Mudah-mudahan yang akan terjadi seperti yang Anda jelaskan, saya juga sangat 
berharap seperti itu.

Tapi setelah saya hitung lagi (kebetulan ada hitungan COGS sebuah produk 
packaging di tangan) kok jadinya agak serem:

1. Bahan kertas : Rp 187
2. Biaya cetak : Rp 60
3. Biaya die cut : Rp 40
4. Biaya hot stamp : Rp 70 (jasa / manual)
5. Biaya pengeleman : Rp 20 (jasa / manual)
Total Modal (tidak termasuk segala perhitungan yang lain) Rp 377 = Rp 0.0377 
(nominal setelah reverse)

Tapi kalau nominal yang terkecil nantinya adalah Rp 0.1, biaya di atas akan 
berubah terutama di biaya jasa (anggap saja 3 item pertama tidak berubah karena 
menggunakan mesin) menjadi :

1. Bahan kertas : Rp 0.0187
2. Biaya cetak : Rp 0.006
3. Biaya die cut : Rp 0.004
4. Biaya hot stamp : Rp 0.1 (jasa manual)
5. Biaya pengeleman : Rp 0.1 (jasa manual)
Total modal (seperti perhitungan di atas) adalah Rp 0.2287 = Rp 2287 (nominal 
sebelum reverse)

Ini hanya berbeda di bidang jasa yang dilakukan oleh tenaga manusia, bedanya 
sudah seperti itu (meningkat 506.63%), kalau harga pembungkus produknya sudah 
menjadi setinggi ini (kalau tidak boleh dikatakan naik harganya), produk yang 
dibungkus akan dijual harga berapa?

Apalagi kalau untuk export, kita asumsikan dengan kurs 1:9000 seperti saat ini, 
Rp 377 = USD 0.0419, apakah foreign buyer bersedia membeli dengan harga (sesuai 
modal setelah reverse saja) USD 0.2541 (selisih lebih tinggi USD 0.2122), 
padahal barang dan kualitasnya tetap sama dengan sebelum reverse? Lalu, produk 
tsb apakah mampu bersaing dengan harga produk sejenis buatan negara lain, yang 
tentunya sama sekali tidak berubah?

Saya jadi bingung, adakah rekan yang ahli di bidang moneter bisa membantu agar 
lebih jelas?

Salam,
TJ



  ----- Original Message ----- 
  From: achsan pm 
  To: [email protected] ; [email protected] 
  Cc: [email protected] 
  Sent: Sunday, August 01, 2010 7:42 PM
  Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah


    

  ya ngga' gitu lah mas. Tidak ada perubahan nilai riil uang rupiah kita kok. 
Klo UMK nanti misalnya Rp.900,-/bln (rupiah baru/stlh reverse split) atau 
setara dgn 9 jt rupiah lama (sblm reverse split). Jika harga 1 spd motor skrg 
(sblm Reverse Split) 9 jt, maka hrg 1 spd motor stlh RS akan mjd 900,- rupiah 
"baru". Jadi dgn uang rupiah baru maupun lama, keduanya akan dapat 1 spd motor. 
So, tdk ada perubahan nilai "riil" uang kita. Ini hny masalah konversi 10000 : 
1 sj. 
  Jadi sebelum dan setelah reverse split nilai uang kita sama sj. So don't be 
worry lah...sama kayak reverse split di saham kok...
   
  <FONT size=3>Achsan PM, </FONT>


  <FONT size=3><A href="mailto:[email protected]";>[email protected]</A> , <A 
href="mailto:[email protected]";>[email protected]</A></FONT>


  <FONT size=3>Perumahan Tamansari - Blok C / 134 - BATAM </FONT>


  <FONT size=3>Home : 0778-326808 </FONT>


  <FONT size=3>Office : 0770-611724, ext. 221</FONT>


  <FONT size=3>Mobile :0812-7764688</FONT>





------------------------------------------------------------------------------
  From: "[email protected]" <[email protected]>
  To: [email protected]
  Sent: Sunday, August 1, 2010 11:36:37
  Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah

    
  Gede juga pak kalo umrnya 900perak = 9jt saat ini dong ? :)


  Sent from my BlackBerry®
  powered by Sinyal Kuat INDOSAT


------------------------------------------------------------------------------

  From: "Andreas Y" <feedmegreenies@ yahoo.com> 
  Sender: sa...@yahoogroups. com 
  Date: Sun, 1 Aug 2010 04:27:56 +0000
  To: <sa...@yahoogroups. com>
  ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
  Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah


    
  UMR jadi rp 900?
  Wakss....


  indahnya berbagi


------------------------------------------------------------------------------

  From: ashe_sm...@yahoo. co.id 
  Sender: sa...@yahoogroups. com 
  Date: Sun, 1 Aug 2010 04:23:21 +0000
  To: Saham<sa...@yahoogroups. com>
  ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
  Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah


    
  Gaji jd 10 ribu 

  Sent from my BlackBerry® via Smart 1x / EVDO Network. Smart.Hebat. Hemat.


