Modus operandi "pancing uang dengan uang". Korban sudah jatuh, boleh dibaca 
berita tahun 2007 di bawah. Jangan ada korban lagi..

Salam,
Andri

--begins--
Dikirimi Email, Rektor di Jakarta Tertipu Rp 1,8 Miliar 

Jakarta - Sebuah email diterima seorang rektor universitas swasta di Jakarta. 
Email berisi penugasan warga Nigeria Prince Shanka Moye membawa barang berharga 
senilai US$ 25 juta ke Indonesia. Sang rektor masuk perangkap. Jerih payah 
kerja 40 tahun pun raib. 

Penipuan ini bermula saat rektor mendapat email dari Bank of Afrika pada 3 
September 2007. Email itu berisi menugaskan warga Nigeria Prince Shanka Moye 
membawa barang berharga senilai US$ 25 juta. Barang berharga itu milik 
pengusaha Jerman yang mengalami kecelakaan. Pesawatnya jatuh di Prancis.

Namun ada syarat untuk mendapatkan barang berharga itu. Rektor diminta menyetor 
uang Rp 1,8 miliar guna biaya administrasinya.Tipu muslihat Moye memang lihai. 
Untuk menjerat sang korban, Moye menguasai secara detil pekerjaan sang rektor.

"Dia tahu betul pekerjaan saya. Dia tahu saya pernah kerja di PBB dan membantu 
proyek kemanusiaan. Makanya saya tertarik dan percaya," kata rektor yang minta 
agar nama dan universitasnya dirahasiakan ini di Polda Metro Jaya, Jakarta, 
Rabu (26/9/2007).

Setelah masuk perangkap, rektor itu pun bak menjadi ATM Moye. Jutaan uang pun 
ditrasfer ke rekening Moye. Rektor diperintahkan mentransfer uang Rp 56,7 juta 
ke BCA Cabang Mandala pada 6 September 2007. Pada hari yang sama, rektor juga 
bertemu dengan Moye dan dimintai uang Rp 350 juta.

Pertemuan tersebut berlanjut, rektor dan Moye bertemu kembali pada 7 September 
di Hotel Mulia, Senayan Jakarta. "Sudah menjual 2 rumah dan hasil kerja 40 
tahun musnah. Saya terlalu menggebu-gebu mendapatkan barang itu. Saya ingin 
membangun kampus yang membutuhkan dana besar," ujar rektor lirih.

Uang Rp 1,8 miliar selesai ditransfer, namun barang berharga tidak kunjung di 
tangan. Sang rektor akhirnya melaporkan modus penipuan ini ke Polda Metro Jaya. 
Rektor yang dibantu kepolisian mengatur siasat meringkus Moye. Keduanya sepakat 
bertemu di parkiran Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta pada 11 
September. 

Saat akan menyerahkan uang Rp 100 juta, Moye pun ditangkap. Kini, Moye mendekam 
di Resmob Polda Metro Jaya. "Uangnya kini belum kembali," cetus rektor. 
(aan/sss)

Source: http://www.detiknews.com/indexfr.php...770/idkanal/10

Source: 
http://www.adsense-id.com/forums/showthread.php/9695-Dikirimi-Email-Rektor-di-Jakarta-Tertipu-Rp-1-8-Miliar?s=479c77c39b0a8ca87692621ab01fe007
--ends--
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

------------------------------------

Komunitas Referensi
http://groups.yahoo.com/group/referensi/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/referensi/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke