Agree with u, Bung Ian. Mungkin salah satu contoh gamblang ya INDY Thx --- On Mon, 1/5/09, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote:
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Subject: Re: [saham] Saham "Ketinggalan Kereta" To: [email protected] Date: Monday, January 5, 2009, 3:19 AM Saham2 yg masuk "Ketinggalan Kereta" itu adalah saham2 yg saudara2nya satu sektor sudah pada naik, sementara dia belum naik banyak dan perusahaannya secara fundamental tidak punya masalah. Cepat atau lambat, saham2 tersebut akan dilirik juga karena jadi terlihat "murah" dibanding saudara2nya yg sudah naik lebih dulu. Jadi, saham2 yg masuk kategori "Ketinggalan Kereta" itu bukan soal harga yg masih 50 atau tidak :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2009/1/5 Napitupulu Nelson <nelson_na70@ yahoo.com>: > saham gocapan (rp 50,-) dunk, ketinggalan kereta semua tuh, hehehehe.. >
