dear putut,
tidak semua investasi diperbolehkan untuk semua kalangan investor ....
kalau menurut saya setiap investor diperbolehkan untuk investasi apa aja,
selama investor tsb memiliki modal.
keuntungan bisa diperoleh dan kerugian bisa diperkecil dengan risk management.
selama trader tsb dapat mengerti & memahami analisa fundamental maupun
teknikal, konsentrasi , disiplin dalam trading , jangan emosi serta jangan
serakah, maka kerugian yang dikhawatirkan dapat dihindari.
saya pertama trading valas ikut simulasi dulu dan dapat profit tapi kemudian
begitu trading dg real account, saya mengalami loss besar karena saat itu saya
belum bisa mengerti bagaimana analisanya dan faktor psikologis lbh besar, jadi
saat itu betul2 spekulasi.
dari kerugian yang saya dapat, lalu saya pelajari ternyata disamping kita
mempelajari analisa fundamental maupun teknikal , kita harus sabar, jangan
EMOSI.
Regards,
YUNI
putut susetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
saya sangat setuju dengan pendapat Dean .... Resiko dan Gain
berbanding lurus.
Semakin tinggi resikonya, semakin tinggi gain nya. ....
Jadi kalau hasilnya *bisa* 100x dari saham, maka LOSS nya pun *bisa* 100x
saham.
sebenarnya semua investasi memiliki resiko .... dan tidak semua investasi
diperbolehkan untuk semua kalangan investor .... lihat dari klasifikasinya ...
jikka kita ingin membuat perbandingan harus sejajar .... forex tidak bisa
dibandingkan dengan saham .... karena yang ada di indonesia forex biasanya
menggunakan futures ... dan futures sendiri termasuk dalam kategori derivative
investment ... atau orang lebih mengenal berinvestasi dengan daya ungkit ....
futures forex itu setara dengan options , warrant, ETF. mereka adalah
derivative investment. atau investasi turunan .... yang diperuntukkan bagi
mereka 2 yang ingin memiliki aset namun tidak memiliki modal banyak ......
sedangkan saham setara dengan forex itu sendiri (Foreign Exchange) atau valuta
asing bukan Forex Future ... saham lebih baik di setarakan dengan Gold, Silver
, dsb ... karena mereka komoditas .... atau mereka2 yang sering dijadikan
underlaying aset atau aset yang mendasari.
kalau menurut saya jika Anda ditawarkan forex dan Anda baru pertama kali kenal
bidang tersebut Anda bisa mencoba Trading Balance .... cenderung lebih aman
.... tapi jika ingin mencobanya ... semua kembali pada Anda .... saya hanya
dapat memberikan pertanyaan kepada Anda..... sanggupkah Anda untuk kehilangan
setidaknya 50% dari modal Anda? sudahkah Anda mengenal jati diri atau karakter
berinvestasi Anda? karena jika belum maka bursa saham dan derivative investment
adalah tempat yang mahal untuk belajar .... terima kasih
Dean Earwicker <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Resiko dan Gain berbanding lurus.
Semakin tinggi resikonya, semakin tinggi gain nya.
Jadi kalau hasilnya *bisa* 100x dari saham, maka LOSS nya pun *bisa* 100x
saham.
-----Original Message-----
From: Widhie !!! [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, February 13, 2007 8:06 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Forex vx Saham ?
Lebih baik belajar analisa teknikal di financial market dulu (stock market,
future market, money market), baru tentukan mana yang menurut ANDA paling
beresiko. Jawabannya berbeda-beda, tergantung karakter dan Si-Kon
masing-masing
rgds
On 2/13/07, Muhammad Idham <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Rekan2, mau tanya neh..
Saya kemarin ditawari Forex, katanya sih Forex lebih aman dari saham
tetapi Hasilnya bisa 100x lebih dari saham.
Nah,buat rekan2 saya mohon pencerahannya mengenaik Forex dan Saham.
Trims
Idham
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
---------------------------------
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.