif dan apa itu 
> disinsentif. Menarik diperhatikan George Santayana dalam
"Reason in 
> Religion": "Any attempt in speak
without speaking any particular 
> language is not more hopeless
than the attempt to have a religion that 
> shall be no religion
in particular", (setiap upaya berbicara tanpa 
> membicarakan
dengan bahasa secara khusus adalah sama mengecewakannya 
> dengan
upaya memeluk suatu agama tanpa mendalami suatu agama secara 
>
khusus". Salam. 
> 
> -ekadj 
> 
>

> --- In refere...@yahoogrou ps.com, Haryadi Gunung
<gunung_haryadi@ ...> 
> wrote: 
>> 
>>
kepada milister ysh... 
>> 
>> saya masih bingung
tentang pemberian insentif dan disinsentif untuk 
> pengelolaan
Ruang Terbuka Hijau terutama untuk RTH Privat. apakah ada 
>
contoh atau teori yang terkait dengan pemberian insentif dan 
>
disinsentif? mohon bantuannya. 
> 
> 
> 
>





    
     

    










    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke