Penjualan PGAS 2007 Diperkirakan Naik 46% 
---------------------------------
 
     Selasa, 4 September 2007 12:09:32
 StockWatch (Jakarta) - Penjualan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 
diperkirakan mencapai Rp9,68 triliun pada tahun 2007, naik 46% dibanding Rp6,63 
triliun pada 2006. Sedangkan pada 2008, penjualannya ditargetkan meningkat 86% 
menjadi Rp18 triliun seiring pengeoperasian jaringan South Sumatera West Java 
(SSWJ).

Laba bersih PGAS pada 2007 diperkirakan mencapai Rp2,23 triliun, naik 18% dari 
tahun lalu sebesar Rp1,89 triliun dan laba bersih pada tahun 2008 diperkirakan 
meningkat 98,2% menjadi Rp4,42 triliun. Itu dikatakan analis saham PT Samuel 
Sekuritas, Christine Salim dalam laporan riset Senin (3/9) di Jakarta.

Christine menyatakan, PGAS termasuk saham yang defensif dalam kondisi pasar 
yang volatile. Kenaikan harga minyak dunia menyebabkan harga gas semakin 
kompetitif sehingga membuka peluang kenaikan harga gas pada 2008. "Kami optimis 
kinerja PGAS akan terus meningkat sehingga harga sahamnya berpeluang naik 
mencapai Rp12.700 per lembar dalam 12-bulan ke depan," katanya.

Harga saham PGAS pada Selasa (4/9) pukul 11:22 waktu JATS terpantau di level 
Rp10.400, tidak mengalami perubahan. Sedangkan volume saham yang ditransaksikan 
di pasar reguler mencapai 8.565 lot senilai Rp44,653 miliar dengan frekuensi 
sebanyak 315 kali transaksi.

Menurut Christine, target penjualan sebesar Rp9,68 triliun pada tahun ini 
diperkirakan tercapai. Itu didukung oleh beberapa proyek di antaranya pipa 
transmisi jalur Labuhan Maringgai-Muara Bekari telah beroperasi pada akhir Juli 
2007. Sumber gasnya dari lapangan Pertamina Pagardewa. 

Adapun volume gas yang dialirkan hingga Agustus 2007 mencapai 130 Million 
Metric Standard Cubic Foot per Day (mmscfd/Juta Standar Metrik Kaki Kubik per 
Hari) dari sebelumnya 60 mmscfd dan ke depan ditargetkan naik menjadi 150-177 
mmscfd.

Selain itu, penyelesaian pipa transmisi Grissik-Pagardewa sesuai jadwal yaitu 
September-Oktober 2007. Dengan demikian aliran gas dari Conoco Philips dan 
Pertamina yang disalurkan akan meningkat secara bertahap mencapai 200-232 
mmscfd hingga akhir tahun ini. "Itu yang membuat kami optimis bahwa laba bersih 
sebesar Rp2,23 triliun pada tahun ini akan tercapai," katanya.

Sementara itu per 30 Juni 2007, PGAS telah mencatat pendapatan sebesar Rp3,85 
triliun, naik 14,24% dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp3,37 triliun. 
Pencapaian pendapatan itu didukung oleh kenaikan volume distribusi gas sebesar 
17,1% menjadi 389,3 mmscfd dan peningkatan volume transmisi gas sekitar 6,1% 
menjadi 719,71 mmscfd.

Pencapaian pendapatan selama semester pertama sebesar Rp3,85 triliun itu 
mewakili 39,7% dari perkiraan pendapatan PGAS pada tahun 2007 sebesar Rp9,68 
triliun. "Kami optimis target itu akan terpenuhi seiring pemberlakukan kenaikan 
harga gas sebesar 10% menjadi US$5,5 per btu mulai Agustus 2007 dan selesainya 
jalur Grissik-Pagardewa," katanya.

Sedangkan laba bersih selama semester pertama 2007 mencapai Rp1 triliun, turun 
tipis dari periode yang sama 2006 sebesar Rp1,099 triliun. Turunnya laba bersih 
itu terutama akibat peningkatan beban bunga dari Rp123,96 miliar menjadi 
Rp155,76 miliar sehingga laba sebelum pajak turun tipis menjadi Rp1,48 triliun 
dari sebelumnya Rp1,49 triliun. (yan)
       
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more. 

Kirim email ke