Bukan nya aja lapindo aja beres masalah coba sekrang di media or di berita sudah tidak merasa diperhatikan kembali , sehingga image terbentuk sebagai bencana sosial aja buat indonesia, sekarang muncul kembali bencana lumpur di BEI dengan ulah bakrie, permainan bakrie sudah di plan jauh hari kelihatannya cuman moment berpasan dengan bearish market regional.
Sent from my BlackBerry� powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "OUTLAWZ" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Fri, 17 Oct 2008 04:32:43 To: <[email protected]> Subject: [saham] PELECEHAN BESAR GRUP BAKRIE KEPADA PARA INVESTOR!!! JAKARTA: Manajemen PT Bakrie & Brothers Tbk akan mengantongi dana segar sebesar Rp554,40 miliar dari penjualan 15,3% saham PT Bakrieland Development Tbk dan 5,6% saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Apabila dihitung, saham kedua anak perusahaan Grup Bakrie itu dijual setara dengan harga pasar terakhir sebelum disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia pada 7 Oktober 2008. Bakrie menjual saham Bakrieland senilai US$46 juta, setara dengan Rp149 per saham, sedangkan saham Bakrie Plantations dilepas US$10 juta atau Rp465 per saham. Harga penutupan saham kedua emiten itu pada 6 Oktober mencapai Rp150 dan Rp460, selevel dengan harga pada dua tahun lalu, rontok setelah tergencet tsunami aksi jual. Mengacu pada berita Bisnis Indonesia diatas. Ini jelas melecehkan, dan mempermainkan para pemodal di bursa. apa gunanya pergerakan harga UNSP ke 2800? apa gunanya harga ELTY ke 700 kalau akhirnya sahamnya yang sudah di akuisis BNBR di OBRAL di harga yang sangat menyedihkan.(dibawah hrga akuisisi BNBR itu sendiri) apalagi dijual melalui mitra strategis,logikanya karena mereka membeli saham jumlah besar,mereka jelas tidak mungkin membeli melalui pasar karena jumlah saham beredar di pasar sedikit.mereka akan membeli pada harga PREMIUM lebih tinggi di pasar. sekali lagi yang dirugikan adalah para pemodal lokal.. saya yakin grup bakrie telah mempunyai perhitungan yang cermat dan mereka telah untung besar dari semua dana-dana yang telah mereka raup dengan beringas dari para investor-investor baik lokal maupun LN. Mulai dari right issue terbesar,skenario akuisisi BNBR,sampai hutang yang bermilyar-milyar dollar.
