Dan selalu berpegang teguh dengan filosofi Sang Maestro : "Fear when the
people greed, but greed when the people fear" ... :-)

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Sandy Cuth
Sent: Tuesday, October 07, 2008 12:57 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Jangan Panik



Sependapat...dalam kondisi seperti ini memang nggak perlu panik
....optimis!!!



________________________________

From: ahmad saharjo <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 6 Oct 2008 22:43:37 -0700 (PDT)
To: <[email protected]>
Subject: Re: [saham] Jangan Panik


Terima kasih Bang IAN atas pencerahannya disaat situasi seperti sekarang
ini, salam cuan.

--- On Mon, 10/6/08, Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:


        From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
        Subject: [saham] Jangan Panik
        To: [email protected]
        Date: Monday, October 6, 2008, 9:21 PM
        
        
        Main saham jangan mudah panikan.
        Pikiran harus tetap tenang dan bersih agar bisa melihat
        dengan jernih.
        
        Salah dalam membuat prediksi adalah hal yang wajar
        dalam kondisi seperti sekarang ini.
        Bila punya posisi kejepit, selama masih di hold atau
        di switch ke saham lain, artinya tetap terbuka peluang.
        
        Ingat saja, setiap badai pasti akan ada akhirnya.
        Kapan berakhirnya, kita sama2 tidak tahu.
        
        Untuk penghiburan, ingat saja, waktu krismon tahun 1997
        lalu yg sangat parah tersebut, saham2 di bursa kita banyak
        yg bertumbangan. Toh, saham2 unggulan akhirnya bisa
        bangkit kembali.
        
        Jadi, tetaplah tenang, Jangan panik. Jangan stress. Jaga
        kesehatan agar tetap fit. Kalau tidak tahan lihat running
        trade, matikan saja komputernya, nonton infotainment
        atau jalan2 ke mall sekedar cuci mata agar segar kembali.
        Yang bekerja di kantoran, fokuslah dengan pekerjaan di
        kantor agar kinerja di kantor bisa lebih baik lagi dari
        sebelumnya.
        
        Salam sukses selalu dan tetap optimis.
        
        jabat erat,
        Irwan Ariston Napitupulu
        


 

Kirim email ke