FYI, dikutip dari :
http://www.suaramerdeka.com/cybernews/harian/0704/22/eko2.htm
Aspal Buton Segera Kembali Masuk Pasar
Pangkalpinang, CyberNews.Aspal Buton yang merupakan
penganekaragaman usaha dari PT Timah (Persero) segera memasuki kembali
pasar dalam beberapa waktu ini, setelah dalam manajemen baru PT Timah di
bidang pengembangan usaha ditangani seorang direksi.Kepala Bidang Hubungan
Masyarakat (Kabid Humas) PT Timah, Abrun Abubakar, di Pangkalpinang,
Minggu, menyatakan bahwa adanya direktur pengembangan usaha, maka
penanganan perkembangan usaha diluar bisnis inti akan lebih fokus.
Manajemen perusahaan telah menyelesaikan pilot projek di pusat metalurgi
Timah Muntok dan kini aspal dalam bentuk ekstraksi itu siap masuk pasar.
Pabrik ekstraksi aspal itu dibangun di Buton Sulawesi Tenggara. Aspal
buton yang sebelumnya dijual dalam bentuk bahan baku hanya dihargai sebesar
250 dolar perton. Bila diolah di pabrik ekstraksi aspal harganya mencapai
dua kali lipat.
Selama ini aspal buton hanya digunakan untuk jalan kelas dua, dan di masa
datang penggunaannya sudah bisa untuk aspal hotmix, jalan negara, landasan
pacu pesawat bahkan untuk balap formula 1.
PT. Timah yang sudah menggeluti bisnis aspal di Buton sejak lima tahun
lalu, sebelumnya telah berusaha memoles aspal dari bentuk bahan baku,
selanjutnya pengolahan aspal itu terus ditingkatkan hingga terwujudnya
pembangunan pabrik ekstraksi aspal.
Kebutuhan aspal Indonesia masih belum mampu dicukupi dari hasil produksi
di dalam negeri. Kebutuhan aspal di dalam negeri sendiri sebesar 1,1 juta
metrik ton pertahun, hanya setengahnya yang bisa diproduksi sendiri.
Manajemen timah enggan menjelaskan investasi membuat pabrik ekstraksi
aspal itu, begitu juga mitra yang diajak bekerjasama. Pabrik tersebut
nantinya akan mampu memenuhi kebutuhan aspal hotmix didalam negeri.( ant/Cn07 )
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.