Turut prihatin.

Sebenarnya, volatility di forex jauh lebih rendah dibandingkan
dengan volatility di saham.

Yang sering tidak disadari oleh para pemainnya adalah
penggunaan margin. Di forex, kita bisa diberikan fasilitas
trading dengan margin sampai 100x. Duit hanya USD1000,
tapi melakukan transaksi/posisi untuk senilai USD100 ribu

Agar memudahkan penggambaran, kondisi di atas sama
dengan punya duit Rp3.5 juta, tapi berani beli TLKM
sebanyak 100 lot atau senilai sekitar Rp350jt.

Adakah disini yg berani beli 100 lot TLKM dengan duit jaminan
Rp3.5 juta? Saya yakin tidak ada yg berani karena dalam
beberapa menit saja, besar kemungkinan duitnya langsung
habis.

Jangankan pakai margin 100x, pakai margin 5x pun sudah
bisa bikin jantung berdetak lebih kencang.
Sekedar gambaran, margin 5x itu di forex setara dengan
punya duit USD20 ribu tapi transaksinya hanya 1 lot saja
di katakanlah EUR/USD (1 lot kontrak setara dengan
USD100 ribu). Saya yakin disini banyak yg berani ambil
posisi 1 lot di forex dengan jaminan duit USD20 ribu.

Makin  berani lagi kalau dengan full margin, punya uang
USD100 ribu tapi transaksinya di forex hanya 1 lot saja.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2008/9/26 Kim Liong Oei <[EMAIL PROTECTED]>:
> Kemarin ada peristiwa pembunuhan satu keluarga (suami, istri dan 2 anak yang
> lucu2) di Surabaya yang diindikasikan bunuh diri, dilakukan oleh sang Ayah.
> Penyebabnya diindikasikan depresi karena kalah/rugi dalam FOREX/VALAS.
>
> Saya sebagai seorang Ayah dan Suami, sangat sangat sangat amat
> sedih mendengar hal ini dan ingin berbagi dengan teman2 di milis, hal2 sbb:
>
>
>
> Dalam kehidupan ini adalah sudah biasa kita mendapat untung dan juga rugi.
> Kita bisa mendapatkan, juga pasti bisa kehilangan.  Jika ada diantara teman2
> yang menderita kerugian besar, jangan bersedih terus. Sedih memang, tapi
> jangan terus2an. Mari kita bangkit untuk membangun masa depan, keluarga yang
> kita cintai dan masyarakat sekitar kita.
>
> Jika masih sedih, maka ada baiknya menemui teman, pembimbing rohani atau
> siapa saja yang menurut anda baik.
>
> Meski hari sudah amat malam, temui saja. Ceritakan dan lepaskan semua beban
> anda. Jangan anda simpan sendiri.
>
> Jika masih belum lepas beban anda,  temui lagi/terus teman, pembimbing
> rohani atau siapa saja yang menurut anda baik. Ceritakan lagi .Berdoalah
> menurut kenyakinan anda dan percayalah, jika kita memimpikan sesuatu yang
> baik, kemudian berbuat dan terus menerus berbuat, maka kita pasti akan jauh
> lebih baik nantinya.
>
> Kebahagian dan masa depan keluarga TIDAK berhubungan langsung 100% dengan
> materi. Materi hanyalah salah satu penunjang. Yang paling penting adalah
> HATI tulus kita utk lebih mencintai keluarga.
>
>
>
> Saya memiliki teman yang hanya operator boiler saja, tapi anaknya mendapat
> beasiswa kedokteran di luar negeri.
>
> Dari segi materi mereka tidak kekurangan, karena mereka bisa bersyukur dan
> mengatur keuangan secara bijak.
>
> Tidak perlu korupsi, he he he (bercanda sedikit boleh.com)
>
>
>
> Saya sendiri masih terus belajar dan hanya ingin berbagi.
>
> Semoga ini bermanfaat dan dengan peristiwa ini kita boleh berkaca bahwa kita
> mesti lebih menyayangi keluarga kita dan masyarakat sekitar kita.
>

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke