Kalau menurut data yang ada, barang2 sudah pada turun, minyak goreng 
udah jatuh jauh dari tingkat tertingginya, minyak untuk transportasi 
dan pabrik juga.. bahkan katanya pertamax mau dijual 5500-5800 an aja, 
juga tepung terigu dan sebagainya. ongkos2 besi dan perawatan sparepart 
harusnya juga sudah tumbang..
Mengapa kenyataannya semua harga barang2 dipasaran naik terus ? apakah 
karena kenaikan bunga bank lebih besar dari penurunan harga barang2 
atau kenaikan dolly yang melebihi harga barang2 ?
Dari kenyataan2 tersebut, banyak perusahaan yang akan untung besar bila 
gak perlu turunkan harga2, tapi akibatnya, buruh akan memberontak ingin 
kenaikan gaji karena inflasi yang katanya sedikit, tapi kenyataan harga 
barang meloncatnya banyak dan gak pernah bisa turun..
Kenapa pemerintah sekali ini tidak turun tangan untuk mengecek 
keuntungan pabrik2 ? seperti pemerintah2 sebelumnya yang selalu kontrol 
terhadap harga barang2 ? Atau cuman beras yang gak naik aja sudah 
merupakan prestasi yang sangat dibanggakan karena kebanyakan rakyat 
indonesia makan beras dan tidak perlu yang lain lagi ?
Banyak perusahaan yang harusnya untung besar karena tidak perlu 
menurunkan harga penjualan barangnya

Salam


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke