JAKARTA (SINDO)- Daftar orang terkaya di Indonesia pada 2008 berubah seiring 
krisis keuangan global. Majalah Forbes Asia menempatkan Sukanto Tanoto sebagai 
orang terkaya di Indonesia, menggeser posisi Aburizal Bakrie yang kini 
menduduki peringkat kesembilan. 

Dalam siaran persnya dari Singapura, kemarin, Forbes Asia menyatakan, kekayaan 
bersih Indonesia merosot drastis dengan pasar modal yang anjlok sekitar 54% 
dibanding tahun lalu, penurunan harga komoditas, serta pelemahan nilai tukar 
rupiah. ”Sedangkan total kekayaan bersih dari 40 orang terkaya di Indonesia itu 
anjlok hampir 50% dibanding tahun lalu, sehingga totalnya kini sekitar USD 21 
Miliar,” demikian keterangan pers Forbes Asia. 

Sukanto Tanoto, tahun ini mendapat titel sebagai orang terkaya di Indonesia 
dengan kekayaan bersih USD 2 Miliar. Nilai kekayaan itu sebenarnya turun 
sekitar 57% dari tahun lalu yang tercatat USD 4,7 Miliar. Sukanto saat ini 
menjalankan Raja Garuda Mas (RGM) International, yang memproduksi pulp dan 
kertas (April) serta minyak kelapa sawit Asian Agri. Aburizal Bakrie kini di 
nomor sembilan dengan kekayaan USD 850 Juta.Tahun lalu Forbes Asia menempatkan 
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) itu dan 
keluarganya sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan senilai USD 5,4 
Miliar. 

Kemerosotan kekayaan Bakrie tercatat sebagai yang terbesar dalam daftar orang 
kaya tahun ini. Saham-saham perusahaan keluarga Bakrie telah jatuh sekitar 90% 
akibat krisis keuangan global. Tahun ini yang menempati peringkat kedua dan 
ketiga adalah Hartono bersaudara, Budi dan Michael, yang memiliki Djarum, 
produsen terbesar kedua sigaret rokok. Daftar 40 orang terkaya ini akan 
dilaporkan Forbes Asia edisi 22 Desember mendatang. Aburizal Bakrie mengakui 
bahwa krisis keuangan global menyebabkan kekayaannya merosot hingga 90%. 

Hal ini menyebabkan dirinya tidak lagi menempati urutan pertama orang terkaya 
di Indonesia.“Saya kira posisinya (harta kekayaan) tidak akan sama lagi seperti 
dulu. Saat ini tinggal kurang dari 10%,”ujarnya pada acara talk show “Menko 
Kesra Menjawab soal Posisi Pemerintah dalam Masalah Lumpur Sidoarjo” di 
Jakarta, kemarin. Ical, demikian Aburizal Bakrie biasa disapa - mengungkapkan, 
penurunan harta kekayaannya diakibatkan pelemahan harga sejumlah saham kelompok 
Bakrie.

“Krisis ini kan melanda semua saham. Jadi kalau BUMI (PT Bumi Resources Tbk ) 
turun drastis,saya kira itu biasa, karena semua juga mengalami hal yang 
sama,”ungkap dia. Akibat krisis finansial ini, Bakrie juga harus menjual 
sebagian saham BUMI, yang sebelumnya mengantarkan Ical sebagai orang terkaya di 
Indonesia. Meski begitu, dia bertekad mempertahankan kepemilikan Bakrie di 
BUMI, meski hanya sedikit. 

Disinggung tentang penyelesaian ganti rugi Lumpur Lapindo, Ical mengatakan 
bahwa keluarga Bakrie tetap akan memberi perhatian terhadap masalah itu. Namun, 
dia meminta masyarakat memahami situasi yang terjadi saat ini. “Antara cash 
flow dan asset itu kan harus dibedakan. Mengapa persoalan Lapindo tidak dari 
dulu diselesaikan, karena memang kita melihat cash flow,”ujarnya. Dia 
menuturkan, sampai saat ini kewajiban yang telah dipenuhi Bakrie kepada 
masyarakat korban lumpur telah mencapai Rp 4,5 Trilyun. 

Menurutnya, sisa dana yang harus dibayar sebesar Rp 1,5 Trilyun hingga Rp 2,5 
Trilyun akan dibayar dalam tiga tahun ke depan.“Sebenarnya ini bukan ganti rugi 
tetapi jual beli. Kami merasa memang wajib memberikan bantuan kepada 
masyarakat, seperti pesan Ibu saya,” ungkap dia.

Ical menjelaskan, setelah krisis pada 1998, bisnis keluarganya hancur dengan 
menyisakan kepemilikan saham tinggal 2,5%. Namun, pada 2006 kekayaannya kembali 
meningkat, sehingga ibunya berpesan agar membagikan setiap rupiah yang didapat 
oleh perusahaan untuk membantu masyarakat.“Pesan Ibu kami seperti fatwa, 
sehingga harus dilaksanakan,”katanya.

Tulisan ini juga ada di http://pengamatekonomidanbisnis.blogspot.com
Long live owners' of renewable bussiness...!!!
No hurt feeling...;-}

Comment:padahal, belakangan di pekanbaru dan sekitarnya,berita seputar APRIL 
yang lebih dikenal sebagai RAPP dan Asian Agri sedang marak...



      

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [email protected]

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke