Bapak-bapak, Ibu-ibu dan sahabats referensiers ysh,
 
Meneruskan berita yg saya baca dari Detik.com....
 
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun...
Telah berpulang Ibu Ainun Habibie...
Semoga Allah YME memberi jalan yang lapang bagi almarhumah dalam memenuhi 
panggilan-Nya..., menerima seluruh amal ibadah dan mengampuni kesalahan dan 
dosa yang dilakukan almarhumah semasa hidup...
Amin ya robbal alamin....
 
Salam,
 
Fadjar
 
 
Minggu, 23/05/2010 01:16 WIB
Ibu Ainun Habibie Wafat
Keluarga: Dana untuk Karangan Bunga Sebaiknya Disumbangkan
Hery Winarno - detikNews




Jakarta - Perwakilan keluarga Ibu Hasri Ainun Habibie meminta agar ucapan 
belasungkawa tidak disampaikan dalam bentuk karangan bunga. Supaya lebih 
bermanfaat, dana untuk rangkaian bunga sebaiknya disumbangkan ke yayasan milik 
almarhumah.

"Kita keluarga mengimbau kepada para kerabat, handai taulan, rekan dan semuanya 
saja yang ingin mengucapkan belasungakwa sebaiknya tidak memberi ucapan lewat 
rangkaian bunga," kata Direktur Habibie Center, Ahmad Watik Pratiknya di 
kediaman Habibie, Jl Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Sabtu (22/5/2010).

Menurut Ahmad, ada dua yayasan milik Ainun Habibie yang bisa disumbang, yakni 
yayasan orbit dan perhimpunan bank mata Indonesia. Orbit menangani pemberian 
beasiswa bagi siswa yang tidak mampu hingga kuliah. Sementara Perhimpunan Bank 
Mata adalah yayasan yang memberikan donor mata bagi yang memiliki kelainan 
kornea.

"Ini ada dua maksud agar melestarikan amal sosial bagi ibu. Yang kedua, bagi 
yang menyumbang juga lebih berarti karena kalau hanya rangkaian bunga tidak 
lama paling dibuang," jelasnya.

Ahmad menambahkan, para penyumbang akan tercatat dalam bank data yayasan. Hal 
ini sesuai dengan pesan mantan Presiden Habibie saat berkomunikasi dengan Ahmad.

"Kalau bunga yang terlanjur dikirim tidak ditolak. Tapi bagi yang belum, 
sedianya disumbangkan ke dua yayasan tersebut," tutupnya.

Ainun Habibie wafat sekitar pukul 17.30 waktu Munich. Mantan Presiden Habibie 
terus mendampingi sang istri hingga masa-masa terakhirnya. Jenazah kemungkinan 
besar baru tiba di Indonesia pada hari Rabu 27 Mei 2010.
(mad/rdf) 

 


      

Kirim email ke