Yang bahaya itu selundupannya pak, bukan nurunin BI rate nya :)

Keluarkan saja peraturan pemerintah yg baru yg isinya menyatakan
barang siapa yg tertangkap menyelundupkan barang, maka
akan dihukum diborgol dengan bola seberat 5 kg. dan dilemparkan
ke laut selama 24 jam. Kalau masih hidup, baru boleh bebas...hehehe :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu



2008/10/27 frento suharto <[EMAIL PROTECTED]>:
> Bang Iwan,
>
> Kalau pemerintah bisa menjaga rembesan barang selundupan dari RRC, Taiwan,
> Vietnam, tentu saja bisa menahan arus supply barang2 manufaktur.
> Tapi faktanya rembesan ini makin menggila, coba monitor tekstil, mainan
> anak, dan hampir semua barang tiruan merembes illegal ke pasar pasar rakyat.
> Apa nanti penurunan BI rate malah enggak berbahaya?
>
> thanks,
>
> frento
>
> --- On Mon, 10/27/08, Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
>
> From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [saham] Re: Turunkan BI Rate, Bangkitkan Sektor Riil, Rupiah
> akan menguat
> To: [email protected]
> Date: Monday, October 27, 2008, 12:34 AM
>
> Inflasinya mudah2an bisa 5%. Tapi mungkin juga malah bisa <3%.
>
> Seperti saya ada paparkan di milis forum pembaca kompas,
> dengan target BI rate segitu, maka sektor riil bisa didorong
> cepat. Supply akan berlimpah di pasar sehingga bisa menekan
> inflasi (syukur2 tidak deflasi jadinya). impor bisa diminimumkan
> karena supply sudah bisa dipenuhi di dalam negeri.
> Rupiah bisa lari ke 5000 karena rupiah jadi primadona,
> ekonomi Indonesia booming yg didukung karena kebangkitan
> sektor riil, bukan karena sektor finansial seperti selama ini
> yg rawan dari unsur kepercayaan. Surplus perdagangan
> membengkak drastis.
>
> Soal jaminan dana nasabah di bank, saran saya lain kali
> pemerintah jangan turunkan jadi hanya Rp100 juta. Keenakan
> para bankers tersebut, bayar premi asuransinya ke LPS
> jadi kecil. Giliran situasi sulit spt ini, lagi2 pemerintah yg harus
> tangani.
>
> Dilain waktu nanti, penjaminan jangan di bawah 2 milyar.
> Minimum 2 milyar. Supaya LPS bisa mendapatkan juga
> dana premi untuk jaga2 kalau terjadi situasi sulit seperti
> sekarang.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2008/10/27 indeks bei3000 <indeksbei3000@ gmail.com>:
>> BANG IAN
>> INFLASI nya Bagaimana ?
>> BI Rate 3 % , Inflasi nya berapa ?
>> Sepertinya pada lupa sama INFLASI nih.
>> Likuiditas sudah mulai diatasi dengan penurunan GWM dan pencairan dana
>> pemerintah untuk pelaksanaan proyek-proyek. Untuk realisasi pencairan
>> proyek
>> pada tahun 2009 diusahakan dipercepat untuk menambah likuiditas di Pasar.
>>
>> Penjaminan simpanan pada Bank dilakukan oleh Pemerintah melalui Lembaga
>> Penjamin Simpanan.
>> Sekarang sedang dipikirkan untuk menjamin semua simpanan (No Limit).
>> lagi dihitung dulu.
>>
>>
>> Pada tanggal 27/10/08, Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@ gmail.com>
>> menulis:
>>>
>>> Dari 9.5% ke 3% dalam 12 bulan. Jadi penurunannya bertahap.
>>> Setiap bulan bisa pangkas 0.5%. Untuk bulan pertama
>>> bisa pangkas langsung 1%.
>>>
>>> Juga keluarkan pengumuman bahwa BI akan
>>> menjamin semua dana nasabah yg ditaruh di bank lokal/
>>> nasional.
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>> 2008/10/27 OUTLAWZ <[EMAIL PROTECTED] com>:
>>> > setuju..!
>>> >
>>> > pake banget.
>>> >
>>> > BI rate ke 3%?
>>> > atau turun 3% dari posisi skarang pak?
>>> >
>>> > --- In [EMAIL PROTECTED] com, "Irwan Ariston Napitupulu"
>>> > <irwanariston@ ...> wrote:
>>> >>
>>> >> Menurut saya, kalau pemerintah mau melihat rupiah menguat,
>>> >> caranya bukan dengan menaikkan BI Rate, tapi dengan
>>> >> cara menurunkan BI Rate, lalu kucurkan likuiditas ke sektor riil
>>> >> agar sektor riil bisa jalan.
>>> >>
>>> >> Kalau sektor riil bisa jalan, maka akan ada permintaan akan
>>> >> rupiah yg cukup lumayan. Pada akhirnya, rupiah akan menguat,
>>> >> inflasi akan lebih rendah. Pertumbuhan ekonomi akan terjaga
>>> >> dengan baik. Ekonomi akan bergulir.
>>> >>
>>> >> Dengan cara seperti sekarang, BI rate yg tinggi, sama
>>> >> seperti menunggu leher bebek dipotong rame2... :)
>>> >>
>>> >> Menurut saya BI rate yg 9.5 sekarang ini, seharusnya
>>> >> bisa diturunkan bertahap sampai ke level 3% (dalam 12 bulan
>>> >> ke depan) agar sektor riil bisa bangkit dengan cepat.
>>> >>
>>> >> jabat erat,
>>> >> Irwan Ariston Napitupulu
>>> >>
>>> >
>>> >
>>> >
>>> > ------------ --------- --------- ------
>>> >
>>> > Kunjungi situs http://www.info- saham.com untuk informasi seputar
>>> > saham.
>>> >
>>> > DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
>>> > Silahkan lakukan itu di milis saham-politik@ yahoogroups. com
>>> >
>>> > saham-unsubscribe@ yahoogroups. com untuk berhenti dari milis saham
>>> > saham-subscribe@ yahoogroups. com untuk bergabung ke milis saham
>>> > Yahoo! Groups Links
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>
>>
>
> 

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke