Apakah sudah ada komunikasi dengan BPPI? Setau saya sekarang mereka tidak hanya 
berurusan dengan bangunan saja tetapi juga sudah masuk ke lanskap cagar budaya.

Saya izin untuk memforward ini juga ke milis alumni lanskap IPB. Terima kasih 
sebelumnya.

-Fisqa-
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: emanuel danu primanto <[email protected]>
Date: Wed, 12 May 2010 01:12:18 
To: alun alun<[email protected]>; AMI<[email protected]>; cah2 
antro<[email protected]>; kerabat antro<[email protected]>; 
belajar desain<[email protected]>; Budaya 
Tionghoa<[email protected]>; cultural 
sociology<[email protected]>; 
depdikbud<[email protected]>; diskusi 
perkotaan<[email protected]>; fdu<[email protected]>; forum 
arsitektur<[email protected]>; forum 
budaya<[email protected]>; forum 
perkotaan<[email protected]>; FT 
UMJ<[email protected]>; <[email protected]>; 
greenmap<[email protected]>; IMAYOG<[email protected]>; 
indonesia kita<[email protected]>; indonesian 
studies<[email protected]>; jb 
jb<[email protected]>; JKAI<[email protected]>; 
jurnalisme<[email protected]>; kerabat 
antropologi<[email protected]>; komunitas 
budaya<[email protected]>; komunitas 
dokumenter<[email protected]>; komunitas 
merapi<[email protected]>; komunitas 
referensi<[email protected]>; kunci cultural 
studies<[email protected]>; lingkungan<[email protected]>; 
LSAI<[email protected]>; mahasiswa arsitektur<[email protected]>; 
mediacare<[email protected]>; narasi 
jakarta<[email protected]>; narasi 
yogya<[email protected]>; pantau 
komunitas<[email protected]>; penulis 
lepas<[email protected]>; 
perdamaian<[email protected]>; pers 
indonesia<[email protected]>; 
PersIndonesia<[email protected]>; ppi 
india<[email protected]>; pro poor<[email protected]>; sastra 
pembebasan<[email protected]>; selasar 
mrican<[email protected]>; 
TamasyaIndonesia<[email protected]>; urban 
poor<[email protected]>; warga kota<[email protected]>; wastu 
citra<[email protected]>
Subject: [referensi] Bangunan Cagar Budaya Mardiwuto,Yogyakarta yg akan 
dihancurkan menjadi pertokoan


                http://madyaindonesia.wordpress.com/
setelah
datang ke lokasi site Mardiwuto JL.C.Simanjuntak,, kami menemukan bahwa
site ini adalah salah satu lahan hijau yang ada di kota. banyak sekali
pohon pohon berumur nyaris atau bahkan mungkin lebih dari 100th.
akar-akarnya yang besar, kekar, dan kuat sangat maskulin menghujam
kedalam tanah. hal ini rupanya yang tetap menjaga air tanah daerah
sekitar tetap ada dan berkualitas baik.

(atas) salah satu pohon perindang di depan satu bangungan BCB yang akan di 
bongkar.

melihat gambar diatas, bagi kami sangat menyejukkan hati. bayangkan loji itu 
sebagai hunian.

dengan kursi dan meja kecil di teras. kita berkumpul dan menyeduh kopi bersama.

rumput di sekitar menjadi hijau.
wow.

ini ditengah kota.

(atas) salah satu gugusan pepohonan rindang.

(bawah) beberapa meter ke timur dari pohon tadi, berbatasan dengan rumah sakit 
secara langsung.





(atas) pohon yang ini paling dekat dengan jalan. sepertinya ini yang paling 
besar.

(atas) gedung dibelakang pohon ini adalah SMA N 6 Yogyakarta.



pohon pohon ini sesegera mungkin akan diluluh lantahkan demi pembangunan sebuah 
pusat pertokoan.

sebuah PERTOKOAN DR. YAP.
jika tidak berbuat sesuatu dengan segera untuk menyelamatkan pohon-pohon ini,

kami rasa, tidak akan ada lagi kebanggaan menjadi warga jogja yang cinta dengan 
lingkungan.
Pohon adalah sumber kehidupan.

Ia menyimpan air, menjadi peneduh, dan menghasilkan udara yang bersih bagi 
pecintanya.
Tuhan, Selamatkan Pohon Kami.
Niken Pamikatsih untuk MADYA

(Masyarakat Advokasi Warisan Budaya)

mohon meminta ijin jika akan repost  
-0-
        
                        
                Tagged with: kasus, bcb, benda, cgar, budaya, yogyakarta, dr 
yap, mardiwuto


                




      

Kirim email ke