------------------------------------------------------------------------------

  From: apl_sam...@yahoo. com 
  Sender: sa...@yahoogroups. com 
  Date: Sun, 1 Aug 2010 03:27:59 +0000
  To: <sa...@yahoogroups. com>
  ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
  Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah


    
  Utk kondisi skrg rasanya blm lah, pres kita tipe yg sngt 'jaim' dan tidak 
suka kehlgan popularitas! 
  Gak tahu d kl pemerintahan mendatang? Sharing aj iseng


  Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------------------------------------------------

  From: "hery santoso" <invio_...@yahoo. com> 
  Sender: sa...@yahoogroups. com 
  Date: Sat, 31 Jul 2010 16:16:53 +0000
  To: Saham<sa...@yahoogroups. com>
  ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
  Subject: Re: [saham] Reverse split Rupiah


    
  Asik entar harga laptop cm 6rb-an,spd motor cm 14rb,apartemen cm 700rb,aya2 
wae nambahin pusing n kerjaan yg nggak penting,efek positifnya apa ya 

  YM,FB :kelvinsantoso@ yahoo.com
  From ‪ HeryBerry®
  powered by KINGDOM OF GOD


------------------------------------------------------------------------------

  From: Treasure Seeker <treasureseeker9@ gmail.com> 
  Sender: sa...@yahoogroups. com 
  Date: Sat, 31 Jul 2010 18:42:19 +0300
  To: <sa...@yahoogroups. com>
  ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
  Subject: [saham] Reverse split Rupiah


    

  Source: http://www.kontan. co.id/index. php/keuangan/ news/42435/ Kala-Rp-10- 
Ribu-Jadi- Rp-1



  Sabtu, 31 Juli 2010 | 19:50 

  PEMOTONGAN NILAI RUPIAH 

  Kala Rp 10 Ribu Jadi Rp 1 


  JAKARTA. Isu pemotongan nilai rupiah sebenarnya sudah banyak beredar, 
terutama sejak nilai tukar rupiah melorot 4-5 kali lipat terhadap dolar 
Amerika. Beberapa kali juga pemerintah membantah isu pemotongan rupiah yang 
sempat membuat trauma banyak orang Indonesia di tahun 1950 dengan menggunting 
uang menjadi setengahnya. 
  Tapi kini Bank Indonesia benar-benar sudah berancang akan melakukan 
pemotongan atau istilah kerennya redenominasi rupiah. Tapi dalam redenominasi 
nilai tukar yang terjadi hanya pemotongan nilai mata uang untuk menjadi lebih 
kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.

  Gubernur BI terpilih Darmin Nasution mengatakan saat ini BI tengah menggodok 
wacana mengenai redenominasi nilai tukar rupiah. "BI sedang menyiapkan sejumlah 
hal agar nilai Rp 1 itu lebih berarti," ujar Darmin Sabtu (31/7).

  Ia menambahkan, rencana redenominasi nilai tukar ini nantinya akan dibahas 
terlebih dahulu dengan pemerintah dan DPR. "Harus melalui Dewan Perwakilan 
Rakyat baru nanti kita soasialisasikan," jelasnya.

  Dalam redenominasi, akan ada pemotongan angka nol pada nilai mata uang. 
Pemotongan nol biasanya tiga buah di belakang. Tapi Darmin mengatakan belum 
bisa memutuskan berapa jumlah angka nol yang akan dipotong. "Belum bisa 
diputuskan sekarang berapa angka nol yang akan dikurangi, apakah tiga atau 
empat. Namun hasil pembahasan akan diusahakan disampaikan ke pemerintah tahun 
ini," janji mantan Dirjen pajak ini.

  Sebenarnya proses untuk melakukan redenominasi nilai tukar membutuhkan waktu 
sekitar empat hingga lima tahun.

  Menurut Deputi Gubernur BI Budi Rochadi, setidaknya ada tiga persyaratan yang 
harus dipenuhi jika ingin melakukan penyederhanaan satuan nilai tukar.Tiga 
persyaratan itu adalah kondisi ekonomi yang stabl, inflasi yang terjaga rendah, 
dan adanya jaminan stabilitas harga.

  Selain itu, untuk melakukan redenominasi nilai tukar juga dibutuhkan 
penarikan uang yang beredar di masyarakat secara bertahap. "Hal yang paling 
sulit dilakukan dengan cepat dan mudah adalah sosialisai kepada seluruh 
masyarakat Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa," jelasnya.



  Herlina KD 



  

Kirim email ke