Terima kasih Pak Herman atas penjelasannya, ternyata rumit sekali masalah repo 
ini. Tapi bagaimanapun, kalau Bakrie terpaksa kehilangan semua perusahaannya, 
sebenarnya perusahaan2 itu hanya ganti pemilik saja, bahkan mungkin setelah 
pemiliknya berganti, akan lebih maju lagi karena management yang lebih baik.

Salam,
TJ

  ----- Original Message ----- 
  From: Herman 
  To: [email protected] 
  Cc: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Thursday, October 23, 2008 11:10 AM
  Subject: RE: [saham] Sudah Irrational -- REPO



  Saya coba bantu jawab pak tommy



  BNBR menerbitkan repo dengan jaminan 5 anak shm dia dengan rasio jaminan 3x. 
Hrg saham jaminan dia trn sehingga BNBR hrs top up lg shm2 anak persh dia 
sehingga tetap rasio jaminan 3x. Dengan hrg trn yg gt dlm, akhirnya BNBR ngak 
bisa top up lg shm2 anak persh dia sehingga dia 'terpaksa' jual, kalau ngak 
jual BNBR kehilangan anak2 perusahaan dia yg diambil dr uang Right issue.Uang 
right issue diperoleh dr hasil REPO.


  Yang dimarket ini terjadi adalah, semua banyak pegang REPO saham2 group 
bakrie. Yang blm jato tempo reponya dengan trn rasio 20%, yg terbitin repo 
(pihak I) hrs top up sehingga rasio balik ke 150%. Sampai jato tempo duit 
dibalikin dan shm dibalikin. Masalahnya skrg, apakah sampai jato tempo duit 
hasil repo ini dibalikin? Dan duit repo ini dipakai dimana, apakah dibeliin 
REPO lg oleh pihak I nya ? (di Koran bisnis mare nada dibahas). 



  UNSP, ELTY, BTEL trn 30% stelah dibukanya suspend, pihak yg menerbitkan REPO 
hrs top up ke pihak II. Andaikan tidak bisa top up lg, pihak II blh menjual 
shmnya setelah tidak bisa di top up. Masalahnya skrg ditmbah dengan krisis 
diluar yg bid juga ilang sehingga pemegang repo terpaksa redeemp jg sehingga 
uangnya selamat. Kita tidak tau seberapa besar nilai REPO ini.



  Moga2membantu



  Regards



  Herman




------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Tommy 
Jayamudita
  Sent: Wednesday, October 22, 2008 7:43 PM
  To: [email protected]
  Subject: Re: [saham] Sudah Irrational



  Saya kurang mengerti tentang apa yang terjadi atas harga saham-saham Bakrie 
Group. Secara logika, masalahnya kan berada di BNBR, bukan di anak 
perusahaannya. Menurut berita di berbagai media, hutang BNBR USD 1,2 M (jatuh 
tempo April 2009) sedangkan kekayaannya USD 6 M, dan Bakrie akan menjual anak 
perusahaan BNBR untuk melunasi seluruh hutang.



  Katakanlah saham 5 anak perusahaannya (ELTY,UNSP,ENRG,BTEL,BUMI) dijual 
murah, sehingga kepemilikan BNBR hanya tinggal 1% di masing-masing anak 
perusahaan, bukankah yang terjadi adalah keluarga Bakrie kehilangan 
kekayaannya? Lalu mengapa harga saham anak perusahaan BNBR bisa jatuh segitu 
dalam, kalau dikatakan sebagai hukuman pasar, apakah tidak salah alamat, dan 
kerugian yang terjadi atas jatuhnya harga juga dialami mereka yang membuang di 
harga manapun. Apa keuntungannya?



  Secara fundamental semua perusahaan Bakrie Group tampaknya tidak buruk 
sekali, yang akan terjadi kan hanya ganti pemilik atas 6 perusahaan itu, tapi 
apa yang terjadi sekarang di pasar seakan-akan keadaan 6 perusahaan tersebut 
(BNBR,ELTY,UNSP,ENRG,BTEL,BUMI) buruk sekali, kalau ini karena sentimen buruk 
atas sepak terjang bisnis keluarga Bakrie, seharusnya tidak ada hubungannya 
dengan kondisi 5 anak perusahaan BNBR.



  Pak IAN, apakah logika saya salah? Mohon Anda bersedia memberikan uraian agar 
para rekan yang nyangkut (ternyata banyak sekali) di saham Bakrie memperoleh 
pandangan yang lebih jelas, dan dapat mempersiapkan langkah yang lebih 
realistis masing-masing.



  Terima kasih.



  Salam,

  Tommy J





    ----- Original Message ----- 

    From: Irwan Ariston Napitupulu 

    To: [email protected] 

    Sent: Tuesday, October 21, 2008 9:38 AM

    Subject: [saham] Sudah Irrational



    Saya perhatikan, pergerakan saham2 Bakrie yg sudah dibuka beberapa hari ini,
    harganya sudah tidak rasional lagi.

    Saham UNSP yang book valuenya 693, dihargai hari ini hanya 340. Tidak masuk 
akal.
    Saham ELTY yang book valuenya 215, diharga hari ini cuma 110. Tidak masuk 
akal.



    jabat erat,
    Irwan Ariston Napitupulu



   

Kirim email ke