IAP bekerjasama dengan Direktorat
Tata Ruang Nasional PU pada tanggal 13 Juli 2010 telah menyelenggarakan
Workshop mengenai Identifikasi Kerentanan Wilayah Terhadap Perubahan
Iklim (http://www.iap.or.id/detail_brt.asp?id=82) yang diselenggarakan di Hotel 
Grand Kemang, Jakarta Selatan.

Workshop
yang dibuka oleh Ir. Agus Sutanto, M.Sc (Kasubdit Lintas Sektor
Penataan Ruang Nasional PU), di pandu oleh fasilitator DR.Djoko
Santoso (ITB) dan dihadiri oleh berbagai kalangan yaitu dari pihak
pemerintah, akademisi dan LSM, diantaranya dari Kementerian Kelautan
dan Perikanan, Kementerian Pertanian, URDI, UI, UN-Habitat, dll.

Workshop membahas 3 hal utama, yaitu :
1. Frame pemodekan risiko perubahan Iklim
2. Indikator resiko
3. Output kajian.

Pada
tahap pemodelan dijelaskan bahwa resiko fungsi dari Hazard dan
Vulnerability, sedangkan vulnerability sendiri merupakan fungsi dari
exposure, sensitivity dan adaptive capacity.

Workshop ini
merupakan tahap awal dari kajian yang akan dilakukan oleh Direktorat
Penataan Ruang Nasional PU. Selanjutnya kajian akan melingkupi 5 sektor
kajian resiko yaitu:
1. Sektor pertanian, 
2. Sektor kehutanan, 
3. Sektor kelautan dan perikanan, 
4. Sektor sumber daya air
5. Sektor perkotaan. 

Ir.Agus
Sutanto, MSC menyatakan bahwa kajian akan dilakukan pada level makro
secara nasional dengan unit analisis provinsi dan diharapkan akan dapat
menjadi suatu pegangan dalam pengambilan kebijakan lintas sektor dalam
rangka respon terhadap perubahan iklim.

Sementara itu, Direktur
Eksekutif IAP, Dhani Muttaqin, menambahkan bahwa kegiatan workshop ini
merupakan bagian pemanasan agenda dari rangkaian kegiatan Kongres IX
IAP dan International Conference tentang Climate Change 
(http://www.conference-iap2010.com/) yang akan
diselenggarakan pada Oktober 2010.

Demikian, 

Terima Kasih

Dhani Muttaqin
Direktur Eksekutif IAP








      

Kirim email ke