kalo lagi stres gini, jadi kangen sama pak gedangops...

hehehehe



  ----- Original Message ----- 
  From: simon bolenang 
  To: [email protected] ; obrolan-bandar yahoogroups 
  Sent: Wednesday, August 20, 2008 12:35 AM
  Subject: Re: [saham] KABAR BAIK


        Orang miskin meminta dengan mohon2, orang kaya menjawab dengan
        kasar. hu hu hu

        --- On Tue, 8/19/08, ki_4ever888 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

          From: ki_4ever888 <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: Re: [saham] KABAR BAIK
          To: [email protected]
          Date: Tuesday, August 19, 2008, 4:44 AM



                lagi bermimpi di siang bolong ya?? ude bangun tuh, hadapi 
realita, minyak akan turun lagi.. ato kena jepit harga tinggi ya, spy minta 
anggota milis ini bantu angkat ya.. hahahahahha. .. :P


                --- On Tue, 8/19/08, benningthon <benningthon@ yahoo.com> wrote:

                  From: benningthon <benningthon@ yahoo.com>
                  Subject: [saham] KABAR BAIK
                  To: [EMAIL PROTECTED] com
                  Date: Tuesday, August 19, 2008, 4:30 AM


                  KABAR BAIK

                  REKOMENDASI:
                  BUY:BUMI 4850 TP: 6500 DLM 1 BULAN
                  INCO 3500 TP: 5500 DLM 1,1/2 BULAN
                  LSIP 5200 TP: 7350 DLM 3 MINGGU
                  BNBR 280 TP: 415 DLM 2 MINGGU

                  INFO:SEKEDAR CATATAN GRAFIK MENUNJUKAN SUDAH POLA PIRAMINADA 
MENURUN
                  HARGA SUDAH SANGAT WAJAR UNTUK DI KOLEKSI,BENTAR LAGI SECARA 
TEKNIKAL
                  SAHAM AKAN BANGKIT LAGI DALAM RANGE YG TERBATAS,MAKLUM BARU 
JATUH,DAN
                  DIA AKAN BANGKIT LAGI......

                  TIDAK USAH KAWATIR DENGAN PASAR...
                  SEKARANG MEMANG TURUN DRASTIS,NAIK NYA PUN SANGAT CEPAT 
KEMBALI...
                  LIHAT VOLUME SAHAM2 YG TURUN DRASTIS...
                  IA AKAN NAIK SIGNNIFIKAN PULA...

                  KEDEPAN JSX MASIH BISA BANGKIT
                  TARGET TAHUN INI JSX,DIA AKAN KEMBALI KE 2730-2800

                  PASAR TIDAK USAH PANIK DENGAN HARGA MINYAK,TETAPI LIHAT 
PROSPEK
                  PERUSAHAAN,BILA HARGA MINYAK TURUN...
                  BIAYA2 PRODUKSI LEBIH RINGAN
                  HARGA KOMODITI TURUN TAPI PERMINTAAN/SUPLAI. .....OK
                  JADI TIDAH USAH KAWATIR..... ...

                  Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Adaro Energy 
Tbk (ADRO)
                  menggandeng Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) untuk
                  memfasilitasi masalah tunggakan royalti batubara dengan 
Departemen
                  Keuangan.

                  "Kami sudah bertemu dengan ADRO dan BUMI. Mereka sudah 
menjelaskan
                  semua masalahnya. Jadi saat ini kami masih menunggu keduanya
                  menyelesaikan masalah mereka," ujar Direktur Utama Bursa Efek
                  Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Selasa (19/8/2008).

                  Menurut hasil pemeriksaan tim BEI terhadap dua emiten 
tersebut, mereka
                  sudah memberikan keterangan yang jelas baik dalam laporan 
keuangan
                  maupun prospektus yang disampaikan ke publik.

                  "Jadi mereka sudah memberikan keterangan yang sesuai dengan
                  ketentuan," jelas Erry.

                  Oleh sebab itu, BEI kini tinggal menunggu hasil pembicaraan 
antara dua
                  emiten tersebut dengan Departemen Keuangan yang rencananya 
akan
                  difasilitasi oleh KADIN.

                  Pemerintah sendiri telah melakukan pencekalan terhadap 
sejumlah
                  perusahaan besar batubara karena masih menunggak pembayaran 
pajak dan
                  royaltinya.

                  Bahkan ditjen imigrasi telah mengeluarkan daftar cekal untuk 
direksi
                  di perusahaan batubara yang bermasalah seperti PT Arutmin 
Indonesia,
                  PT Kaltim Prima Coal, PT Adaro, dan PT Berau Coal selama enam 
bulan
                  mulai Agustus 2008 sampai Januari 2009.

               


       



   

Kirim email ke